Yuliana F Lilistian
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN TUGAS DAN FUNGSI KOMITE SEKOLAH Yuliana F Lilistian
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 14, No 2 (2014): Fokus: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v14i2.42

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan sasaran pembangunan dibidang pendidikan nasionaldan merupakan bagian integral dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh.Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tanggung jawab bersama yaitu pemerintah, sekolahdan orang tua. Sejak pemerintah memberlakukan desentralisasi pendidikan, peran masyarakat menjadisangat penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah. Untukmengembangkan aspirasi masyarakat tersebut maka dibentuklah suatu wadah yang dinamakan KomiteSekolah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah,yaitu membawa perubahan paradigma pengelolaan sistem pendidikan. Jika semula pendidikan ditanganpusat, maka sekarang pihak sekolah berhak untuk mengatur dirinya sendiri tanpa tergantung padapemerintah yang direalisasikan dengan kemandirian sekolah dari aparat daerah dalam menentukan arah,kebijakan serta jalannya pendidikan masing-masing. Pelaksanaan tugas dan fungsi Komite Sekolah sudahada pembagian tugas antar pengurus tetapi belum dijalankan secara maksimal. Ada dua aspek yang perludiperhatikan dalam pembagian tugas yaitu, kemampuan menjalankan tugas dan sumber daya manusia.Adapun, delegasi wewenang sudah berjalan dengan baik antar pengurus Komite Sekolah. Cara delegasiwewenang tersebut adalah dari Ketua Komite kepada Wakil Ketua, Sekretaris Komite dan BendaharaKomite. Dan, dari Ketua Komite Sekolah kepada Seksi yang menangani setiap bidang. Mekanismekoordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Komite Sekolah dilakukan melalui surat tugas. Metodeyang diterapkan dalam pelaksanaan mekanisme koordinasi tugas pengurus Komite dengan perangkatSekolah Dasar Negeri 01 adalah dengan pembagian tugas dan perintah dari Ketua Komite Sekolah danKepala Sekolah sebagai mitra kerja. Belum adanya penyusunan desain pekerjaan pada pengurus KomiteSekolah, oleh karen itu belum diketahui apakah desain pekerjaan tersebut dilakukan dengan penyederhaantugas atau pemekaran pekerjaan. Pada faktor-faktor yang mempengaruhi diperoleh hasil bahwa padamanajemen sumber daya manusia sistem penempatan pengurus Komite Sekolah berdasarkan dari tingkatpendidikan dan pengalaman selama menjadi pengurus Komite Sekolah sebelumnya. Pada motivasi,memperlihatkan bahwa belum adanya motivasi Komite Sekolah dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.Pada pembagian tugas sudah dilakukan antar pengurus Komite Sekolah, tetapi masih belum dilaksakandengan baik sesuai dengan tugas dan fungsi dari masing-masing pengurus. Delegasi wewenang sudahada, dan mekanisme koordinasi masih belum dijalankan dengan baik. Untuk desain pekerjaan, karenapembagian tugas sudah ada, tetapi desain pekerjaan yang dijalankan belum terlaksana dengan baik. Padamanajemen sumber daya manusianya masih perlu diadakan pembinaan kepada pengurusnya sementaratingkat motivasi yang ada masih kurang dimiliki oleh pengurus Komite Sekolah.. Tugas dan fungsi dapatberjalan dengan baik maka memang perlu adanya pertemuan untuk merumuskan panduan mengenaisistem dan cara kerja dari Komite Sekolah.
PEMASARAN PRODUK SIMPANAN TABUNGAN PENDIDIKAN DAN BEASISWA (TAKAN Plus) PADA CREDIT UNION KELING KUMANG Yuliana F Lilistian
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 19, No 1 (2021): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v19i1.484

