Oleh karena topik yang akan saya bahas sangat luas, maka saya memutuskan untukfokus pada hal-hal yang saya anggap sebagai komponen penting dalam percncanaan pameran.Jika kita membicarakan mengenai pengelolaan pengambilan keputusan, maka misi memegangperanan penting sebagai pemandu seluruh aspek yang terdapat di dalamnya. Misi sangatpen ting dalam perencanaan pameran karena karya seni mempunyai fungsi-fungsi sosial, politikdan budaya yang beragam yang harus dihargai, dan bukan semata-mata sebagai komoditas saja.Meskipun karya seni dapat diperjualbelikan, tetapi fungsinya terkait dengan pengertiankemanusiaan kita secara mendalam. Dengan demikian, orang-orang yang mengorganisirpameran termasuk galeri-galeri komersial - perlu memerhatikan fungsi seni dan tujuanseniman ketika merencanakan pameran. Tcrciptanya sebuah misi yang baik adalah hal yangpalingutamadan merupakan langkah yangpalingpentingdalam proses ini.Selama saya berada di Indonesia, saya memperhatikan adanya suatu kecenderungantiadanya misi maupun tema dalam pameran-pameran yang diselenggarakan. Saya seringmenemukan adanya pameran-pameran kelompok di mana para pengelolanyamengikutsertakan seniman-seniman yang karyanya disukai atau dianggap bagus danmemasang kara-karya tersebut bersama-sama di dalam galeri seolah-olah kualitas karya sajasudah cukup memenuhi syarat bagi “suksesnya” suatu pameran. Sebagai akibatnva, seringkarya seni tersebut kehilangan kekuatannya sehingga para penonton mempertanyakanketiadaan hubungan antara satu karya seni dengan karya seni yang lainnya. Inilah alasannyamengapa menciptakan suatu misi yang kuat dan rencanayang strategis menjadi penting dalammenyelenggarakan pameran yang lebih baik dan sukses.