Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Masker Medika

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TAHAP PERKEMBANGAN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TAMAN KANAK- KANAK KENTEN PERMAI PALEMBANG TAHUN 2017 Nurbaity Nurbaity; Okta Dana Wira Utami
Masker Medika Vol 6 No 1 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan dalam perkembangan menyebabkan hambatan dalam proses belajar di sekolah, yang menimbulkan berbagai macam tingkah laku yaitu malas menulis, minat belajar berkurang, kepribadian anak ikut terpengaruhi . Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan anak diantaranya adalah status gizi, pekerjaan ibu, dan pola asuh.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui status gizi, pekerjaan, pola asuh yang berhubungan dengan tahap perkembangan anak usia pra sekolah di TK. Kenten Permai Palembang tahun 2017. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional pada tanggal 27 April 2017. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia prasekolah (3-6 tahun) di TK. Kenten Permai Palembang yang berjumlah 35 orang. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki anak usia pra sekolah (3-6 tahun) di TK. Kenten Permai Palembang Dari hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P Value = 0,002< α (0,05) hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antarastatus gizi dengan tahap perkembangan anak usia pra sekolah di TK Kenten Permai Palembang tahun 2017. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P Value = 0,009 < α (0,05) hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan dengan tahap perkembangan anak usia prasekolah di TK Kenten Permai Palembang tahun 2017. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P Value = 0,006< α (0,05) hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pola asuh dengan tahap perkembangan anak usia prasekolah di TK Kenten Permai Palembang tahun 2017. Ada hubungan yang bermakna antara status gizi, pekerjaan dan pola asuh dengan tahap perkembangan anak usia prasekolah di TK Kenten Permai Palembang tahun 2017
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Nurbaity Nurbaity
Masker Medika Vol 5 No 1 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortalitas dan morbiditas pada wanita hamil dan bersalin adalah masalah besar di negara berkembang. Menurut World Health Organization (WHO), di dunia ini setiap menit seorang perempuan meninggal karena komplikasi yang terkait dengan kehamilan dan persalinannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kunjungan antenatal care. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 39 responden yang memeriksakan kehamilan, diambil secara non-random sampling dengan teknik “Accidental Sampling”. Variabel independen adalah pendidikan dan pengetahuan ibu. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-square dengan signifikan α = 0,05 secara komputerisasi untuk mengevaluasi tingkat signifikan atau kekuatan hubungan masing-masing variabel. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,01 < α = 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan kunjungan antenatal care dan didapatkan p value 0,001 < α = 0,05 menunjukkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan kunjungan antenatal care. Diharapkan petugas kesehatan dapat mempertahankan pelayanan dan penyuluhan tentang perlunya memeriksakan kehamilan yang sudah baik sehingga para ibu hamil mengerti cara menjaga kesehatannya dan janinnya.
PERBEDAAN TAKSIRAN BERAT BADAN JANIN BERDASARKAN FORMULA MENURUT DARE’S DAN RISANTO DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI BPM HUSNIATY PALEMBANG TAHUN 2018 Nurbaity Nurbaity
Masker Medika Vol 7 No 1 (2019): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketepatan taksiran dari berat lahir bayi adalah salah satu pengukuran yang paling penting pada awal persalinan. Bayi dengan berat badan lahir yang rendah dan berat badan lahir yang besar berhubungan dengan angka morbiditas, morta litas yang tinggi dan berbagai komplikasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan taksiran berat badan janin berdasarkan formula menurut Dare’s dan Risanto dengan berat badan lahir bayi di BPM Husniaty Palembang tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan study comparative. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III usia kehamilan 40-43 minggu yang datang di BPM Husniaty, AM. Keb Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan rerata taksiran berat janin berdasarkan formula Dare’s dan Risanto dengan berat badan lahir bayi (p value < 0,05). Saran penelitian bagi tenaga kesehatan diharapkan hasil penelitian ini dijadikan sebagai salah satu indikator untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas neonatal dengan cara menghitung berat badan janin setiap kali asuhan antenatal pada akhir trimester II sampai trimester III. The accuracy of estimated birth weight is one of the most important measurements at the start of labor. Babies with low birth weight and large birth weight are associated with morbidity, high mortality and various complications. The aim of the study was to determine differences in fetal weight estimates based on formulas according to Dare’s and Risanto with infant birth weight at BPM Husniaty Palembang in 2018. This research is a quantitative study using comparative studies. The population in this study were all third trimester pregnant women 40-43 weeks of gestation who came to BPM Husniaty's, AM. Keb Palembang with a total sample of 30 respondents. The results showed that there were differences in mean estimates of fetal weight based on the formula of Dare’s and Risanto with infant birth weight (p value <0.05). Suggestions for research for health workers are expected to be used as an indicator to reduce neonatal morbidity and mortality by calculating fetal weight every time antenatal care at the end of the second trimester to the third trimester.