Tri Wahyuni Sukiyaningsih
Universitas Serang Raya

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

STUDI PENERAPAN E-SYSTEM DAN PELAKSANAAN SELF ASSESMENT SYSTEM TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK Tri Wahyuni Sukiyaningsih
Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis Vol 5 No 2 (2020): Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see the effect of implementing the e-system and the implementation of the self-assessment system on mandatory compliance. The population used in this study were employees (staff and lecturers) in the university of serang raya environment, where the employees totaled 110 people and lecturers were 171 people. The sampling method used was purposive sampling method, while the sample entering the criteria 84 samples. The data processing method uses Partial Least Square (PLS) software as a differentiator from previous studies. The result showed that there was s significant influence between the e-Registration variable on taxpayer compliance. The relationship between e-billing and taxpayer compliance has a significant influence and relationship. Meanwhile, the relationship between e-filling and taxpayer compliance has a significant influence and relationship. The relationship between the self-assessment system and taxpayer compliance based on the data obtained has a significant influence and relationship. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan e-System dan pelaksanaan self assesment system terhadap kepatuhan wajib. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai (staf dan dosen) dilingkungan universitas serang raya, dimana pegawai berjumlah 110 orang dan dosen sebanyak 171 orang. Metode pengambilan ssampel menggunakan metode purposive sampling, Sedangkan sampel yang memasuki kriteria sebanyak 84 sampel. Metode pengolahan data menggunakan software Partial Least Square (PLS) sebagai pembeda dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel e-Registration terhadap kepatuhan wajib pajak. Hubungan antara e-Billing dan kepatuhan wajib pajak, berdasarkan hasil data yang diperoleh memiliki pengaruh dan hubungan yang signifikan. Sedangkan hubungan antara e-Filling dan kepatuhan wajib pajak memiliki pengaruh dan hubungan yang signifikan Hubungan antara self assesment sytem dan kepatuhan wajib pajak berdasarkan hasil data yang diperoleh memiliki pengaruh dan hubungan yang signifikan.
ANALISIS KEWAJIBAN PAJAK DAN ASPEK PEMUNGUTAN PAJAK TERHADAP TRANSAKSI DI ONLINE MARKETPLACE Tri Wahyuni Sukiyaningsih; Ade Nahdiatul Hasanah
Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis Vol 6 No 2 (2021): Kurs : Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/kurs.v6i2.1405

