Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The implementation of scaffolding technique to improve students’ writing skill Ardillah Kurais; Bangun Hutama Wardana
EKSPOSE Vol 20, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ekspose.v1i1.1374

Abstract

Scaffolding is a technique that help the students to improve their ability by giving them aids or supports through five basic steps of this technique consisted of intentionality, appropriatenes, structure, collaboration and internalization. The scaffolding technique was applied in order to improve the students’ ability in writing skill. This study was conducted on the fifth semester students of IAIN Palopo by applying classroom action research. The data and the source data of this study was all of the students in English department. The result of this study showed that there increasing points from cycle I and the cycle II. The first cycle showed that two students obtained good score (13.3%) and 14 students obtained poor score (86.7%) which the mean score was 61.8. in the second cycle there was a development wherein 10 students obtained good score (66.7%) and five students where in fair score (33.3%) which the mean score was 75. The difference between two cycles was on the improvement of given support or appropriate scaffolding to the students. The five steps of scaffolding technique did not mean to help students from the beginning until finishing the works but to give them a guidance where the certain parts still have difficulty to solve.
Dinamika Literasi Masyarakat Kabupaten Demak: Analisis Tren, Disparitas Gender, dan Laju Pertumbuhan Fitri Nurmahmudah; Bangun Hutama Wardana; Eka Cahya Sari Putra
Jurnal Kota Wali Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Demak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tren perkembangan angka melek huruf di Kabupaten Demak, menilai kesenjangan literasi berbasis gender, dan mengukur laju pertumbuhan literasi pada periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif berbasis data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan menampilkan analisis tren, kesenjangan gender, dan pertumbuhan literasi. Populasi penelitian mencakup penduduk usia ≥15 tahun, dengan unit analisis berupa persentase angka melek huruf total dan berdasarkan gender. Data yang digunakan berbentuk panel tidak seimbang karena ketersediaan data gender terbatas pada periode tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap publikasi statistik resmi. Analisis data meliputi: (1) analisis statistik deskriptif (rata-rata dan deviasi standar) untuk mengidentifikasi tren literasi, (2) analisis komparatif menggunakan effect size Cohen’s d untuk mengukur besaran kesenjangan literasi antara laki-laki dan perempuan, serta (3) analisis laju pertumbuhan tahunan (annual growth rate) untuk mengukur dinamika perubahan literasi antarperiode. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak JASP dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi masyarakat tergolong tinggi namun mengalami fluktuasi tahunan, terdapat kesenjangan literasi yang nyata antara laki-laki dan perempuan, serta pertumbuhan literasi perempuan lebih cepat dibanding laki-laki, menandakan potensi penyetaraan literasi di masa depan. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan data sekunder, sehingga belum dapat mengidentifikasi faktor sosial-ekonomi, budaya, dan motivasi belajar pada tingkat individu atau rumah tangga. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan mengintegrasikan data primer melalui survei, wawancara, atau studi lapangan untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya intervensi literasi berbasis komunitas yang melibatkan pemerintah daerah untuk penguatan kebijakan, sekolah dan perpustakaan sebagai penyedia sumber belajar, serta masyarakat untuk meningkatkan budaya membaca. Khususnya, pemberdayaan literasi perempuan melalui program pendidikan setara dan monitoring berbasis data dapat mempercepat penyetaraan literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.