Lesthia Chrysantin
Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PUBLIC RELATIONS PT PJB (PEMBANGKITAN JAWA-BALI) DALAM PROGRAM CSR BANK SAMPAH Chrysantin, Lesthia
Jurnal e-Komunikasi Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penelitian ini memberikan deskripsi mengenai strategi public relations PT PJB dalam program CSR Bank Sampah. Menggunakan konsep grand strategy, strategy dan tactis, peneliti mengamati proses scanning lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, evaluasi & control dalam pelaksanaan CSR untuk menganalisis strategi public relations. Peneliti menggunakan studi kasus sebagai metode penelitian. Melalui teknik pengumpulan data observasi non-partisipan dan wawancara mendalam dengan informan peneliti menggali data. Informan dalam penelitian ini adalah perusahaan, mitra kerja dan pelaksana Bank Sampah. Hasil penelitian menunjukkan public relations PT PJB memiliki model cooperative grand strategy dalam perumusan strategi kegiatan CSR Bank Sampah, dimana bersikap share (interdependen) terhadap goal organisasi, bersikap negatif pada perubahan (change), menganggap publik sebagai bagian konstruktif untuk perusahaan, menganggap isu sebagai bagian yang harus dipecahkan (solve), mengacu pada komunikasi dua arah (two-ways), serta menganggap peranan praktisi public relations sebagai manajer komunikasi perusahaan. Kesemuanya itu mempengaruhi dan diturunkan dalam strategi public relations, khususnya dalam tahapan scanning lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, evaluasi & control dari program CSR Bank Sampah. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi public relations PT PJB ini dimulai dengan adanya pengkondisian kerjasama dengan mitra kerja, dan adanya tujuan lain yang melatarbelakangi kegiatan CSR. Sehingga penetapan isu, sasaran hingga tim pelaksana di lapangan memiliki kedekatan dengan mitra kerja yang bersangkutan, dan membuat proses setiap tahapan berjalan dengan baik hingga mampu merubah perilaku masyarakat.