This Author published in this journals
All Journal Forum Arkeologi
I Wayan Suantika
Balai Arkeologi Denpasar Jl.Raya Sesetan No.80, Denpasar 80223

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEMUAN STRUKTUR DI SITUS AIMOLI KABUPATEN ALOR, NUSA TENGGARA TIMUR I Wayan Suantika
Forum Arkeologi VOLUME 27, NOMOR 2, AGUSTUS 2014
Publisher : Balai Arkeologi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3101.63 KB) | DOI: 10.24832/fa.v27i2.70

Abstract

The finding of structure in Aimoli, Alor is archaeologically important. This research aims to determine the form, function, role, and the cause of the structure damage. Methods that applied are excavation, survey, and interview. The data analysis consists of morphology analysis, technical analysis, style analysis, and comparative analysis. The finding of building components, namely pedestal stone, round and elliptical stone, etc. This structure is considered as part of sacred building. This structure experienced destruction that was caused by geographical condition, less quality material, and limited knowledge of technology.Temuan struktur bangunan di Aimoli, Alor secara arkeologis sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, fungsi, dan peran struktur, serta penyebab kerusakannya. Metode yang dipergunakan adalah ekskavasi, survei, dan wawancara. Analisis yang dipakai adalah analisis morfologi, teknik, gaya, dan komparatif terhadap temuan struktur bangunan di Aimoli. Beberapa bentuk batuan komponen bangunan, yaitu batu lapik, batu berbentuk lingkaran, batu berbentuk elips, dan lainnya. Struktur tersebut merupakan bagian dari bangunan keagamaan. Struktur mengalami kerusakan yang disebabkan oleh kondisi geografis, kualitas bahan yang kurang baik, dan penguasaan teknologi yang terbatas.
TINGGALAN ARKEOLOGI DI PURA PUSEH KIADAN, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG: KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI I Wayan Suantika
Forum Arkeologi VOLUME 28, NOMOR 2, AGUSTUS 2015
Publisher : Balai Arkeologi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.896 KB) | DOI: 10.24832/fa.v28i2.26

Abstract

Puseh Kiadan is a temple which store many important archaeological remains. This study aimsto know the form and function of the archaeological remains. The data were collected througharchaeological survey, then analyzed using the methods of iconography, iconoclastic, iconometry, iconology, technology, and contextual. The result of this research are in the forms of ganesha, ancestor figurine, a yoni, and several plates of selonding traditional music instrument. From their forms, it is known that these remains came from Bali Madya period, which are still used as worshipping media by the villagers.Pura Puseh Kiadan merupakan pura yang menyimpan banyak tinggalan arkeologi, yang bernilaipenting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan fungsi tinggalan arkeologidi pura tersebut. Data penelitian ini dikumpulkan melalui survei arkeologi, kemudian dianalisissecara ikonografi, ikonoklastik, ikonometri, ikonologi, teknologi dan kontekstual. Hasil penelitian ini berupa tiga buah arca Ganesa, arca Perwujudan, sebuah yoni dan beberapa bilah gamelan selonding. Berdasarkan bentukanya dapat diketahui bahwa tinggalan ini berasal dari periode Bali Madya, yang sejak dahulu sampai sekarang masih dimanfaatkan sebagai media pemujaan bagi masyarakat.