Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERHITUNGAN RESPON SPEKTRA PERCEPATAN GEMPA KOTA PALEMBANG BERDASARKAN SNI 1726;2019 SEBAGAI REVISI TERHADAP SNI 1726;2012 Sari Farlianti; Sapta Sapta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.784 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v6i2.115

Abstract

Pada tulisan ini penulis meninjau ulang respon spektra percepatan gempa dipermukaan tanah yang diperlukan sebagai parameter penentuan beban gempa rencana pada perencanaan struktur bangunan tahan gempa berdasarkan SNI 03-1726-2019, yang merupakan peraturan pengganti SNI 1726 2012, dimana pada peraturan SNI 1726;2019 menggunakan peta hazard gempa Indonesia 2010 dengan percepatan gempa terpetakan periode pendek (SS ) sebesar 0,264.g dan percepatan gempa terpetakan periode 1 detik (S1) sebesar 0,164.g, sedangkan pada SNI 1726;2019 yang merupakan SNI pengganti besar percepatan gempa terpetakan periode pendek (SS) dan (S1) secara berurutan nilainya adalah 0,3.g dan 0,25.g. Dari hasil analisa didapatkan nilai respon spektra percepatan, Sa (g) meningkat walaupun faktor amplifikasi untuk wilayah kota palembang mengalami penurunan khususnya pada lokasi tanah sedang (SD) dan lunak (SE). Peningkatan respon spektra disain periode pendek (SDS) untuk tanah keras, lunak dan sedang secara berturut-turut adalah sebesar 23%, 12%, dan 5% sedangkan untuk respon spektra disain periode 1 detik (SD1) adalah sebesar 39%, 49%, dan 40%. Ini mengindikasikan bahwa beban geser dasar gempa pada perencanan struktur tahan gempa tentunya juga akan mengalami peningkatan pada perioda struktur, T < Ts atau T > Ts. Kata kunci: SNI 1726;2012, SNI 1726;2019, Respon Spektra Desain
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN TAHAN GEMPA PADA TANAH SEDANG DAN TANAH LUNAK DI KOTA PALEMBANG sapta sapta; Sari Farlianti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.212 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v8i2.200

Abstract

Pada studi ini telah dilakukan analisa struktur baik kondisi elastis maupun kondisi inelastis terhadap struktur bangunan beton bertulang 20 lantai dikota palembang yang direncanakan di bangun dalam dua lokasi yang berbeda dengan kondisi tanah kelas situs (site class), yaitu: tanah sedang (SD) dan tanah lunak (SE), dimana data respon spektra yang digunakan mengacu pada RSA2021 dan penentuan parameter gempa menggunakan SNI 1726-2019. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kinerja struktur pada saat menerima beban gempa rencana dan beban gempa yang melampaui beban gempa rencana. Metode yang digunakan pada studi ini adalah Perfomance Base Design (PBD) dengan penentuan titik kinerja (perfomance point) menggunakan metode Capacity Spektrum Method (CSM) built in ETABS. Hasil analisis yang dilakukan didapatkan Tingkat kinerja struktur di lokasi tanah sedang pada saat menerima beban rencana masih dalam batas elastis (IO) sedangkan pada tanah lunak telah melampaui batas elastis (IO-LS). Tingkat kinerja struktur baik yang berada dilokasi tanah sedang maupun tanah lunak pada saat mencapai maximum ineslatic drift (melampaui beban gempa rencana) masih dalam batasan IO-LS. Dari studi ini didapatkan perbedaan hasil, antara kriteria penerimaan ATC40 dengan hasil peninjauan degradasi yang terjadi pada struktur yaitu pada struktur di lokasi tanah lunak, dimana pada kriteria penerimaan ATC40 kinerja struktur IO, namun setelah di lakukan peninjauan terbentuknya sendi plastis kinerja struktur berubah menjadi IO-LS. Kata kunci : Perfomance Base Design, Metode Spektrum Kapasitas, Titik Kinerja, Tingkat Kinerja
KAPASITAS STRUKTUR BAJA BANGUNAN PENJEMURAN KARET PT. MARDEC SIGER WAYKANAN AKIBAT BEBAN GEMPA Sapta Sapta; Sari Farlianti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v2i2.26