Abstract

This study aims to find out the tax obligations and aspects of tax collection on transactions on the online marketplace according to Government Regulation No. 46 of 2013 and Government Regulation No. 23 of 2018. The research method used in this study is descriptive qualitative research. The object of this research is Businessman X as one of the sellers on the online marketplace. . Businessman X is an entrepreneur in the fashion field, the researcher’s consideration is choosing businessmen X, because businessman x meets the criteria set by the researcher. The data used is primary data. Data collection techniques from this study are observation, interview, document and triangulation. The result of this research analysis is that Businessman X already has an NPWP and reports the annual tax return of Private Person Taxpayers every year, but has not paid SPT Masa Ata his business income. The amount of Final PPh that should be paid by Business X since 2016 - 2020 is Rp. 34.856.105. the calculation is obtained from the amount of Final Income Tax payable according to the tarif provisions of Government Regulation No. 46 of 2013 and Government Regulation No. 23 of 2018 plus administrative sanctions in the form of interest of 2% for 34 months in accordance with the provisions of Law No. 28 of 2007 Article 9 Paragraph (2a). business X does not pay Final Income tax or his business income because he has no knowledge of taxes on online businesses and the appropriateness with the amount of tax to be paid. Not optimal tax receipts on the online marketplace have an impact on the maximum potential state tax receipts Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kewajiban perpajakan dan aspek pemungutan pajak atas transaksi pada online marketplace menurut Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 dan Perturab Pemerintah No 23 tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah Pebisnis X sebagai salah satu penjual pada online marketplace. Pebisnis X adalah pengusaha di bidang fashion, pertimbangan peneliti memilih pebisnis X, karena Pebisnis X memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh peniliti. Data yang dipakai adalah data primer. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumen dan triangulasi. Hasil analisis penelitian ini adalah Pebisnis X telah memiliki NPWP dan melaporkan SPT tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi setiap tahunnya, namun belum membayar SPT Masa Ata penghasilan usahanya. Jumlah PPh Final yang seharusnya dibayar oleh Pebisnis X sejak tahun 2016 – 2020 adalah sebesar Rp. 34.856.105. perhitungan tersebut diperoleh dari jumlah PPh Final terrutang menurut ketentuan tarif Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 dan Peraturan Pemerintah No 23 Tahun 2018 ditambah dengan sanksi adminitrasi berupa bunga sebesar 2% selama 34 bulan sesuai ketentuan Undang-Undangn Nomor 28 tahun 2007 Pasal 9 Ayat (2a). pebisnis X tidak membayarkan PPh Final ata penghasilan usahanya diakrenakan tidak memiliki pengetahuan mengenai pajak atas bisnis online dan kebertan dengan besarab pajak yang harus dibayarkan. Tidak optimalnya penerimaan pajak pada online marketplace berdampak pada tidak maksimalnya potensi penerimaan pajak Negara
Studi Penerapan E-System dan Pelaksanaan Self Assesment System terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Tri Wahyuni Sukiyaningsih
Jurnal Manajemen Vol 17 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36406/jam.v17i01.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan e-System dan pelaksanaan self assesment system terhadap kepatuhan wajib. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai (staf dan dosen) dilingkungan universitas serang raya. Metode pengolahan data menggunakan software Partial Least Square (PLS) sebagai pembeda dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel e-Registration terhadap kepatuhan wajib pajak yang di tunjukan dengan nilai origin sampel estimate sebesar 0,384 dan t-statistik 4.500 (lebih besar dari pada t-tabel ± 1,660). Hubungan antara e-Billing dan kepatuhan wajib pajak, berdasarkan hasil data yang diperoleh memiliki hubungan yang signifikan di tunjukan dengan nilai origin sampel estimate sebesar 0,380 dan t-statistik 4.299 (lebih besar dari pada t-tabel ± 1,660). Sedangkan hubungan antara e-Filling dan kepatuhan wajib pajak di tunjukan dengan nilai origin sampel estimate sebesar 0.610 dan t-statistik 8.070 (lebih besar dari pada t-tabel ± 1,660). Hubungan antara self assesment sytem dan kepatuhan wajib pajak berdasarkan hasil data yang diperoleh memiliki hubungan yang signifikan di tunjukan dengan nilai origin sampel estimate sebesar 0,392 dan t-statistik 5.211 (lebih besar dari pada t-tabel ± 1,660).
Pelatihan Foto Produk dan Tata Buku Sebagai Penunjang Kegiatan Usaha Young Entrepreneur Tri Wahyuni Sukiyaningsih; Novia Indah Lestari; Ade Nahdiatul Hasanah
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 4 No 1 (2022): Edisi Maret
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.518 KB) | DOI: 10.31092/kuat.v4i1.1517

Abstract

Jumlah pengusaha muda di Kota Serang semakin berkembang setiap tahun. Berdasarkan hasil survei, 70% pengusaha muda sudah mahir melakukan bisnis secara online, akan tetapi belum mahir membuat foto produk yang baik sebagai penunjang promosi agar masyarakat tertarik membeli produk yang dipasarkan. Selain itu, pembukuan usaha yang belum tertata juga menjadi faktor kesulitan lain para pelaku usaha muda. Belum banyak yang memberikan pelatihan terkait dengan foto produk kepada para pengusaha muda. Oleh karena itu, diperlukan suatu pelatihan mengenai cara membuat foto produk yang bagus dengan cara sederhana yaitu menggunakan smartphone agar hasil fotonya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mempromosikan produknya. Selain itu, juga diperlukan pelatihan mengenai cara pembukuan sederhana sehingga pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan dengan baik. Metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahap, yaitu: [1] survei dan penyuluhan terkait pemahaman foto produk dan pembukuan terhadap pelaku usaha muda; [2] melakukan pelatihan foto produk serta pelatihan pembukuan sederhana kepada para pelaku usaha; dan [3] evaluasi dengan post test dan pre test kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa pelatihan sangat diminati peserta, peserta dapat memahami penentuan foto produk dan perlakuan pembukuan.
Pelatihan Penyusunan Anggaran Uang Saku sebagai Upaya Financial Freedom Mahasiswa Tri Wahyuni Sukiyaningsih; Ade Nahdiatul Hasanah
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 4 No 2 (2022): Edisi November
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v4i2.1756

