Siti Miskah
Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penambahan K2Cr2O7 terhadap waktu awal penyalaan pada biobriket dari campuran batubara dan tongkol jagung Siti Miskah; Billy Tumanggor; Freddy P Sinambela
Jurnal Teknik Kimia Vol 21 No 3 (2015): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian biobriket dengan bahan baku yang digunakan limbah Tongkol Jagung dan batubara, variabel yang digunakan adalah suhu karbonisasi, perbandingan komposisi antara Tongkol Jagung dan batubara dan juga penambahan K2Cr2O7. Temperatur karbonisasi yang digunakan 100 0C, 200 0 C, 300 0C, 400 0C sampai dengan 500 0C sedangkan variasi komposisi yang digunakan adalah 60 % BB : 20 % TJ, 40 % BB : 40 % TJ, 20 % BB : 60 % TJ. Dan penambahan K2Cr2O7 sebanyak 10 ml serta perekat yang digunakan pada penelitian berupa larutan kanji dengan kadar 20% dari berat briket bioarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket bioarang memiliki kualitas optimal pada suhu karbonisai 400 0C dan variasi komposisi 20% BB : 60% TJ : 20% LK serta penambahan 10 ml K2Cr2O7 dengan nilai kalor sebesar 5023 cal/gr. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan K2Cr2O7 mampu mempercepat proses pembakaran.
Pembuatan bioetanol dari biji cempedak menggunakan metode hidrolisis asam dan fermentasi Siti Miskah; Wasti Saing; Coraima Siburian
Jurnal Teknik Kimia Vol 23 No 4 (2017): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v23i4.1074

Abstract

Salah satu alternatif dalam mendukung ketersediaan sumber daya energi terbarukan adalah dengan memanfaatkan sumber dari non fosil seperti bioetanol. Bioetanol merupakan etanol yang dibuat dari biomass yang mengandung komponen pati (karbohidrat) atau selulosa yang selanjutnya di fermentasi menggunakan bantuan mikroorganisme (Saccharomyces cerevisiae). Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah biji buah cempedak. Penelitian ini bertujuan membuat bioetanol dari biji buah cempedak dengan variasi penambahan jumlah ragi dan lamanya waktu fermentasi. Kemudian bioetanol ini ditentukan densitas, kadar etanol, viskositas dan nilai kalornya. Produksi bioetanol telah dilakukan melalui proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) dengan hidrolisis asam (HCl). Hidrolisat yang diperoleh selanjutnya difermentasi dengan penambahan massa ragi 1,8; 3,6; 5,4; 7,2; dan 9 gram serta lama fermentasi 1, 3, 5, 7, 9 hari. Hasil penelitian menunjukkan lama fermentasi dan banyak ragi mempengaruhi kadar etanol. Kadar etanol tertinggi diperoleh 1,10% pada penambahan ragi 9 gram dengan lama fermentasi 5 hari. Densitas bioetanol terendah diperoleh 0,8985 gr/ml pada penambahan ragi 9 gram dengan lama fermentasi selama 5 hari. Viskositas paling tinggi 1,0386 mm2/s. Nilai kalor tertinggi diperoleh 10.309,48 cal/gr.