This Author published in this journals
All Journal KELOLA
Radias Furry Widyantari
STIE-AUB Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Perilaku Inovatif Dalam Membentuk Kinerja Pegawai Dengan Aspek Lingkungan Kerja Dan Kepuasan Kerjapada Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi Radias Furry Widyantari; Purwito Kesdu Asmoro Cipto
KELOLA Vol 8, No 2 (2021): December
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris peran perilaku inovatif dalam membentuk kinerja pegawai dengan aspek lingkungan kerja dan kepuasan kerja pada Dinas Pertanian  Kabupaten Ngawi. Metode analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan uji instrument yang meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji linieritas, analisis regresi, analisis jalur, Uji t, Uji F, Uji koefisien determinasi dan analisis korelasi.  Hasil Uji Hipotesis adalah lingkungan kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap perilaku inovatif. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku inovatif.  Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja. Perilaku inovatif berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja. Hasil uji F dapat disimpulkan secara bersama-sama variabel lingkungan kerja, kepuasan kerja dan perilaku inovatif berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Hasil perhitungan nilai R2 total sebesar 0,63 dapat diartikan variasi kinerja Pegawai pada Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi dijelaskan oleh variabel  lingkungan kerja, kepuasan kerja dan perilaku inovatif sebesar 63%. Kesimpulan analisis jalur pengaruh langsung lingkungan kerja terhadap kinerja menghasilkan nilai lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung. Sehingga lebih efektif melalui jalur lansgung. Pengaruh langsung kepuasan kerja terhadap kinerja menghasilkan nilai lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung. Sehingga lebih efektif melalui jalur langsung