Abstract

Topik pengabdian masyarakat ini kami lakukan pada mahasiswa maupun pelajar yang ada di Kota Serang. Topik ini kami pilih karena banyak mahasiswa dan pelajar yang belum terlihat mampu mengatur keuanganya secara berkala dan kemandirian untuk menjadi entrepreneur akan menjadi angan angan semata dikarenakan terbatasnya modal yang dimiliki. Dalam pelatihan ini, kami memberikan konsep awal mengenai pentingnya manajemen keuangan, seperti peranan manajemen keuangan dan ragam penyusunan uang saku mahasiswa dan pelajar yang diperoleh dalam sebuah seminar online. Dari 56 pendaftar seminar terdapat 87% mahasiswa dan 13% pelajar SMK. Para peserta mengikuti kegiatan seminar online sebanyak 2 kali dengan antusias. Terbukti dengan tidak adanya penurunan kehadiran di seminar kedua. Kagiatan selanjutnya adalah mendapatkan angka perkembangan skill peserta seminar dalam menyusun anggaran uang saku melalui bentuk penyusunan yang sesuai dengan kenyaman masing-masing peserta. Perkembangan skill diperoleh melalui pernyataan peserta sebelum pelatihan dan setelah uji coba penyusunan anggaran uang saku.
Peningkatan Keterampilan Industri Rumahan dalam Meningkatkan Kualitas Harga Produk Melalui Pendampingan Literasi Akuntansi Ade Nahdiatul Hasanah; Tri Wahyuni Sukiyaningsih; Nurhaidah Nurhaidah
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 5 No 2 (2023): Edisi November
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v5i2.2219

Abstract

UMKM jenis industri rumahan sangat jauh dari kata standar jika dinilai pada dua komponen, tata kelola dan manajemen keuangannya. Topik ini masih menjadi pilihan pada pengabdi karena banyak industri rumahan yang belum terlihat memahami kedua komponen tersebut. Kami menawarkan konsep peningkatan keterampilan melalui literasi akuntansi. Dilla Sari Bakery kami pilih karena sangat minim SDM dan Kemampuan pembukuan yang masih konvensional. Produktivitas Dilla Sari Bakery saat ini berdasarkan sistem pesanan, dimana dua produk unggulan yaitu roti isi rasa nanas dan kelapa yang dipasarkan berdasarkan pesanan koperasi pabrik terbesar di Kota Serang, dan roti tawar jadul yang biasa dipesan toko panganan di Pasar Rau Kota Serang. Disebut jadul karena roti tawar tersebut tidak mengalami proses pemotongan. Diperoleh hasil yang cukup memuaskan, mengingat SDM yang mampu mengelola pembukuan adalah putri pemilik usaha dan dengan keahlian yang sederhana. Pemahaman akan akuntansi sistem double entry tidak dapat kami tawarkan, karena pengelola hanya mampu pada sistem single entry. Namun dengan terbatasnya kemampuan pengelola, nyatanya mampu menghitung harga pokok produksi pesanan dan menyusun laba kotor. Perhitungan harga pokok produksi pesanan menjadi landasan kualitas harga jual produk, sehingga laba yang dikehendaki akan optimal. Melalui program pengabdian masyarakat, dengan pola penyampaian materi akuntansi dan manajemen keuangan serta pendampingan perhitungan harga pokok produksi metode pesanan didapati Dilla Sari Bakery mengalami peningkatan literasi atau keilmuan dalam mengelola keuangannya, walaupun masih terdapat kendala pada terbatas pada SDM dan manajemen waktu penyusunan keuangan.
Study Action: Peningkatan Literasi Akuntansi Siswa Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran Ade Nahdiatul Hasanah; Tri Wahyuni Sukiyaningsih; Illa Lailatul Agnia; Irfan Rifaldi; Salsadilah Juwita; Siti Alivia Hasanah
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 6 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v6i1.2442

Abstract

Tantangan terbukanya kesempatan lapangan pekerjaan maupun profesi menjadikan jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMKN 1 Waringinkurung mengembangkan keilmuan akuntansi sebagai pendamping kompetensi utamanya yakni administrasi perkantoran. Atas dasar manfaat bahwa mempelajari akuntansi dapat meningkatkan hasanah pengetahuan dan keilmuan keuangan pada salah satu aspek administrasi bisnis, maka lulusan OTKP mampu menggunakan akuntansi untuk kehidupan bisnis sehari-hari. Tujuan PkM ini untuk memberikan keilmuan melalui peningkatan literasi akuntansi bagi siswa OTKP secara menyeluruh. Metode PkM yang digunakan adalah studi aksi melalui pemberian materi penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang dan untuk mengetahui peningkatan pemahaman serta kemampuan dilakukan dengan mengumpulkan pernyataan pretest dan post-test serta penilain hasil laporan keuangan. Sebelum dilakukan pemberian materi, pretest menjelaskan sebanyak 11% dari 36 siswa dan siswi OTKP yang tidak cukup memahami. Berdasarkan hasil pretest tersebut maka dilakukan treatment peningkatan skill akuntansi melalui literasi dan penyusunan laporan keuangan. Dari kegiatan PkM tersebut berhasil meningkatkan pemahaman sebanyak 66% dari 36 siswa dan siswi OTKP setelah dilakukan literasi teori akuntansi dan praktis.