Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN ORANGTUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS sulaiman sulaiman sulaiman
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.729 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1453

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Nilai yang diperoleh dari para siswa secara umum cukup baik antara 60-80, hal ini diduga karena sebagian para siswa mendapatkan bimbingan orangtua mereka terhadap tugas belajarnya ketika di rumah, Jadi dapat dikatakan bahwa baiknya prestasi belajar yang dicapai oleh sebagian besar siswa kelas VII di SMP Haruniyah sangat berhubungan dengan bimbingan orangtua terhadap belajar siswa terutama dalam perhatian dan pengarahan orangtua pada para siswa ketika di rumah. Masalah umum dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh tingkat pendidikan orangtua terhadap motivasi belajar siswa kelas VII SMP Haruniyah. Jenis penelitian termasuk penelitian kuantitatif karena datanya dianalisis dengan statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Haruniyah D Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIC. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung, teknik dokumentasi, dan teknik observasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis statistik parametrik yaitu Anova satu jalan dengan sel tak sama. Dan alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah berupa nilai hasil praktek Bahasa Inggris dan Quesioner. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: 1) Dari hasil pengelompokkan data jenjang pendidikan orangtua kelas VIIC SMP Haruniyah sebagian besar termasuk jenjang menengah, 2) Motivasi siswa tergolong sangat baik. Berdasarkan hasil pengolahan data angket terlihat tanggapan positif Selalu, Sering, Kadang-kadang dijumlahkan maka didapat 95,7% yang berarti tanggapan positif termasuk kategori sangat baik. Sedangkan untuk tanggapan negatif Jarang dan Tidak Pernah dijumlahkan maka didapat 4,39 % yang artinya tanggapan negatif termasuk dalam kategori kurang. Faktor utama dalam membentuk kepribadian anak adalah keluarga. Dengan rasa kasih sayang nya, orangtua membantu anak dalam pengembangan segi fisik, psikis dan sosial, dan masa depan anak agar mencapai kesuksesan, dan 3) Jenjang pendidikan orangtua tidak mempengaruhi motivasi belajar siswa terlihat dari hasil uji hipotesis Fobs < Fa atau 0.61 < 3,32 dengan keputusan uji H0 diterima.
ISLAMIC EDUCATION STUDENTS’ PERSPECTIVE ABOUT ENGLISH SUBJECT sulaiman sulaiman sulaiman
Journal of Research and Thought on Islamic Education Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.036 KB) | DOI: 10.24260/jrtie.v2i2.1451

Abstract

This research aims to know the perspective of Islamic students about English subject. It reveals the questions such as: 1) what is the perspective of Islamic studies students towards English Subject in State Islamic Institute Pontianak?, 2) how does English learning process help Islamic studies students in State Islamic Institute Pontianak enrich their field study knowledge?. The research used mixed method. To answers the first research question, survey was used as research method, and questioner was used as instrument. Meanwhile, to answer the second research question, qualitative approach was chosen as method to gain answer. Interview was used as data collecting technique. The finding found that Islamic education students had positive perception dealing with the importance of learning English. The result also showed that English learning process on most of students’ perspective had not been effective and it did not give much contribution in increasing students’ English ability which deals with their disciplines. In conclusion, positive perception of students about the importance of learning English was not facilitated enough by learning process. Keywords: Students’ Perspective, Islamic Education Students, English Subject.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INGGRIS BAGI ANAK AUTISME sulaiman sulaiman sulaiman
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.231 KB) | DOI: 10.33650/pjp.v6i2.703

Abstract

AbstrakBahan Ajar merupakan sumber bagi guru dalam mengajar dan bagi siswa untuk belajar sehingga sangat penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berfokus pada dua hal, 1) Mendeskripsikan proses belajar mengajar bahasa Inggris untuk siswa autisme di Sekolah Khusus Cahaya Bangsa Pontianak, 2) Mengembangkan bahan untuk mendorong siswa untuk lebih terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan satu set bahan belajar-mengajar bahasa Inggris yang cocok bagi siswa autismee.Peneliti menyadari karakteristik khusus siswa dengan autisme, beberapa langkah harus diambil sebelum peneliti mengembangkan bahan ajar. Pertama langkah yang diambil adalah untuk meninjau silabus, dalam tahap ini peneliti mengevaluasi bagian mana silabus harus dikembangkan. Silabus yang direview oleh peneliti akan diproses ke langkah yang kedua, dilangkah kedua peneliti membuat rencana pelajaran yang bertujuan untuk membantu guru dalam melakukan kegiatan pengelolaan kelas. Langkah ketiga adalah mengintegrasikan kebutuhan siswa dengan desain bahan ajar. Hasil integrasi bahan ajar kemudian dapat mendorong keterlibatan siswa.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keterlibatan dan konsentrasi para siswa autisme dalam berinteraksi dengan berbagai materi pelajaran yang disajikan. Hal ini dapat terlihat dari bahan ajar multimedia yang dibuat oleh peneliti mengandung kegiatan secara fisik dan kelompok. Kedua kegiatan tersebut merupakan peranan yang penting bagi siswa untuk terlibat secara aktif dan efektif dalam menjalin komunikasi. Dalam hal ini para siswa dapat menyampaikan ide-ide didalam kelompok ketika diberikan tugas dan secara alami para siswa melakukan kegiatan secara fisik lebih aktif.Kata Kunci: Autisme, Bahasa Inggris, Bahan Ajar