Articles
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN DETEKSI DINI KOMPLIKASI KEHAMILAN DI PUSKESMAS SUKARAYA BATURAJA TIMUR
admin;
Faulia Mauluddina
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 8 No 16 (2018): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v8i16.6
Berdasarkan data WHO memperkirakan 800 perempuan meninggal setiap harinya akibat komplikasi kehamilan dan proses kelahiran. Pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan merupakan hal yang penting untuk diketahui ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida tentang tanda bahaya kehamilan dengan deteksi dini komplikasi kehamilan di Puskesmas Sukaraya Baturaja Timur. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 12 April-15 Mei tahun 2017. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida trimester III yang berkunjung di Puskesmas Sukaraya Baturaja Timur dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan responden yang melakukan deteksi dini kehamilan secara baik lebih besar sebanyak 54,3%, responden, responden yang berpengetahuan baik tentang tanda bahaya kehamilan lebih besar sebanyak 60%. Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida tentang tanda bahaya kehamilan dengan deteksi dini komplikasi kehamilan di Puskesmas Sukaraya Baturaja Timur tahun 2017 dengan nilai p value = 0,005 < α (0,05). Saran dalam penelitian diharapkan pihak petugas kesehatan agar lebih meningkatkan lagi pelayanan kesehatan yang telah ada khususnya pada ibu hamil primigravida dalam upaya pencapaian standar pelayanan kebidanan secara maksimal melalui penyuluhan atau promosi kesehatan khususnya tentang tanda-tanda bahaya pada kehamilan trimester III.
ANALISIS TERAPI MUSIK KLASIK DALAM RELAKSASI PERSALINAN DI BPM ERNIWATY DI BABAT SUPAT TAHUN 2018
admin;
Faulia Mauluddina;
Evi Epriyanti
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 9 No 18 (2019): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v9i18.38
Persalinan merupakan proses pergerakan keluanya janin, plasenta, dan membran dari dalam rahim melalui jalan lahir. Tujuan penelitian Untuk Menganalisis Terapi Musik Klasik Dalam Relaksasi persalinan. Penelitian ini mempergunakan data primer berupa dua orang ibu sebagai partisipan dimana satu ibu akan diberikan terapi musik dan ibu yang lain tidak diberikan terapi musik. Sampel dalam penelitian ini di tentukan secara purposive sebanyak dua orang ibu. Dari hasil penelitian yang dilakukan di BPM Erniwaty Babat Supat tahun 2018, “Mengenai Pengarauh Terapi Musik Klasik Dalam Merileksasi Persalinan”, maka Ibu yang dilakukan terapi musik klasik dan yang tidak dilakukan terapi musik klasik ada perbedaannya. Karena ibu yang di lakukan terapi lebih merasa tenang, nyaman dan rileks karena terahlinya perasaan takut dan cemas ibu tersebut pada terapi yang ia jalankan walaupun itu sudah mau mendekati proses persalinan, beda hal nya dengan ibu yang tidak dilakukan terapi musik klasik tersebut dia masih merasa cemas dan takut karena sudah mendekati proses persalinan, dapat disimpulkan Ibu yang dilakukan terapi musik klasik dan yang tidak dilakukan terapi musik klasik ada perbedaannya, saran nya Agar dapat melakukan terus terapi musik klasik terhadap ibu yang akan melahirkan bukan hanya pada ibu yang akan melahirkan tetapi ibu hamil pun dilakukan terapi musik tersebut.
