Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perancangan dan Analisa Implementasi LTE Home pada Jaringan 4G LTE di Frekuensi 2300 Mhz Asri Wulandari; Toto Supriyanto; Mohammad Itsnan
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 1 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i1.585

Abstract

Design and analysis of lte home implementation on 4g lte networks in 2300mhz frequency. The demand for data connections for customers is currently increasing. FTTx as one of the Fix broadband technology (FBB) has several weaknesses, especially when applied to rural areas. LTE Home as a smart home technology is a form of WTTx 4G LTE technology service that is expected to be able to meet the data needs of customers. This study aims to design and analyze the implementation of LTE home by measuring the value of QoS Class Identifier (QCI) and the value of Radio Frequency Key Performance Indicator (RF KPI) to improve network reliability for voice and data communication services. Some parameters measured are packet loss, delay, jitter, throughput for QCI values and Radio Signal Received Power (RSRP) and Radio Signal Received Quality (RSRQ) for RF KPI values.The results of RF KPI Measurement show that the value for RSRP is -89dBm. This value is quite good because it matches the predetermined KPI standard, which is between -70 to -90 dBm. For RSRQ values obtained for -11dBM, this result is classified as good according to the KPI standard which is <-8 dBm. These results indicate that the quality of 4GLTE network services provided for LTE Home implementation services has met RF KPI standard values. Whereas for the QCI parameters obtained results that both voice call and video streaming, the value still meets the standard Good for the User Experience KPI (QCI) value that is packet loss <5%, delay <150 ms and jitter <75 msKeywords: LTE home, RF KPI. QCI, RSRP, RSCP,packet loss, jitter
Sistem Pengendali Suhu dan Kelembapan Tanah Bilik Tanaman Selada Berbasis IoT Menggunakan Aplikasi Whatsapp Toto Supriyanto; Aminah Fiani; Hanna Maulidja Ulfa
Electrices Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v4i1.4419

Abstract

Selada merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang mudah untuk dibudidaya dan dapat tumbuh subur dengan optimal pada suhu  25°C - 28°C dan kelembapan tanah 65% - 78%. Kendala keterbatasan lahan yang dimiliki menyebabkan sulitnya melakukan budidaya tanaman selada. Bilik tanaman adalah alternatif solusi untuk permasalahan tersebut. Bilik tanaman dibuat seperti ruangan bertingkat yang berisi susunan rak yang diisi tanah untuk menanam selada. Sistem ini menggunakan arduino uno, sensor suhu DHT22, sensor kelembapan tanah YL69, LCD, kipas DC, solenoid valve, dan raspberry pi. Hasil pengujian sistem, saat nilai suhu yang terdeteksi oleh sensor DHT22 lebih besar sama dengan 28°C maka sistem secara otomatis mengaktifkan kipas untuk mendinginkan bilik, dan saat suhu mencapai kurang atau sama dengan 25°C kipas secara otomatis mati. Untuk nilai kelembapan tanah, saat sensor YL69 kurang atau sama dengan 65% maka sistem secara otomatis menyiram tanaman dan saat kelembapan tanah lebih besar atau sama dengan 78% maka sistem berhenti menyiram tanaman. Semua kondisi sensor tersebut ditampilkan pada LCD I2C 16×2. Untuk hasil pengujian aplikasi whatsapp, saat pemilik mengirimkan perintah “cek tanaman”, maka sistem berhasil mengirimkan notifikasi keadaan bilik seperti suhu, kelembapan tanah, kipas dan  apakah sistem sedang menyiram tanaman atau tidak.
SISTEM PEMBERIAN NUTRISI BAYAM HIDROPONIK BERBASIS IoT TERINTEGRASI TELEGRAM toto supriyanto
Spektral Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/spektral.v2i2.4172

Abstract

Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah, tetapi memanfaatkan air/larutan mineral bernutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Salah satu jenis tanaman hidroponik adalah bayam yang dapat tumbuh berkembang pada suhu >25⁰C dan memerlukan nutrisi antara 410 – 900 ppm. Adakalanya pemilik tanaman tidak berada di area penanaman sehingga tidak sempat melakukan pemberian nutrisi tersebut. Sistem ini dibuat untuk monitoring kondisi air, suhu, nutrisi, mengaktifkan pompa air dan nutrisi, menyalakan lampu, dari jarak jauh melalui aplikasi bot telegram. Sistem terdiri dari Arduino Mega 2560, modul NodeMCU ESP8266 untuk pengiriman data ke aplikasi telegram melalui jaringan internet, sensor suhu DHT22 untuk mengetahui suhu lingkungan, sensor TDS untuk memantau konsenterasi nutrisi, sensor ultrasonic untuk ketinggian campuran air dan nutrisi, modul relay 4 channel untuk mengaktifkan tiga buah pompa, dan satu lampu. Pompa digunakan untuk menyiram nutrisi dan mengisi air. Lampu untuk menaikkan suhu, jika suhu <25⁰C. Hasil pengujian bot telegram, notifikasi diterima pengguna saat suhu disekitar tanaman < 25℃, pemilik tanaman berhasil memberikan perintah menyalakan lampu melalui telegram. Saat ketinggian air nutrisi berkurang dibawah 8 cm, dan konsentrasi nutrisi < 410 ppm, pemilik berhasil mengaktifkan pompa air dan pompa nutrisi. Saat konsenterasi nutrisi diatas 900 ppm, pemilik berhasil memberikan perintah pengurasan melalui telegram.
Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar Di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi WiFi Toto Supriyanto; Rizky Amalia
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 5, No 1 (2016): Edisi Juni 2016
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.429 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v5i1.889

