Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pemerintah Indonesia dalam Penanganan COVID-19 pada Majalah TEMPO Edisi Maret-Juli 2020 Fadjarini Sulistyowati
Jurnal Riset Komunikasi Vol 4 No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v4i2.326

Abstract

In anticipating COVID-19 pandemic, policies directed by the government needs to be communicated to the people with clarity and transparency. Unplanned communications will lead to consequences in the public sector. Public communication that is not planned carefully will cause panic and distrust in society.. In the beginning of Covid-19 pandemic, the government must construct precise coomunication strategies in order to convey structured policies and information to society. Communication strategies includes the contents of the messages that are going to be conveyed in order to provide clarities regarding government’s policies to address Covid-19 pandemic. The media works as a tool to convey messages from the government to the society by constructing government’s communication strategies in addressing covid-19 using the news. Media can create perceptions withing society in regards to the news. This research is being done to understand the frame of Tempo Magazine in government’s communication strategies to handle COVID-19 pandemic. Analysis technique using analysis by Entmann. News collection is being done from early March to late July 2020. News related to the government’s communication strategies to handle COVID-19 pandemic are being selected. Results show that government is not ready yet to implement accurate communication strategies in handling COVID-19, from the early COVID-19 pandemic, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) to the new normal era. Tempo magazine can provide control towards policies that are relevant to government’s communication strategies in dealing with Covid-19
Organisasi Profesi Jurnalis dan Kode Etik Jurnalistik Fadjarini Sulistyowati
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol. 3 No. 2 (2006)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.706 KB) | DOI: 10.24002/jik.v3i2.234

Abstract

Abstract: If managed professionally, the function of the press will be maximum. A professionalism press will always keep the quality of the news, and this is depend on the capability of the journalist. A good journalist upholds the quality of the news and used it as an indicator whether the press function works well or not. It is because a good journalist will be very obedience to the application of the ethics code of his profession. To keep the journalistic code of ethics works, it is necessary to have a journalist organization. This organization of journalist profession to increase the press professionalism to the commitment to control the journalistic code of ethics.
Pelembagaan Partisipasi Masyarakat sebagai Upaya Implementasi Sistem Informasi Desa Fadjarini Sulistyowati; MC Candra Rusmala Dibyorini; B Harisaptaning Tyas
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2017): Januari 2017
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.845 KB)

Abstract

Gotong Royong sebagai Wujud Perilaku Prososial dalam Mendorong Keberdayaan Masyarakat Melawan Covid-19 Fadjarini Sulistyowati
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 1 No 1 (2021): Pemberdayaan Masyarakat Desa (Juni 2021)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.237 KB) | DOI: 10.47431/jmd.v1i1.124

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Indonesia termasuk ke dalam kelompok berisiko tinggi terinfeksi Covid-19. Proses deteksi penyebaran Covid-19 di Indonesia diprediksi kurang efektif karena masih kurang masifnya tes PCR dan kurang disiplinnya masyarakat dalam mematuhi kebijakan protokol kesehatan. Di samping itu, kebijakan pemerintah yang tarik ulur antara fokus ke penanganan kesehatan atau pertumbuhan ekonomi mengakibatkan tidak adanya kejelasan pengambilan kebijakan untuk penanggulangan Covid-19. Namun, di sisi lain masyarakat memiliki modal sosial yakni budaya gotong royong. Artikel ini membahas budaya gotong royong dalam mendorong keberdayaan masyarakat melawan Covid-19. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan dengan jenis penelitian deskriptif analisis melalui data sekunder. Hasil analisis menunjukkan solidaritas masyarakat cepat bergerak, bahkan lebih cepat daripada kebijakan dari pemerintah. Budaya gotong royong yang merupakan wujud perilaku prososial merupakan modal sosial masyarakat Indonesia. Inisiatif dan semangat membantu sesama menjadi kekuatan yang cukup besar untuk memberdayakan masyarakat dalam melawan Covid19.
PERAN LITERASI DIGITAL REMAJA DALAM MENGHADAPI PENYEBARAN BERITA HOAKS Rico, Ewaldus Rico Oktavian; FADJARINI SULISTYOWATI
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 3 No 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v3i1.401

Abstract

Remaja disebut generasi internet dengan ciri-ciri selalu terikat dengan penggunaan teknologi digital dalam kehidupannya, hal ini cenderung menjadikan mereka sebagai pengguna aktif, selain remaja sangat rentan menjadi pelaku penyebaran hoaks atau berita bohong di internet. Peran literasi digital menjadi penting guna menghadapi atau mengantisipasi penyebaran berita hoaks yang beredar bebas di internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan literasi digital sebagai salah satu cara dalam menangkal penyebaran berita hoaks.   M.etode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan sampling purposif, narasumber berjumlah 9 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi digital siswa di SMP Negeri 1 Nanga Ketungau dilaksanakan dalam pembelajaran di kelas.  Literasi digital ini berperan penting dalam meningkatkan pemahaman remaja bila memanfaatkan media digital terutama media sosial haruslah secara cerdas dan bijak. Kepandaian dalam menggunakan media sosial harus diimbangi dengan upaya menyaring informasi secara cermat dan kritis. Kemampuan literasi digital dalam menggunakan media sosial adalah hal yang sangat penting agar dapat merespon peredaran berita hoaks dengan bijak dan sebagai upaya agar terhindar dari pengaruh buruk berita hoaks. Pembelajaran literasi digital di sekolah memiliki beran dalam meningkatkan kemampuan dan pemahaman mengenai literasi digital.