HUBUNGAN ANTARA MINAT MASUK JURUSAN D III KEBIDANAN DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR
admin;
Laras Miftahul Janaty;
Faulia Mauluddina
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 10 No 20 (2020): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v10i20.77
Menurut data Kementrian Pendidikan Nasional, Jumlah perguruan tinggi yang berada dibawah binaan Kementrian Kesehatan dan Kemendiknas terdapat 729 perguruan tinggi yang menyelenggarakan Program Studi Kebidanan. Minat adalah memahami keinginan dan kecenderungan yang betul-betul dapat terjangkau. Motivasi merupakann dorongan mental yang menggerakkan dan mengarahkan perilaku manusia, termasuk perilaku belajarPrestasi belajar ialah hasil belajar berdasarkan perbedaan tingkah laku sebelum dan sesudah belajar. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Antara Minat Masuk Jurusan D III Kebidanan dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian cross sectional. Populasinya semua mahasiswa semester IV program studi D III Kebidanan di Stikes Mitra Adiguna Palembang. Sampel penelitian seluruh mahasiswa semester IV program studi D III Kebidanan di Stikes Mitra Adiguna berjumlah 52 orang. Ada hubungan antara minat masuk jurusan dengan prestasi belajar mahasiswa dengan (p value = 0,002). Ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar dengan(pvalue = 0, 013). Minat masuk jurusan dan motivasi belajar merupakan faktor yang berpengaruh terhadap prestasi belajar mahasiswa di Stikes Mitra Adiguna Palembang Tahun 2019. Dengan adanya minat dan motivasi belajar yang tinggi akan membuat mahasiswa mendapatkan hasil belajar yang baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA BERASANG KECAMATAN KISAM TINGGI KABUPATEN OKU SELATAN TAHUN 2020
admin;
U’Un Sintia;
Faulia Mauluddina
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 11 No 22 (2021): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v11i22.115
Indonesia menduduki pringkat kelima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting. Menurut Riskesdas tahun 2013, menunjukan prevalensi balita stunting di Indonesia mencapai 37% (terdiri dari 18% sangat pendek dan 19,2% pendek) yang berarti mengalami peningkatan tahun 2010 (35.6%) dan tahun 2007 (36,8%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita usia 24-59 bulan Desa Berasang Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKU Selatan tahun 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian uji statistik didapatkan ada hubungan yang bermakna antara tinggi badan ibu (p value=0,026), riwayat ASI eksklusif (p value = 0,001) dan tidak ada hubungan bermakna antara riwayat BBLR (p value =0,983) dengan stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Berasang Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten Oku Selatan tahun 2020. Saran diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan yang ada di Desa Berasang Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKU Selatan agar lebih meningkatkan dalam pemberian informasi kepada masyarakat melalui pendekatan persuasif dengan menjelaskan kepada masyarakat bahwa stunting harus atau dapat dicegah mulai dari memenuhi gizi ibu hamil, gizi bayi baru lahir dan 1000 hari pertama kehidupan.
PENYULUHAN DAN KONSELING TENTANG TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR
Faulia Mauluddina;
Untari Anggeni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2695
Menyusui adalah proses alamiah yang keberhasilannya tidak diperlukan alat-alat khusus dan biaya yang mahal namun membutuhkan kesabaran, waktu, dan pengetahuan tentang menyusui serta dukungan dari lingkungan keluarga terutama suami. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat pengetahuan masyarakat tertutama ibu menyusui tentang teknik menyusui yang benar dan mengenal serta mensosialisasikan keberadaan STIKES Mitra Adiguna Palembang Prodi DIII Kebidanan di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan, penyuluhan dan pelayanan konseling gratis. Dengan demikian masyarakat akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat tentunya. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah setiap ibu menyusui mampu memahami dan mengaplikasikan bagaimana posisi ibu dalam menyusui secara benar sehingga dapat memberikan ASI yang cukup kepada bayinya.
PENYULUHAN DAN KONSELING TENTANG MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI)
Faulia Mauluddina;
Nurbaity Nurbaity
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v3i2.4108
Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan padat yang mengandung nutrien lengkap yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan keatas disamping ASI eksklusif untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat pengetahuan masyarakat tertutama ibu yang mempunyai balita tentang makanan pendamping Air Susu Ibu dan mensosialisasikan keberadaan STIKES Mitra Adiguna Palembang Prodi DIII Kebidanan di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan dan penyuluhan serta pemberian konseling bagi ibu yang mempunyai balita. Dengan demikian masyarakat yang dalam hal ini adalah ibu yang mempunyai balita akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat tentunya. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah setiap ibu yang mempunyai balita mampu memahami dan mengaplikasikan Waktu yang optimal saat pemberian MP-ASI sehingga dapat memberikan MP-ASI pada usia yang tepat kepada bayi dan balitanya.
PELAYANAN ASUHAN POSTPARTUM DI KOMUNITAS
Faulia Mauluddina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v3i3.8586
Masa nifas (puerperium) adalah dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula atau sebelum hamil yang berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat pengetahuan masyarakat tertutama ibu postpartum tentang asuhan postpartum di komunitas dan mensosialisasikan keberadaan STIKES Mitra Adiguna Palembang Prodi DIII Kebidanan di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan dan penyuluhan serta pemberian konseling bagi ibu postpartum. Dengan demikian masyarakat yang dalam hal ini adalah ibu postpartum akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat tentunya. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah setiap ibu postpartum mampu memahami dan mengaplikasikan asuhan postpartum di komunitas sehingga dapat memberikan pemantauan terhadap ibu karena pelaksanaan yang kurang maksimal dapat menyebabkan ibu mengalami berbagai masalah, bahkan dapat berlanjut pada komplikasi masa nifas seperti sepsis puerperalis.