Abstract

Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi Wifi  merupakan sebuah sistem untuk pencatatan kegiatan belajar mengajar berupa absen mahasiswa dan materi pembelajaran setiap harinya. Web server bertindak sebagai admin dan aplikasi android sebagai user. User dalam hal ini adalah dosen. Aplikasi ini terinstal pada tablet PC dan setiap menggunakan aplikasi ini user akan melakukan login terlebih dahulu dengan memasukkan username dan password sesuai dengan database server. Setelah melakukan login aplikasi akan menampilkan halaman menu. Pada halaman menu berisi  profil dosen, kelas dan mata kuliah yang diajar oleh dosen, kurikulum yang ada di program studi teknik telekomunikasi PNJ dan jadwal mengajar dosen. Pada menu jadwal, dosen dapat melakukan absensi mahasiswa didik. Dosen melakukan absen satu persatu dengan menekan tombol “absen”. Data absensi dikirimkan ke web server dengan transmisi wifi dan masuk ke halaman lembar kontrol kegiatan dimana user diminta untuk mencatatkan judul materi. Web server akan menyimpan seluruh data yang dikirimkan oleh aplikasi android dan mengakumulasi absensi mahasiswa. Jika terdapat mahasiswa yang tidak hadir pada jam belajar dan memiliki masalah pada jumlah absensi sistem akan mengirimkan notifikasi berupa SMS kepada mahasiswa bersangkutan melalui SMS gateway.
Perancangan Wideband Band Pass Filter (BPF) dengan Metamaterial Mikrostrip Frekuensi 1,78 GHz – 3,38 GHz Triprijooetomo Triprijooetomo; Toto Supriyanto
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 4, No 1 (2015): Edisi Juni 2015
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.777 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v4i1.461

Abstract

Sifat metamaterial dapat diperoleh dengan membuat sebuah struktur material yang memiliki sifat tidak tersedia di alam. Struktur material adalah sebuah struktur yang memiliki nilai permitivity (ε) dan permeability (μ) negatif. Pada penelitian ini bahan metamaterial dipergunakan untuk aplikasi bandpass filter (BPF). Hasil perancangan memperlihatkan nilai bandwidth sebesar 1,6 GHz dengan return loss dibawah -10 dB. Filter ini bekerja pada frekuensi 1,78 GHz sampai dengan 3,38 GHz dengan nilai retun loss minimal sebesar -42,2 dB serta nilai insertion loss lebih besar dari -3dB. Hasil perancangan ini dapat dipergunakan untuk perangkat komunikasi nirkabel pita lebar.
PROTOTYPE TELEDISPLAY BERBASIS SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) SINGKAT BERCATUDAYA LISTRIK TENAGA SURYA Iwa Sudradjat; Benny Nixon; Toto Supriyanto
Jurnal Poli-Teknologi Vol. 10 No. 2 (2011)
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.805 KB) | DOI: 10.32722/pt.v10i2.3

