Ana Rosilawati
IAIN Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN PENGUATAN KEBANGSAAN BAGI ANAK-ANAK WILAYAH PERBATASAN: Studi Di Desa Aruk Kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas Helva Zurayah; Ana Rosilawati
Raheema Vol 6, No 1 (2019): Perempuan dan Politik
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.867 KB) | DOI: 10.24260/raheema.v6i1.1154

Abstract

This research was conducted using a qualitative approach. The use of this approach is because the data in this study are data in the form of descriptions and analyzed using descriptive analysis. Some conclusions from this study are: 1) Education for nationality strengthening for children in the Aruk border area of Sajingan Subdistrict, Sambas Regency is carried out by disseminating national values, such as national songs, traditional clothing, etc .; 2) Strengthening the National Curriculum and Local Content; 3) Strengthening pleasant learning methods; and, 4) Strengthening national insight material. [Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penggunaan pendekatan ini dikarenakan data dalam penelitian ini merupakan data dalam bentuk deskripsi dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Beberapa kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Pendidikan penguatan kebangsaan bagi anak-anak di wilayah perbatasan Aruk Kecamatan Sajingan Kabupaten Sambas dilakukan dengan cara Sosialisasi nilai-nilai kebangsaan, seperti lagu-lagu Nasional, pakaian adat, dll.; 2) Penguatan Kurikulum Kebangsaan dan Muatan Lokal; 3) Penguatan Metode Pembelajaran yang menyenangkan; dan, 4) Penguatan materi wawasan kebangsaan]. Keyword: Wilayah Perbatasan, Pendidikan Penguatan Kebangsaan
RESPON ISLAM TERHADAP ISU GENDER Helva Zuraya; Ana Rosilawati
Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : The Pontianak State Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.085 KB) | DOI: 10.24260/khatulistiwa.v1i1.179

Abstract

Gender issues have so far dominated the topics of discussion as well as seminars. The Koran has abolishes discrimination between men and women. The Koran regards men and women as equal. Men and women are different only when it comes to playing their roles, but this does not mean one is superior to the other. Rather, men and women should respect each other.