Bentonit bekas merupakan salah satu limbah padat hasil dari sisa kegiatan penelitian di laboratorium yang digunakan sebagai adsorben dalam penyisihan logam berat pada pengolahan limbah cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik (morfologi permukaan pori) dan kandunganelemendari adsorben bentonit bekas dan bentonit setelah proses regenerasi dan efektifitasnya dalam menurunkan kadar FFA dan warna minyak jelantah. Bentonit hasil regenerasi dikarakterisasi dengan SEM (Scanning Electron Microscop) untuk mengetahui morfologi permukaan pori dan EDX( Energy Dispersive X-Ray) untuk mengetahui kandungan elemen pada bentonit bekas dan bentonit hasil regenerasi. Selanjutnya bentonit hasil regenerasi diuji daya serapnya terhadap pemurnian minyak jelantah dengan metode adsorpsi, yaitu dengan mengkontakkan bentonit dengan minyak jelantah.Hasil analisis SEMmenunjukkan morfologi bentonit berbentuk bongkahan padat, diameter pori bentonit hasil regenerasi menjadi lebih besar.Hasil analisa EDXmenunjukkan hilangnyabeberapaelemen dan berubahnyakomposisi elemen pada bentonit hasilproses regenerasi. Proses adsorpsi dengan bentonit hasil regenerasi pada kecepatan pengadukan 200 RPM dan waktu kontak 90 menit telah menurunkan kadar FFA sebesar82,98% dan penurunan nilai absorbansi sebesar 91,06%. Minyak yang telahdiolahberwarna kuning pucat, jernih, berbau normal dan bersifat netral.Dapatdisimpulkanbahwa bentonit hasil regenerasimasihdapatdigunakankembalisebagai adsorben pada proses pemurnianminyak goreng bekas (minyak jelantah). Kata kunci: Adsorpsi,absorbansi, bentonit, minyak jelantah,regenerasi.