Abstract

This study aims to apply the Short Message Service (SMS) technology and solar power for a teledisplay. This system is useful to display some of the information specified in those places as appropriate wirelessly. Teledisplay is capable of displaying information on a Light Emmisi Diode (LED) matrix display with a length of information that can be displayed as 8 characters. Methods of delivery of information using SMS-Global System Mobile (GSM) with supplied by solar power. In this way the system can be placed anywhere because it does not depend on resources Statics Electrical. The device comes with adjustment system which allows you to adjust the intensity of the light intensity generated by the LED display will be adjusted so that the flame with environmental light conditions. The system is controlled by the two processors, the first processor set acceptance of information sent from the mobile phone and displays the information to display. The second processor is used to control the intensity level of Solar Cell and display. System built capable of displaying information transmitted via GSM cell phone with the power supply is obtained from a 30 watt solar cell and battery with a capacity of 45 ampere hours. Such systems are able to operate for three days while the weather was overcast. Keywords: Prototype, Teledisplay, Short Message Service (SMS), Solar cell. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menerapkan teknologi SMS dan listrik tenaga surya untuk sebuah teledisplay. Sistem ini berguna untuk menampilkan beberapa informasi ditempat-tempat tertentu sesuai keperluannya secara nirkabel. Teledisplay yang dimaksud berkemampuan menampilkan informasi pada display LED matrik dengan panjang informasi yang dapat ditampilkan sebanyak 8 karakter. Metode penyampaian informasinya menggunakan sistem SMS-GSM dan kebutuhan dayanya dicatu dengan pembangkit listrik tenaga surya. Dengan cara seperti ini sistem dapat ditempatkan dimana saja karena tidak tergantung dengan jarak atau sumber daya PLN. Perangkat ini dilengkapi dengan sistem penyesuai intensitas yang berguna untuk mengatur intensitas cahaya yang dibangkitkan oleh LED sehingga nyala display akan disesuaikan dengan kondisi cahaya lingkungannya. Sistem ini diatur oleh dua prosesor. Prosesor pertama mengatur penerimaan informasi yang dikirim dari handphone dan menampilkan informasi tersebut ke display. Prosesor kedua digunakan untuk mengontrol PLTS dan tingkat intensitas display. Sistem yang dibangun mampu menampilkan informasi yang dikirimkan melalui HP-GSM dengan catu daya diperoleh dari solar cell sebesar 30 watt dan baterai berkapasitas 45 amper jam. Sistem seperti ini mampu beroperasi selama 3 hari walaupun cuaca mendung. Kata Kunci: Prototype, Teledisplay, Short Message Service (SMS), Solar cell.
Sistem Monitoring Kebisingan Pada Pabrik Beton Berbasis Website Muhammad Daffi Rizqirobbi; Nabila Nasya Hasanah; Shita Fitria Nurjihan; Toto Supriyanto; Azkia Al Fataya Maulana; Yenniwarti Rafsyam
Spektral Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/spektral.v7i1.8359

Abstract

Noise levels in industrial environments such as concrete factories often exceed the safe threshold of 85 dB, posing risks to workers’ health and safety. Conventional monitoring methods remain manual and periodic, making them ineffective in providing real-time alerts. This study proposes an automated noise monitoring system based on the Internet of Things (IoT) using an INMP441 sound sensor and ESP32 microcontroller, which transmits data to a server via the MQTT protocol. Noise level data is displayed in real-time through a web interface, and alerts are triggered when the noise exceeds the safe threshold, utilizing DFPlayer Mini, a speaker, and a MAX7219 dot matrix display. Testing was conducted in two factory areas with measurement distances ranging from 1 to 5 meters. The system successfully displayed real-time conditions, such as the message "SAFE AREA" and "NOISE: 78 dB". Network performance testing using Wireshark showed stable results with an average throughput of 745.6 Kbps, latency of 6.821 ms, and 0% packet loss. DDoS attack simulations with up to 500 threads demonstrated that the website remained functional with only 60% CPU usage. The system is proven to be effective for real-time industrial noise monitoring.
PEMANFAATAN INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MONITORING LIMBAH CAIR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA SMK CITRA NEGARA Rifqi Fuadi Hasani; Toto Supriyanto; Shita Fitria Nurjihan; Sri Danaryani; Benny Nixon; Yenniwarti Rafsyam; Anik Tjandra Setiati; Hana Kamila Adiningtyas; Dita Indra Febryanti; Irwan Prasetya; Ainnur Rahayu Pratiwi
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6328

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah mendorong berbagai inovasi dalam pemantauan lingkungan secara real-time. Namun, implementasi teknologi tersebut dalam pembelajaran di sekolah kejuruan masih terbatas karena kurangnya perangkat praktikum yang aplikatif dan kontekstual. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa SMK Citra Negara yang belum memiliki pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi IoT untuk pemantauan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan training kit berbasis IoT sebagai media pembelajaran dalam monitoring kualitas limbah cair bagi siswa SMK. Mitra kegiatan adalah siswa SMK Citra Negara. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelatihan, tahap implementasi, serta tahap evaluasi untuk menilai efektivitas program. Sistem monitoring yang dikembangkan memanfaatkan beberapa sensor, antara lain sensor suhu dan kelembapan (DHT22), sensor kekeruhan air (TS-300B), sensor gas amonia (MQ-135), sensor gas LPG (MQ-5), serta sensor pH (pH-4502C) yang mampu mengirimkan data secara real-time. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep Internet of Things dan penerapannya dalam pemantauan kualitas limbah cair. Training kit yang dikembangkan mampu menampilkan serta mengirimkan data secara real-time melalui aplikasi, sehingga memberikan pengalaman belajar yang praktis dan aplikatif bagi siswa. Dengan demikian, pemanfaatan IoT dalam monitoring limbah cair dapat menjadi media pembelajaran inovatif yang mendukung penguatan kompetensi teknologi siswa SMK sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan berbasis teknologi.