Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sebatik

ANALISIS RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA APLIKASI SAP DI PT SERASI AUTORAYA MENGGUNAKAN ISO 31000 Grialdo Willy Lantang; Ariya Dwika Cahyono; Melkior Nikolar Ngalumsine Sitokdana
Sebatik Vol 23 No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.378 KB)

Abstract

Program System Application and Processing (SAP) merupakan software utama yang digunakan di PT. Serasi Autoraya. Analisis risiko yang digunakan pada PT. Serasi Autoraya adalah ISO 31000. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai alat bantu bagi pemangku kebijakan dari perusahaan untuk dapat menyusun dokumentasi terkait dengan manajemen risiko perusahaan di kemudian hari. Proses ini melakukan 3 tahapan yaitu, Identifikasi Risiko (Risk Identification), Analisis Risiko (Risk Analyst), Evaluasi Risiko (Risk Evaluation). Kemudian Tahap yang kedua adalah perlakuan pada risiko (Risk Treatment). Serangkaian proses yang berdasarkan pada ISO 31000, didapatkan hasil tingkatan risiko yang memiliki nilai kemungkinan dan nilai dampak yang tinggi yaitu listrik dan koneksi internet. Dua hal tersebut harus mendapat perhatian khusus karena sangat mengganggu aktivitas yang ada. Kemudian tingkatan risiko yang memiliki nilai kemungkinan dan nilai dampak yang menengah yaitu, data corrupt, overheat, kerusakan perangkat keras, gempa bumi, kebakaran, petir, peretasan terhadap jaringan. Terakhir tingkatan risiko yang memiliki nilai kemungkinan dan nilai dampak yang rendah yaitu web service mati, pencurian perangkat keras, pencurian data, memori penuh, kurangnya Sumber Daya Manusia dan banjir.
MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN ISO 31000 : 2018 (STUDI KASUS: CV. XY) Krisdana Bima Mahardika; Agustinus Fritz Wijaya; Ariya Dwika Cahyono
Sebatik Vol 23 No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.186 KB)

Abstract

CV. XY merupakan salah satu penghasil bus terbesar saat ini di Indonesia. CV. XY menggunakan ISO 9001 : 2008 sebagai pedoman standarisasi mutu perusahaan. Namun, standarisasi tersebut masih mencakup secara keseluruhan dan belum ada standarisasi khusus untuk bagian IT. Maka peneliti tertarik untuk menganalisis manajemen risiko pada bagian IT CV. XY. Manajemen risiko adalah suatu proses mengidentifikasi, mengukur risiko, serta membentuk strategi untuk mengelolanya melalui sumber daya yang tersedia.Dalam penilaian risiko, ada beberapa tahapan meliputi identifikasi asset, identifikasi risiko, dan analisis risiko. Dari hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa ada kemungkinan – kemungkinan risiko dengan berbagai tingkatan. Maka peneliti menyimpulkan bahwa IT CV. XY belum memenuhi syarat standar ISO 31000 : 2018, dikarenakan dari beberapa tahapan pengamatan, wawancara, serta penilaian terhadap risiko itu sendiri masih banyak temuan risiko yang belum bisa terpecahkan oleh perusahaan.
EVALUASI MANAJEMEN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KOTA SALATIGA MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5.0 Nathanael Julian Budiono; Ariya Dwika Cahyono; Penidas Fiodinggo Tanaem
Sebatik Vol 25 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.508 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i1.1174

Abstract

Pada Perusahaan Daerah Air Minum Kota Salatiga sudah menerapkan dan menggunakan teknologi informasi dalam menjalankan sebuah proses bisnis untuk mencapai tujuan perusahaan, dalam penggunaan teknologi infomasi dapat menambah nilai efektifitas dan efisiensi untuk mencapai tujuan organisasi, namun disisi lain teknologi informasi juga mempunyai risiko yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan dan tidak tercapainya sebuah tujuan perusahaan, Maka dari itu diperlukan sebuah penilaian terhadap pengelolaan sebuah manajemen risiko teknologi informasi. Analisis manajemen risiko teknologi informasi pada penelitian ini menggunakan framework COBIT 5.0 yang berfokus pada subdomain EDM03 dan APO12 dan menghasilkan sebuah nilai cappability level untuk subdomain EDM03 berada pada level 4 (Predictable Process) dan untuk subdomain APO12 berada pada level 3 (Established Process) untuk nilai Cappability level saat ini dengan nilai Cappability Level yang ingin dicapai pada subdomain EDM03 dan APO12 memiliki GAP yang berbeda beda. Selanjutnya juga diperlukan identifikasi risiko untuk mengetahui apakah untuk saat ini risiko yang dapat terjadi sudah dikontrol dan dapat menurunkan dampak dan kemungkinan kerugian dari risiko tersebut dengan melakukan penilaian risiko (Risk Assesment). Setelah menentukan nilai cappability level dan risk assesment maka dari hasil yang diperoleh disusun rekomendasi bagi Perusahaan Daerah Air Minum Kota Salatiga agar mencapai level yang diinginkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum Kota Salatiga yaitu level 5 (Optimizing Process) sehingga teknologi informasi dapat lebih mendukung organisasi dalam mencapai tujuan.