PENGARUH KECEMASAN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM
Faulia Mauluddina;
Putri Ayu Ning Kasih
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 13 No 25 (2023): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v13i25.213
Mother's Milk (ASI) is the best food for babies because in addition to providing all the nutritional elements needed, breast milk contains very specific components, and has been prepared to meet the needs and development of babies. Anxiety factor, whereas if the mother's mood feels comfortable and happy it will affect the smoothness of breastfeeding, on the contrary if the mother feels anxious it will inhibit the smooth flow of breast milk. The Effect of Anxiety on Breastfeeding in Post Partum Mothers at Citra Clinic Palembang in 2021. The research design used was a cross sectional design with an observational analytic approach. The sample from this study was some post partum mothers at the Citra Palembang Clinic in 2021, totaling 36 people. The results showed that the frequency distribution of respondents was based on the level of anxiety in the category of no anxiety as many as 24 respondents (66.7%), in the mild anxiety category by 10 respondents (27.8%), and in the moderate anxiety category by 2 respondents (5.6%). There were 18 respondents (50.0%) if the milk came out and 18 respondents (50.0%) if the milk didn't come out at all. The results of the bivariate analysis showed that there was an influence between the two variables of breastfeeding with the independent variable of anxiety with a p value of 0.011. It can be concluded that there is an effect of anxiety on breastfeeding in postpartum mothers at the Citra Palembang Clinic in 2021 with a p value of 0.011 (p value = 0.05). It is hoped that health workers, especially those at the Citra Clinic, can suggest or teach post partum mothers to reduce anxiety about breastfeeding
KOMPRES DINGIN TERHADAP PENGURANGAN NYERI LUKA PERINIUM PADA IBU NIFAS
Faulia Mauluddina;
Veradilla Veradilla
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masa nifas (puerperium) adalah dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula atau sebelum hamil yang berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Tujuan dari Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tertutama pada ibu postpartum tentang Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Pengurangan Nyeri Luka Perinium Pada Ibu Nifas di komunitas dan mensosialisasikan keberadaan STIKES Mitra Adiguna Palembang Prodi DIII Kebidanan di lingkungan sekitar. Metode yang digunakan untuk dapat mencapai target dari kegiatan ini adalah dengan cara pendekatan dan penyuluhan serta pemberian konseling bagi ibu postpartum. Dengan demikian ibu postpartum akan mendapatkan pelayanan melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat tentunya. Luaran akhir dari kegiatan ini adalah setiap ibu postpartum mampu memahami dan mengaplikasikan Kompres Dingin Terhadap Pengurangan Nyeri Luka Perinium Pada Ibu Nifas di komunitas sehingga dapat memberikan pemantauan terhadap ibu karena pelaksanaan yang kurang maksimal dapat menyebabkan ibu mengalami berbagai masalah, bahkan dapat berlanjut pada komplikasi masa nifas.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB HORMONAL DI PMB SORAYA TAHUN 2022
Reni Saswita;
Faulia Mauluddina
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 13 No 26 (2023): Journal of Health and Development
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52047/jkp.v13i26.250
Hormonal contraception is one of the most effective and reversible methods of contraception to prevent conception. Hormonal contraceptive methods are divided into 3, namely: pill contraceptive methods, injectable contraceptive methods, implant contraceptive methods. Hormonal contraception has side effects, namely menstrual depression, vaginal discharge, acne, and one of them is weight change, (Rahayu and Wijanarko, 2017). The purpose of this study was to determine the relationship between duration of use of family planning on changes in body weight in hormonal birth control acceptors. The scope of this research is reproductive health and family planning (KB). This study used a quantitative descriptive method with a cross sectional approach with a total sample of 93 people. The results obtained from the bivariate analysis of the chi-square statistical test showed that the value of p = 0.895 > a 0.05. The conclusion is that there is no relationship between the length of use of family planning and changes in body weight at BPM Soraya Palembang in 2022. Suggestions are that health workers/midwives can provide counseling that changes in weight are not only caused by length of use and type of contraception but can be caused by other factors such as pattern overeating, lack of activity, poor sleeping arrangements and excessive stress levels.