This Author published in this journals
All Journal APTEKINDO
E. Kosasih Danasasmita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN DALAM MASYARAKAT Danasasmita, E. Kosasih
Prosiding APTEKINDO Tahun 2010
Publisher : FTK Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh anggota masyarakat.Implementasi reformasi pendidikan adalah penetapan UU No.22 tahun 1999 tentang otonomi daerah,yang implementasinya menyentuh otonomi dibidang pendidikan. Paradigma otonomi bidangpendidikan membawa wacana akan masih adanya kesenjangan antara kurikulum yang diberikandengan kebutuhan di dalam masyarakat.Pengangguran terbuka di Indonesia masih cukup tinggi, demand yang rendah akan tenagakerja yang diakibatkan krisis ekonomi yang berkepanjangan serta hilangnya investor asing sebagaipenanam modal memberikan dampak yang cukup besar bagi kondisi ketenagakerjaan. Di lain pihakkualitas sumber daya manusia siap pakai Indonesia masih jauh dari kondisi yang menggembirakan.Kualitas sumber daya manusia merupakan harta terpendam yang dimiliki suatu bangsa danpendidikan merupakan proses sepanjang masa sehingga pemikiran akan sistem pendidikan yangmemiliki visi dan misi yang jelas diharapkan mampu menjembatani kesenjangan tersebut.Penetapan desentralisasi dalam bidang pendidikan merupakan suatu kebijakan yangmengakar pada kebutuhan daerah yang dimilikinya. Kebijakan ini membuka peluang daerah untukmenunjukkan keunggulan komparatif daerah dengan segala kendala dan potensi sumber daya yangdimiliki. Di lain pihak tantangan globalisasi yang berimplementasi pada pendidikan tetap menuntutperan pemerintah sebagai arah kebijakan pendidikan secara umum. Pendidikan harus terlembagakansehingga memudahkan dalam pengawasan dan evaluasi pengelolaan.Dalam mengantisipasi globalisasi ketenagakerjaan, sertifikasi ketenagakerjaan lulusansekolah kejuruan harus dapat terakreditasi melalui uji kompetensi. Pendidikan jarak jauh bagi sekolahkejuruan diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yangtidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau regular. FPTK dapat memberikanpencerahan kepada pengembangan sekolah kejuruan dengan cara turut memberikan pengawasanserta turut aktif mengevaluasi pengembangan yang sedang berjalan agar sesuai dengan yangdiharapkan.
PERAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN DALAM MASYARAKAT E. Kosasih Danasasmita
Prosiding APTEKINDO Tahun 2010
Publisher : FTK Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab seluruh anggota masyarakat.Implementasi reformasi pendidikan adalah penetapan UU No.22 tahun 1999 tentang otonomi daerah,yang implementasinya menyentuh otonomi dibidang pendidikan. Paradigma otonomi bidangpendidikan membawa wacana akan masih adanya kesenjangan antara kurikulum yang diberikandengan kebutuhan di dalam masyarakat.Pengangguran terbuka di Indonesia masih cukup tinggi, demand yang rendah akan tenagakerja yang diakibatkan krisis ekonomi yang berkepanjangan serta hilangnya investor asing sebagaipenanam modal memberikan dampak yang cukup besar bagi kondisi ketenagakerjaan. Di lain pihakkualitas sumber daya manusia siap pakai Indonesia masih jauh dari kondisi yang menggembirakan.Kualitas sumber daya manusia merupakan harta terpendam yang dimiliki suatu bangsa danpendidikan merupakan proses sepanjang masa sehingga pemikiran akan sistem pendidikan yangmemiliki visi dan misi yang jelas diharapkan mampu menjembatani kesenjangan tersebut.Penetapan desentralisasi dalam bidang pendidikan merupakan suatu kebijakan yangmengakar pada kebutuhan daerah yang dimilikinya. Kebijakan ini membuka peluang daerah untukmenunjukkan keunggulan komparatif daerah dengan segala kendala dan potensi sumber daya yangdimiliki. Di lain pihak tantangan globalisasi yang berimplementasi pada pendidikan tetap menuntutperan pemerintah sebagai arah kebijakan pendidikan secara umum. Pendidikan harus terlembagakansehingga memudahkan dalam pengawasan dan evaluasi pengelolaan.Dalam mengantisipasi globalisasi ketenagakerjaan, sertifikasi ketenagakerjaan lulusansekolah kejuruan harus dapat terakreditasi melalui uji kompetensi. Pendidikan jarak jauh bagi sekolahkejuruan diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yangtidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau regular. FPTK dapat memberikanpencerahan kepada pengembangan sekolah kejuruan dengan cara turut memberikan pengawasanserta turut aktif mengevaluasi pengembangan yang sedang berjalan agar sesuai dengan yangdiharapkan.