Muhammad Ghafur Wibowo
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONTRIBUSI INDUSTRI KEUANGAN NON-BANK (IKNB) KONVENSIONAL DAN SYARIAH TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA Nabila Ilmalina Faza; Muhammad Ghafur Wibowo
At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Vol 5, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tijaroh.v5i2.1879

Abstract

AbstractThis research aims to empirically examine the contributions of Conventional Non-Bank Financial Intermediaries (Conventional NBFIs) and Islamic Non-Bank Financial Intermediaries (Islamic NBFIs) development on economic growth in Indonesia. This study used Vector Autoregression (VAR) and Vector Error Correction Model (VECM) to test the causality and long-run relationship between the two intermediaries by using time series data over the period spanning 2014 to 2017. The results show an evidence of bidirectional causality view and a long-run relationship between the development of Conventional Non-Bank Financial Intermediaries (Conventional NBFIs) and Islamic Non-Bank Financial Intermediaries (Islamic NBFIs) on economic growth in Indonesia. The result also proves that Islamic Non-Bank Financial Intermediaries (Islamic NBFIs) is more resistant to economic growth shock than Conventional Non-Bank Financial Intermediaries (Conventional NBFIs). Keywords: Conventional NBFIs, Islamic NBFIs, Economic Growth AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Konvensional dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini menggunakan Vector Autoregression (VAR) pada Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Konvensional dan Vector Error Correction Model (VECM) pada Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah untuk menguji hubungan kausalitas dan jangka panjang antara keduanya terhadap pertumbuhan ekonomi.  Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data time series bulanan dari periode 2014 hingga 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausalitas dua arah (bidirectional causality view) dan hubungan jangka panjang antara perkembangan IKNB baik Konvensional maupun Syariah terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa IKNB Syariah lebih tahan terhadap shock  dari pertumbuhan ekonomi dibandingkan IKNB Konvensional. Kata Kunci: IKNB Konvensional, IKNB Syariah, Pertumbuhan ekonomi
Determinan Pertumbuhan Ekonomi Di Negara - Negara OKI Rafika Maharani Azzahra; Muhammad Ghafur Wibowo
Jurnal Ekuilnomi Vol. 6 No. 3 (2024): Ekuilnomi Vol 6(3) Nov 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/7h482t36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh FDI, remitansi, inflasi dan keterbukaan pedagangan terhadap pertumbuhan ekonomi di 36 negara anggota OKI selama periode 2019-2023. Análisis regresi panels data dengan pendekatan fixed effect generalized least squares (FE-GLS) digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI dan remitansi memiliki pengaruh positif dan signigikan terhadap pertumbuhan ekonomi, konsisten dengan teori ekonomi. Sebaliknya, inflasi dan keterbukaan perdagangan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar variable yang diteliti, seperti kualitas institusi dan kebijakan pemerintah, emmainkan peranting dalam menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi di negara-negara OKI