This Author published in this journals
All Journal Forum Arkeologi
Ida Ayu Gede Megasuari Indria
Balai Arkeologi Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEJARAH DAN PROSPEK PENGEMBANGAN SITUS KAPAL KARAM WAIRTERANG, SIKKA, NUSA TENGGARA TIMUR I Wayan Sumerata; Ida Ayu Gede Megasuari Indria; Ulung Jantama Wisha
Forum Arkeologi VOLUME 32, NOMOR 1, APRIL, 2019
Publisher : Balai Arkeologi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5209.814 KB) | DOI: 10.24832/fa.v32i1.559

Abstract

Indonesia has very large water areas and dense maritime activities which is very rich in underwater archeological remains. These artefacts certainly have the significance value of history, science, and culture. One of the potential underwater archaeological remains found is the site of Waiterang shipwreck in Sikka District, East Nusa Tenggara Province. This paper aims to determine the importance of the shipwreck, therefore public could understand the historical event which happened there. Data collection is done through exploration, surveys, interviews, and then associated with relevant literatures. Exploration is carried out on primary archeological data and environmental data at the seabed and the surrounding area. Land surveys are carried out to observe archaeological remains in this area, while underwater surveys are carried out by diving techniques using SCUBA (Self Contained Underwater Breathing Apparatus) equipment. The data were analyzed by descriptive, comparative, and oceanographic analysis methods. The results showed that the ship sunken during the Japanese occupation of Indonesia. The existence of a shipwreck at Wairterang has potential development of special interest of the underwater tourism and local history subject for educational purposes. Indonesia memiliki wilayah perairan yang sangat luas dan aktivitas maritim yang padat sehingga sangat kaya akan tinggalan arkeologi bawah air. Tinggalan tersebut tentunya memiliki siginifikansi informasi yang berkaitan dengan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Salah satu potensi tinggalan arkeologi bawah air yang ditemukan adalah situs kapal karam Waiterang yang terdapat di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai penting dari kapal karam tersebut agar dipahami oleh masyarakat bahwa pada masa lalu di wilayah ini pernah terjadi suatu peristiwa sejarah. Pengumpulan data dilakukan melalui eksplorasi, survei, wawancara, dan kemudian dikaitkan dengan literatur yang relevan. Eksplorasi dilakukan terhadap data arkeologi primer dan data lingkungan, yaitu artefak-artefak di dasar laut dan kawasan sekitarnya. Survei darat dilakukan untuk mengobservasi tinggalan arkeologi yang terdapat di wilayah ini, sedangkan survei bawah air dilakukan dengan teknik selam dengan menggunakan alat SCUBA (Self Contained Underwater Breathing Apparatus). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif, komparatif, dan analisis oceanografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal tersebut karam pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Keberadaan kapal karam di Wairterang tersebut memiliki potensi untuk pengembangan wisata bawah air minat khusus dan juga perlu ditambahkan dalam mata pelajaran sejarah lokal di daerah.
REVITALISASI MUSEUM MANUSIA PURBA GILIMANUK Ida Ayu Gede Megasuari Indria
Forum Arkeologi VOLUME 29, NOMOR 3, NOVEMBER 2016
Publisher : Balai Arkeologi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.312 KB) | DOI: 10.24832/fa.v29i3.92

Abstract

Revitalization of the Ancient Man Museum of Gilimanuk is very important to do as a first step to establish better communication between the museum and the community it serves. This study aims to describe the revitalization performed at the Ancient Man Museum of Gilimanuk and its relation to the strengthening of national identity. Data collection was conducted through observation, interview, and literature study. Data analysis in this research was conducted using qualitative analysis through descriptive technique and philosophical approach. The result shows that the revitalization performed at the Ancient Man Museum of Gilimanuk includes updating the interior of the main exhibit hall and also a site museum arrangement in accordance with the concept of the new museum. The revitalization at the Ancient Man Museum of Gilimanuk can increase the public awareness of their cultural identity. Revitalisasi sangat penting dilakukan sebagai langkah awal untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara Museum Manusia Purba Gilimanuk dan masyarakat yang dilayani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan revitalisasi yang dilakukan di Museum Manusia Purba Gilimanuk dan kaitannya dengan penguatan identitas bangsa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan teknik deskriptif dan pendekatan filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi yang dilakukan di Museum Manusia Purba Gilimanuk meliputi pembaharuan interior ruang pameran utama dan juga penataan ruang site-museum sesuai dengan konsep new museum. Adanya revitalisasi di Museum Manusia Purba Gilimanuk dapat berpengaruh pada meningkatnya kesadaran masyarakat akan identitas budayanya.