Due to reducing operational expenditure, PT. Garuda Indonesia had implement cost efficiency strategy which had run strictly. This policies had implement at all areas company expenditure such as promotion, training, compensation (except basic salary), extertaint, duty trip cost, overhead and other operational cost. From all of that expenditure line item there are efficiency related human resources that is training and compensation. Due to implementing cost efficiency at training and compensation, that was showed the changing of commitment attitude by the employee at Branch Office Pekanbaru such as declining attendance point from 98% average to 93%, beside that there are six employees who did resignation which the reason was getting better occupation at the other company. The study was conducted at the employee of PT. Garuda Indonesia’s Branch Office Pekanbaru amounted of 106 employees (all population to become sample). This research had done by June 2020. Data in this research consist of primary and secondary data. In order to get quantification from responses of the respondents this reasearch using the Likert Scale. The design of hypothesis examination in this reasearch using path analysis to examine direct effect, while to examine indirect effect using Sobel Test. The dependent variable of this research is employee performance (Y), independent variable of this reasearh are training (X1) and compensation (X2), and then organizational commitment as an intervening variable (Z). The result of the hypothesis examination showed that training, compensation and organizational commitment has a positif and significant impact toward employee performance, and then indirect impact of both training and compensation through organizational commitment has a positif and significant impact toward employee performance. Dalam rangka mengurangi biaya operasional, PT. Garuda Indonesia menerapkan kebijakan efisiensi biaya yang sangat ketat. Kebijakan ini berdampak kepada seluruh mata anggaran perusahaan seperti promosi, pelatihan, kompensasi (diluar gaji pokok), entertaint, perjalanan dinas, overhead cost dan biaya operasional lainnya. Akibat dari mata anggaran yang dilakukan efisiensi tersebut, terdapat anggaran terkait SDM yakni pelatihan dan kompensasi. Sebagai dampak efisiensi pada pelatihan dan kompensasi tersebut tampak terlihat perubahan komitmen pada diri karyawan khususnya pada Kantor Cabang Pekanbaru seperti menurunnya tingkat absensi dari 98% menjadi 93%, dan sudah ada 6 orang karyawan yang mengundurkan diri karena mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Garuda Indonesia Kantor Cabang Pekanbaru berjumlah 106 orang (seluruh populasi dijadikan sampel). Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Juni 2020. Data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Untuk mendapatkan data kuantitatif dari tanggapan responden, menggunakan Skala Likert. Rancangan pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Path Analysis untuk menguji pengaruh langsung, untuk menguji pengaruh tidak langsung menggunakan alat uji Sobel Test. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja karyawan (Y), variabel independen dalam penelitian ini adalah pelatihan (X1) dan kompensasi (X2), serta komitmen organisasi sebagai variabel intervening (Z). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan, kompensasi dan komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, begitu juga dengan pengaruh tidak langsung dari pelatihan dan kompensasi melalui komitmen organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.