Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Sinkronisasi Learning Management System (LMS) Perguruan Tinggi Pada Jaringan Publik: Learning Management System, Sinkronisasi Uni-direksional, moodle, ADSL, GPRS, HSDPA Ely Suwaibatul Aslamiyah
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 5 No 1 (2017): Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.086 KB)

Abstract

E-learning secara umum diidentikkan dengan penerapan teknologi informasi dan komunikasi pada suatu jaringan (network) untuk mendukung proses belajar dan mengajar. Penelitian sebelumnya, mensinkronisasi LMS server dan LMS client secara uni-direksional (satu arah). Dalam suatu proses sinkronisasi yang melibatkan 2 LMS, perlu diketahui bagaimana kinerja aplikasi sinkronisasi LMS uni-direksional pada jaringan publik.Proses sinkronisasi yang diteliti adalah sinkronisasi dengan 3 jalur komunikasi yaitu memakai jaringan ADSL, jaringan HSDPA dan jaringan GPRS, dengan memakai besaran data 1 MB, 5 MB, 10 MB, 20 MB dan 50 MB. Fakta-fakta yang didapat antara lain proses sinkronisasi berjalan paling baik pada jaringan ADSL dengan rata-rata throughput yang didapat pada jaringan ADSL adalah 832 kbps, mendekati bandwidth jaringan yang mencapai 1 Mbps. Pada jaringan HSDPA throughput yang didapat rendah meskipun masih jauh lebih besar dari jaringan GPRS, mengingat bandwidth dari jaringan HSDPA yang cukup besar. Pada jaringan GPRS, ternyata menghasilkan prosentase packetloss terkecil yaitu rata-rata 0,0000035 % dibanding dengan jaringan HSDPA dan jaringan ADSL yang memberikan throughput dan durasi sinkronisasi yang lebih baik. Durasi sinkronisasi yang paling singkat didapat ketika proses sinkronisasi dijalankan pada jaringan ADSL, disusul jaringan HSDPA dan jaringan GPRS. Sinkronisasi dengan ukuran data yang besar masih rentan mengalami masalah.
Media Dakwah Digital Untuk Generasi Milenial Ely Suwaibatul Aslamiyah
Al-Maquro\': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2021): Al-Maquro\': Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah IAI Uluwiyah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.116 KB)

Abstract

Teknologi Informasi merupakan fenomena menarik dalam kehidupan masyarakat dengan maraknya budaya global dan gaya hidup serba instan. Perkembangan teknologi mengakibatkan model dakwah semakin berkembang pesat dan dinamis dan dapat berpengaruh pada akhlak, moral generasi milenial yang mencari jati diri. Dengan berkembangnya teknologi informasi tidak dapat dipungkiri bahwa konten yang berbau radikalisme, ekstrimisme dapat dengan cepat menyebar dan mampu memasuki semua kehidupan dalam bermedia sosial. Maka, perlu tempat yang dapat membawa angin segar agar generasi milenial tidak mudah mempercayai konten yang tersebar dengan liberal. Oleh karena itu artikel ini membahas bagaimana dakwah dengan metode digital melalui media dakwah digital seperti youtube, Instagram dan media digital lainnya yang dapat di pahami dan dipraktikkan oleh generasi milenial. Oleh karena itu artikel ini dapat memberikan beberapa informasi yang diminati oleh generasi milenial dalam berdakwah hasil studi menunjukkan bahwa agama dapat dimaknai sebagai pedoman hidup agar tidak melakukan kekacauan. Penyampaian agama dalam dakwah melalui pengajian, media sosial, dan pendekatan psikologi untuk menangkal ujaran kebencian. Itulah alasan munculnya dakwah digital untuk generasi milenial yang melek akan teknologi.