Abstract

Strategi pemasaran Credit Union harus dapat memberi gambaran yang jelas dan terarah tentangapa yang akan dilakukan perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau peluang pada beberapapasar sasaran. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitianini terdiri dari 4 (empat) orang yaitu Branch Manager, Pengurus, Staf yang melayani anggota yangmenabung Takan Plus, dan anggota Takan Plus pada Credit Union Keling Kumang TP. Rumah PunyungKabupaten Sintang. Guna memperoleh data yang akurat dan berkualitas, maka menggunakan teknikpengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisisnyamenggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa konsep produk TabunganPendidikan dan Beasiswa TAKAN PlusCredit UnionKeling Kumang memiliki karakteristik dan 3 kategoripemilihan tabungan pendidikan dan beasiswa yang diberikan yaitu kategori harian, masa kontrak 5 tahundan masa kontrak 10 tahun. Segmentasi sasaran produk pada pemasaran produk simpanan TabunganPendidikan dan beasiswa (TAKAN Plus)Credit Union Keling Kumang dari kalangan pelajar dan mahasiswasebagai user yang menerima bantuan pendidikan dan beasiswa. Pemasaran promosi pada produk simpananTabungan Pendidikan dan Beasiswa (TAKAN Plus) dilakukan dengan cara menggunakan metode PersonalSelling dan Mass Selling. Kesimpulan penelitian pemasaran produk simpanan tabungan pendidikan danbeasiswa (TAKAN Plus) pada Credit Union Keling Kumang Tempat Pelayanan Rumah Punyung SungaiDurian Sintang dengan melihat kepada aspek konsep produk, segmentasi sasaran produk, dan promosiproduk. Pemasaran Produk Simpanan TAKAN Plus dapat berjalan seperti yang diharapkan, maka penulismemberikan saran agar semakin meningkatkan cara pemasaran produk simpananTabungan Pendidikandan Beasiswa TAKAN Plus yang sudah berlaku selama ini agar produk ini semakin dikenal dan diminatioleh anggota khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa sehinggaCore Values, nilai-nilai inti CreditUnion Keling Kumang dapat tercapai.
PEMASARAN PRODUK SIMPANAN TABUNGAN PENDIDIKAN DAN BEASISWA (TAKAN Plus) PADA CREDIT UNION KELING KUMANG Yuliana F Lilistian
FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang. Vol 19 No 1 (2021): FOKUS : Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa, Staf Pengajar dan Alumni Universitas K
Publisher : Universitas Kapuas Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/fokus.v19i1.484

Abstract

Strategi pemasaran Credit Union harus dapat memberi gambaran yang jelas dan terarah tentangapa yang akan dilakukan perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau peluang pada beberapapasar sasaran. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitianini terdiri dari 4 (empat) orang yaitu Branch Manager, Pengurus, Staf yang melayani anggota yangmenabung Takan Plus, dan anggota Takan Plus pada Credit Union Keling Kumang TP. Rumah PunyungKabupaten Sintang. Guna memperoleh data yang akurat dan berkualitas, maka menggunakan teknikpengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisisnyamenggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa konsep produk TabunganPendidikan dan Beasiswa TAKAN PlusCredit UnionKeling Kumang memiliki karakteristik dan 3 kategoripemilihan tabungan pendidikan dan beasiswa yang diberikan yaitu kategori harian, masa kontrak 5 tahundan masa kontrak 10 tahun. Segmentasi sasaran produk pada pemasaran produk simpanan TabunganPendidikan dan beasiswa (TAKAN Plus)Credit Union Keling Kumang dari kalangan pelajar dan mahasiswasebagai user yang menerima bantuan pendidikan dan beasiswa. Pemasaran promosi pada produk simpananTabungan Pendidikan dan Beasiswa (TAKAN Plus) dilakukan dengan cara menggunakan metode PersonalSelling dan Mass Selling. Kesimpulan penelitian pemasaran produk simpanan tabungan pendidikan danbeasiswa (TAKAN Plus) pada Credit Union Keling Kumang Tempat Pelayanan Rumah Punyung SungaiDurian Sintang dengan melihat kepada aspek konsep produk, segmentasi sasaran produk, dan promosiproduk. Pemasaran Produk Simpanan TAKAN Plus dapat berjalan seperti yang diharapkan, maka penulismemberikan saran agar semakin meningkatkan cara pemasaran produk simpananTabungan Pendidikandan Beasiswa TAKAN Plus yang sudah berlaku selama ini agar produk ini semakin dikenal dan diminatioleh anggota khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa sehinggaCore Values, nilai-nilai inti CreditUnion Keling Kumang dapat tercapai.