This Author published in this journals
All Journal JOGED
Oky Bima Reza Afrita
ISI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JOGED

PAT PINURBA Oky Bima Reza Afrita
Joged Vol 10, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.162 KB) | DOI: 10.24821/joged.v10i1.2803

Abstract

Pat Pinurba merupakan koreografi kelompok yang terinspirasi dari konsep kiblat papat lima pancer yang berarti “empat arah yang ke lima pusat” di Jawa. Judul ini diambil dari bahasa Sanskerta, Pat berasal dari kata papat yang berarti empat, sedangkan Pinurba berasal dari kata purba yang berarti kekuasaan. Pat Pinurba dapat dimaknai sebagai empat yang dikuasai/dikendalikan.  Karya tari Pat Pinurba diekspresikan secara simbolis dan ditarikan oleh delapan penari, empat penari putra dan empat penari putri. Esensi kualitas gerak lembut dan keras (kendho dan kenceng) serta kualitas gerak dengan tempo lambat/pelan dalam teknik tari alusan Jawa yang tenang, mengalir, lambat dan detail menjadi inspirasi dasar untuk mengekspresikan karya Pat Pinurba. Karya tari ini didukung dengan video mapping, sehingga pencahayaan yang digunakan membutuhkan beberapa special light. Pendekatan koreografis yang digunakan pada karya tari Pat Pinurba yaitu sensasi ketubuhan, sensasi emosi, sensasi imaji, dan ritus ekspresi.Pat Pinurba is a dance art work created as a group choreography. This title took from sanskerta language, “Pat” from the word papat which means four, then “Pinurba” from the word purba which means control. Pat Pinurba has a meaning to control the four. Kiblat papat lima pancer concept which means “four directions then the fifth is the central” in Java, was take to express Pat Pinurba. Pat Pinurba shown symbolisly and danced by eight dancers, four male dancers and four female dancers. The soft and strong movement quality (kendho and kenceng) also the dinamic movement in alusan dance from Java which are smooth, flow, slow, and detail become a basic inspiration to express Pat Pinurba. This dance art work supported with a video mapping, so it needs a special lights. To create this choreography it used fisical sensation, emosional sensation, imaginal sensation, and ritual expression.