Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menggunakan Metode Takakura Di Desa Tamansari Sofi Faiqotul Hikmah; Nur Anim Jauhariyah; Abdul Aziz; Muhammad faqih; Fajar Isnaini; Moh. Riza Pahlevi
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyalitas.v4i2.1201

Abstract

Waste is one of the problems that must be overcome in the community because if it is not managed properly it can pollute the surrounding environment. A lot of waste is produced by human activities in the household, this waste can be in the form of leftovers that are consumed by the community. Good waste management will provide benefits for humans and can provide great opportunities for people to become entrepreneurs. Entrepreneurial opportunities in this case can increase people's incomes, create creative industries and develop the creative economy. Socialization activities and training on optimizing household waste into compost using the takakura method so that household organic waste is beneficial for the community, especially PKK women in Tamansari Village, Tegalsari District, Banyuwangi Regency. Because they are able to provide information and apply appropriate technology "takakura" in everyday life at home. In addition, PKK women in Tamansari Village understand the importance of processing household waste so that they participate in reducing the amount of piles of garbage in TPS and reducing environmental pollution.
Faktor Penyebab Eks Psikotik di Puskesmas Licin Maskur Maskur; Abdul Aziz
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 11 No 2 (2020): April 2020
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v11i2.617

Abstract

Psychotic is a mental disorder that causes a person's inability to judge reality with his fantasies. The focus of the research is the factors causing the ex-psychotics at Pukesmas Licin. This research uses a descriptive analysis method with a qualitative approach. Methods of data collection by observation, interviews, and documentaries, then analyzed by interactive models. The results of the research, there is a new reality according to the version of the spikotic person, psychotic is divided into two, namely organic psychotic and functional psychotic. Ex-psychotic is a person who is declared to be recovered 70% medically with realistic testing. Ex-psychotic causes include biological factors, psychological factors, and socio-cultural factors.
Perspektif Sosiologi Agama” (Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Peringatan Hari Besar Keagamaan (PHBA): Qualitative Method Abdul Aziz; Ahmad Muhajir
JDARISCOMB:Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 01 (2021): Januari 2021
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.239 KB) | DOI: 10.30739/jdariscomb.v1i01.800

Abstract

Kehidupan keagamaan dalam suatu masyarakat merupakan suatu kehidupan penting yang mengandung aktivitas-aktivitas baik hubungan antar umat manusia, individual atau kelompok, maupun hubungan manusia dengan Tuhannya. Dari latar belakang diatas maka focus masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana bentuk-bentuk kerukunan yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Sumbermanggis sehingga terjadi kerukunan antar umat beragama dalam peringatan hari besar keagamaan. Dalam menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan alat pengumpulan data yaitu: wawancara, observasi partisipan dan dokumenter, serta data yang sudah dikumpulkan dikoreksi dengan menggunakan analisis data trianggulasi. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa bentuk-bentuk kerukunan antar umat beragama dalam peringatan hari besar keagamaan di Dusun Sumbermanggis meliputi saling berkunjung atau silaturrohim (Komunikasi), dan saling menghormati atau menghargai (Interaksi) terhadap pemeluk agama yang lainnya. Dengan diwujudkan, Interaksi dengan adanya saling menghargai serta menghormati ketika salah satu agama ada yang memperingati hari besar keagamaan, dan Hubungan komunikasi yang diwujudkan dengan salingsilaturrohim serta saling sambaing kerumah warga yang berbeda agama yang sedang melaksanakan hari besar keagamaan.