This Author published in this journals
All Journal Jurnal Madani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PROFITABILITAS Su timan
Jurnal Madani: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Humaniora Vol 1 No 2: September 2018
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1267.8 KB) | DOI: 10.33753/madani.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya operasional terhadap profitabilitas pada PT Gemilang Abadi. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dengan pendekatan asosiatif dengan data laporan keuangan tahun 2013-2017. Hasil penelitian biaya operasional dalam 5 (lima) tahun jumlahnya berfluktuatif. Tahun 2010 biaya operasional sebesar Rp.8.548.784.553, tahun 2011 turun mengalami penurunan menjadi Rp.7.125.514.453, tahun 2012 mengalami kenaikan menjadi Rp.8.920.022.175, tahun 2013 turun menjadi Rp. 8.762.891.353 dan tahun 2014 mengalami kenaikan menjadi Rp.8.867.594.334. Profitabilitas presentasenya berfluktuatif. Tahun 2010 profitabilitas sebesar 8,51%, tahun 2011 sebesar 7,12%, tahun 2012 mengalami kenaikan menjadi 8,36%, tahun 2013 menjadi 6,23% dan tahun 2014 sebesar 8,01%. Pengujian statistik diperoleh persamaan regresi Y = 2,573 + 0,001x diartikan jika biaya operasional tidak dipertimbangkan atau (X = 0) maka profitabilitas adalah sebesar 0,001%. Koefisien korelasi diperoleh 0,886 dan determinasi sebesar 0,785 atau 78,5% sedangkan sisanya 21,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel (3,313 > 3,182) dengan demikian hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara biaya operasional terhadap profitabilita dapat diterima.
Analisis Rasio Aktivitas dan Rasio Rentabilitas Sebagai Alat Ukur Penilaian Kinerja Keuangan pada PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), Tbk Su timan
Jurnal Madani: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Humaniora Vol 2 No 2: September 2019
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.287 KB) | DOI: 10.33753/madani.v2i2.55

Abstract

AbstrakTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui rasio aktivitas, rasio rentabilitas yang dapat dijadikan sebagai alat ukur baik atau buruknya keuangan dan kinerja keuangan di PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian dilakukan pada PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk tahun 2007 - 2017 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) . Metode analisis data adalah metode deskriptif analisis, yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan menggambarkan keadaan objek yang diteliti berdasarkan fakta-fakta yang ada dengan cara mengumpulkan, mengolah, menyajikan serta menganalisis berbagai data yang ditemukan dan membandingkannya dengan teori yang ada, kemudian dianalisis penerapannya dalam praktek sehingga dapat ditarik kesimpulan.Hasil penelitrian: Rasio Aktivitas yang terdiri atas fixed assets turnover dan total assets turnover mengalami ketidakstabilan yang artinya adanya peningkatan dan penurunan di setiap tahunnya. Sedangkan rata-rata fixed assets turnover sebesar 0,86 Kali (< 5 Kali), dan dari total assets turnover yaitu sebesar 0,67 Kali (< 2 Kali), Rasio Rentabilitas yang terdiri atas return on investment dan return on equity cenderung mengalami ketidakstabilan yang artinya adanya peningkatan dan penurunan di setiap tahunnya Berdasarkan total rata-rata return on investment sebesar 17.51% (< 30%) dan total rata-rata return on equity sebesar 34.04% (< 40%), hasil analisis penilaian kinerja dari aspek keuangan untuk rasio aktivitas dan rasio rentabilitas dapat dikatakan kurang baik. Bisa dilihat dari aktivitas perusahaan rata-rata fixed assets turnover 0,86 Kali (< 5 Kali standar industri) dan total assets turnover 0,67 Kali (< 2 Kali standar industri) dan return on investment 17.51% (<30% standar industri) dan return on equty 34.04% (<40% standar industri). AbstractThe purpose of this study is to determine the activity ratio, profitability ratio that can be used as a measure of financial good or bad and financial performance at PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. The research was conducted at PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk in 2007 - 2017 which is listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The method of data analysis is descriptive analysis method, which is a research method that aims to describe the state of the object under study based on existing facts by collecting, processing, presenting and analyzing various data found and comparing it with existing theories, then analyzing its application in practice so that conclusions can be drawn. Research results: Activity ratios consisting of fixed assets turnover and total assets turnover experience instability which means there is an increase and decrease in each year. While the average fixed assets turnover is 0.86 times (<5 times), and from total assets turnover which is equal to 0.67 times (<2 times), the profitability ratio consisting of return on investment and return on equity tends to experience instability which means there is an increase and a decrease in each year Based on the total average return on investment of 17.51% (<30%) and the total average return on equity of 34.04% (<40%),The results of the analysis of the performance evaluation of the financial aspects for activity ratios and profitability ratios can be said to be poor. Can be seen from the average company activity fixed assets turnover 0.86 times (<5 times industry standard) and total assets turnover 0.67 times (<2 times industry standard) and return on investment 17.51% (<30% industry standard) and return on equty 34.04% (<40% industry standard).