AbstrakIbnu Sina atau Evicienna adalah merupakan salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar dalam khazanah keilmuan dalam Islam khususnya yang berkaitan dengan pendidikan Islam. Disamping itu, pemikiran Ibnu Sina mengenai pendidikan secara terstruktur dari tujuan, kurikulum, metode pembelajaran dan guru atau pendidik ialah faktron daripada unsur-usur determinan dalam pendidikan. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Sina dapat dijadikan acuan penting dalam memajukan dunia pendidikan. Dalam pandangan lain, bahwa hasil pemikiran Ibnu Sina tidak lain merupakan pengalaman hidupnya dalam menemukan ilmu pengetahuan yang sangat luas kemudian dituangkan kedalam media tulis dan menjadi sumber primer ilmu pengetahuan pada masanya. Dalam kaitan ini, kajian yang telah dipaparkan adalah salah satu asumsi menggali sumber primer tersebut dari khazanah keilmuan Ibnu Sina.AbstractIbnu Sina or Evicienna is one of the figures who has a major contribution in the treasures of science in Islam, especially those related to Islamic education. Besides that, Ibn Sina's thinking about education in a structured manner from goals, curriculum, learning methods and teachers or educators is factron rather than determinant elements in education. Therefore, the thought of Ibn Sina can be used as an important reference in advancing the world of education. In another view, that the results of Ibn Sina's thoughts were nothing but his life experience in discovering vast knowledge and then poured into written media and became the primary source of knowledge in his time. In this connection, the study that has been presented is one of the assumptions of exploring these primary sources from Ibn Sina's scientific treasures.