Abstract

Struktur bangunan penjemuran karet pada PT. Mardec Siger Waykanan terbuat dari struktur Baja Profile Wide Flange (WF) yang merupakan portal terbuka tanpa ada sekat dinding pada setiap lantainya. Dilihat dari letak geografis berdasarkan peta hazard gempa Indonesia 2010, lokasi bangunan tersebut terletak daerah rawan gempa, sedangkan bila dilihat dari historis bangunan tersebut dibangun pada tahun 2008, yang mana peraturan perencanaan bangunan tahan gempa masih mengacu pada SNI 03-1726-2002 yang mengacu pada UBC97, sedangkan pada saat ini perencanaan bangunan tahan gempa mengacu pada SNI 03-1726-2012 yang mengacu pada ASCE-10. Berdasarkan uraian diatas penulis mencoba melakukan kajian atau review design terhadap struktur bangunan tersebut dengan menggunakan standar perencanaan bangunan tahan gempa mengacu pada SNI 03-1726-2012, dengan tujuan untuk mengetahui kapasitas dan tingkat kinerja dari bangunan tersebut pada saat terjadi gempa kuat yang melampui beban gempa rencana. Dari hasil analisa didapatkan kondisi struktur bangunan mengalami kelebihan tegangan pada penampang (section overstressed) pada kolom dengan Strength Ratio 2,231 > 1 dengan kapasitas nominal beban gempa dasar rencana kurang dari 519,25kN dan drift lantai maksimum 540,08mm > Drift izin 90mm, sehingga perlu diadakan perkuatan Rangka Struktur pada arah melintang (arah y) dan memanjang (arah x). Dari hasil analisa non-linier struktur eksisiting mengalami keruntuhan pada kolom saat beban gempa dasar mencapai 665,766kN dengan perpindahan lantai atas sebesar 438,659mm, bila dilihat dari hasil analisa kondisi linier tingkat kinerja struktur pada saat terjadi gempa adalah Collapse (C).Kata kunci : Kapasitas, Drift, Tingkat Kinerja.
Analisis Kekuatan Struktur Bangunan Hotel Berdasarkan Respon Spektrum Terhadap Gaya Gempa di Kepulauan Riau Kota Batam Berdasarkan SNI 1726:2019 Syakira Suci Maharani; Sapta Sapta; Sari Farlianti
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i1.9521

Abstract

His study discusses the structural design of a 13-story hotel building in Batam City, which effectively prevents structural failure due to earthquakes based on the Response Spectrum obtained for the Riau Islands, Batam City. The Special Moment Resisting Frame (SMRF) system is used in accordance with SNI 1726:2019. The building, measuring 55 × 21 meters with a height of 46 meters, utilizes concrete with a compressive strength of 30 MPa and reinforcing steel with a yield strength of 420 MPa. The objective of this study is to develop a reinforced concrete structural model for the 13-story hotel building that complies with the requirements of SNI 1726:2019 and to ensure the reinforced concrete design meets the provisions of SNI 2847:2019. This research employs the linear equivalent method with numerical and computational analysis to calculate the structural response under static-dynamic loading. The earthquake load analysis yielded vibration periods and frequencies of Tcx = 2.77 seconds and Tcy = 2.81 seconds, respectively. The maximum value of Cu·Ta obtained is 2.046, using T = 1.91 and T = 1.99. The performance results for the ultimate inter-story drift limits in the x and y directions are smaller than the allowable limit ∆s, indicating that the serviceability performance is safe.
Perancangan Struktur Beton Bertulang Bangunan Hotel 9 Lantai Tahan Gempa di Kota Palembang Berdasarkan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019 Asharul Khafi; Sapta Sapta; Sari Farlianti
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i1.9526

Abstract

This study discusses the design of reinforced concrete structures in an 8-story hotel building with 1 roof floor using a Special Moment Resisting Frame System (SRPMK). The design refers to the provisions of SNI 2847:2019 and SNI 1726:2019. The building has dimensions of 54 x 16.2 m with a total height of 27.8 m. The materials used are 30 MPa concrete and 420 MPa reinforcement steel. The research method was carried out by comparing the analysis results assisted by ETABS software with the provisions applicable in SNI 2847:2019 and SNI 1726:2019. The structural analysis results show that the building meets the strength, stiffness, and ductility requirements in accordance with SNI 2847:2019 and SNI 1726:2019. In conclusion, the design of this hotel is safe and complies with the provisions of SNI 2847:2019 and SNI 1726:2019.