Perkuliahan Metodologi Penelitian Kuantitatif diharapkan mampu menghasilkan output berupa produk proposal penelitian yang berkualitas sesuai kaidah ilmiah. Namun seringkali, masih terjadi miskonsepsi jika perkuliahan hanya didominasi oleh materi yang bersifat teoritis. Sehingga, lahir sebuah gagasan pemberian layanan khusus berupa Konsultasi Tatap Muka (KTM) bagi mahasiswa oleh dosen pengampu perkuliahan. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2022 dengan tujuan mengukur efektivitas pemberian layanan khusus KTM dalam perkuliahan Metodologi Penelitian Kuantitatif pada mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) FTIK IAIN Pontianak. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan rancangan Randomized Solomon 4 Group Design. Dengan jumlah populasi sebanyak 152 orang (5 kelas), dipih 4 kelas sebagai sampel penelitian melalui teknik cluster sampling. Teknik tes dengan instrument ruubrik penilaian digunakan sebagai pengumpulan data utama yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis statistic descriptive. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian layanan khusus KTM dikategorikan efektif. Berdasarkan rerata hasil pre-test E1 (68,50) dan post-test E1 (75,20) dengan selisih pada kelompok eksperimen 1 sebesar 6,70. Sedangkan rerata hasil pre-test C1 (75,08) dan rerata hasil post-test C1 (76,50) dengan selisih kelompok kontrol 1 sebesar 1,42. Selanjutnya, nilai selisih antar kelompok pada kelompok eksperimen 2 E2 (80,10) dengan kelompok kontrol 2 C2 (73,85) menunjukkan selisih sebesar 6,25