Muhammad Rifqi
Universitas Mercubuana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Dual Link IPVPN dan GSM Berbasis IPSec pada Fortigate 50 E di PT XYZ Winarti Agustina Wina; Muhammad Rifqi
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 4 No 2 (2020): April 2020
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.152 KB) | DOI: 10.29207/resti.v4i2.1465

Abstract

Pada era teknologi yang serba online saat ini, salah satu upaya untuk menjaga kualitas jaringan yang diberikan kepada pelanggan dibutuhkan suatu sistem atau network yang membantu untuk mengatasi gangguan yang berkepanjangan di pelanggan. Untuk upaya mengatasi dalam permasalahan ini PT Lintasarta menggunakan jasa Internet Protokol Virtual Private Network (IPVPN) dan akses Fiber Optic(FO) yang terhubung antar kantor pusat dan kantor cabang. Pada umumnya akses fiber optic mengalami gangguan seperti FO Cut, dimana dibutuhkan waktu penanganan yang cukup lama. Dengan ini peneliti mengusulkan di suatu perusahaan mempunyai backup link yang cepat pemasangannya dan mudah dalam implementasi dengan sistem failover, dengan minimalisir downtime sebesar 80 %. Fortigate 50 E menjadi alternatif pengganti jika akses mainlink bermasalah. Backup link menggunakan internet The Global System for Mobile Communications (GSM) yang dibuat Virtual Private Network (VPN), salah satu fitur dari VPN yaitu IPSec Tunneling yang memberikan keamanan pada lapisan internet protokol (IP) sebagai pertukaran data. Hasil dari penelitian dengan dual link jaringan FO lebih bagus dibanding dengan modem GSM, dengan nilai rata – rata FO sebagai berikut packet loss 1% , delay FO 0,105 s, dan latency dual link sangat bagus. Namun disisi lain jaringan GSM mampu membackup ketika jaringan FO down, sehingga meminimalisir terjadinya downtime.