Ancient society determined the location for their settlement and activity according to particular zone and pattern. The existence of these sites is predicted to had been patterned. This study aims to reveal the distribution of megalithic sites in Leuwisari, as well other aspects related to adaptation strategy. The data were collected through survey and literature study. The data were analyzed through spatial archaeology and ecology approaches. The result of this study shows thatmegalithic culture had been developed in this area with settlement pattern following river flow. Ancient society used natural resources to support their daily life and religious aspect.Masyarakat masa lampau memilih lokasi beraktivitas dan bermukim dengan mengikuti pola dan zona tertentu. Keberadaan situs-situs ini diperkirakan telah terpolakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persebaran situs-situs budaya megalitik di wilayah Leuwisari serta aspek lain yang berkaitan dengan strategi adaptasi. Data dikumpulkan melalui survei dan studi kepustakaan.Analisis data dilakukan dengan pendekatan arkeologi ruang dan ekologi. Hasil yang diperoleh memberikan gambaran bahwa di wilayah ini pernah berkembang budaya megalitik dengan pola penempatan situs yang mengikuti aliran sungai atau sumber daya air. Masyarakat masa lalu memanfaatkan sumber daya alam untuk mendukung kehidupan yang berkaitan dengan aspek religi dan permukiman.