Stevanus Hadi Darmadji
Universitas Surabaya

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KUALITAS KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI DI INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA PERIODE 2009-2011 Veres, Mariska; Darmadji, Stevanus Hadi; Sutanto, Aurelia Carina
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konservatisme merupakan prinsip pengakuan dan pengukuran laba yang dilakukan dengan hati-hati. Good Corporate governance mewajibkan dilakukannya pengungkapan (disclosure) secara akurat, tepat waktu, transparan terhadap semua  informasi perusahaan. Demi mempertahankan kualitas kantor akuntan publik maka badan tersebut berusaha mempertahankan kliennya dengan cara dihasilkannya laporan keuangan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan mekanisme good corporate governance dan kualitas kantor akuntan publik terhadap konservatisme akuntansi. Sampel yang digunakan berupa seluruh perusahaan perbankan di Indonesia periode 2009-2011 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 88 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara good corporate governance dan kualitas kantor akuntan publik dengan konservatisme akuntansi.
PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KATOLIK ST. VINCENTIUS A PAULO DI SURABAYA Sutinah, Agnes; Darmadji, Stevanus Hadi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,  terkait dengan bidang keuangan adalah menyusun laporan keuangan tepat waktu, transparan dan akuntabel sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hal  ini membawa konsekuensi akan kebutuhan sistem akuntansi yang handal bagi pengelolaan keuangan sekolah tinggi. Sistem akuntansi menjadi kebutuhan bagi sekolah tinggi untuk memudahkan pengelolaan keuangan. “Accounting system is the medhods and procedures for collecting, classifying, summarizing and reporting a bussiness’s financial and operating information” (Reeve  James at all, 2012, hal 230). Aktivitas siklus pendapatan yang terdapat pada STIKES dimulai dari penerimaan kas dari pembayaran uang pendidikan mahasiswa melalui manual prosedure akuntansi dilakukan tahap pencatatan, tahap  pengikhtisaran dan tahap pelaporan.  Perancangan sistem akuntansi siklus pendapatan pada STIKES dengan metode pengembangan sistem akuntansi melalui tahap system analisis, system design dan system implemention (Mulyadi, 2001). Pengendalian internal merupakan hal yang mendasar dalam sistem akuntansi guna melindungi aset perusahaan dari kesalahan atau penyalahgunaan, untuk menyakinkan bahwa informasi yang disajikan dapat diandalkan dan akurat, memperbaiki sistem pencatatan akuntansi
HUBUNGAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT TERHADAP PENYAMPAIAN PELAPORAN KEUANGAN TAHUNAN PERUSAHAAN PUBLIK SEKTOR MANUFAKTUR TAHUN 2011 Kwayanti, Devy; Darmadji, Stevanus Hadi; Sutanto, Aurelia Carina
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan efektivitas komite audit terhadap penyampaian pelaporan keuangan tahunan perusahaan, di mana penyampaian pelaporan keuangan tahunan tersebut diproxykan dengan Financial Reporting Lead Time atau jangka waktu pelaporan keuangan (FRLT) yaitu jumlah hari antara akhir tahun buku laporan keuangan perusahaan hingga hari di mana perusahaan mempublikasikan laporan keuangannya di website Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan sampel 107 perusahaan dari seluruh perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011. Penelitian ini menggunakan Financial Reporting Lead Time atau jangka waktu pelaporan keuangan (FRLT) sebagai variabel dependen, untuk melihat jumlah hari antara akhir tahun buku laporan keuangan perusahaan hingga hari di mana perusahaan mempublikasikan laporan keuangannya di website Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah efektivitas komite audit, yang akan diukur dengan Total Skor Efektivitas Komite Audit dengan menggunakan variabel dummy berdasarkan kerangka efektivitas komite audit mengacu pada De Zoort, et. al. (2002) dalam Ika dan Ghazali (2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komite audit berhubungan negatif signifikan terhadap jangka waktu pelaporan keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin efektif komite audit maka akan mengurangi jangka waktu (lead time) pelaporan keuangan.
PERANAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BIDANG LINGKUNGAN DALAM MENUNJANG PEROLEHAN PROGRAM PENILAIAN PERINGKAT KINERJA PERUSAHAAN (PROPER) PT. SURYA KERTAS Kirana, Intan; Darmadji, Stevanus Hadi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Corporate Social Responsibility (CSR) khususnya bidang lingkungan dalam menunjang perolehan PROPER PT. Surya Kertas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode basic research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan CSR diperlukan komitmen pimpinan perusahaan dan dukungan pihak eksternal agar program CSR dapat berjalan secara terus menerus. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa PROPER berperan sebagai tools bagi perusahaan karena perusahaan harus bertindak sesuai ketentuan sertifikasi. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa program CSR Bidang Lingkungan PT. Surya Kertas masih kurang  mendukung PT. Surya Kertas dalam memperoleh PROPER hijau atau emas. Namun, walaupun belum mengarah pada PROPER Hijau atau Emas, program CSR Bidang Lingkungan sudah turut berperan dalam menunjang perolehan PROPER Biru PT. Surya Kertas. Karena program CSR sudah dirancang untuk dapat mencegah atau meminimalisir dampak lingkungan yang ditimbulkan perusahaan. Penelitian ini juga menambahkan hasil bahwa perolehan PROPER mampu untuk menunjukkan kondisi keberlangsungan usaha (sustainability) melalui insentif dan disinsentif reputasi dari peringkat PROPER yang diperoleh.
HUBUNGAN ANTARA CORPORATE SOCIAL PERFORMANCE (CSP) DAN CORPORATE FINANCIAL PERFORMANCE (CFP) PADA SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2012 Wibisono, Melisa; Darmadji, Stevanus Hadi; Sutanto, Aurelia Carina
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara Corporate Social Performance (CSP) dan Corporate Financial Performance (CFP), lebih tepatnya yaitu ingin membuktikan apakah CSP berpengaruh signifikan terhadap CFP ataukah sebaliknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode regresi berganda. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan pada sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010 sampai 2012. Ada dua model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Interactive Model dan Lead-Lag Model. CSP diukur dengan menggunakan weighted approach, sedangkan CFP diukur dengan menggunakan adjusted rate of return on equity (AROE). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa CSP tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap CFP namun justru yang mempengaruhi adalah CFP periode lalu, begitu pula sebaliknya, CFP juga tidak berpengaruh signifikan terhadap CSP namun justru yang mempengaruhi adalah CSP periode lalu. Dari hasil uji koefisien korelasi, menunjukkan bahwa CSP periode lalu ternyata memiliki hubungan negatif dengan CFP periode ini meskipun tidak secara signifikan. Dilihat dari variabel kontrolnya, ukuran perusahaan dan risiko perusahaan tidak berpengaruh signifikan pada CSP dan CFP.
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA SEKTOR NON KEUANGAN DAN NON BUMN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010, 2011, DAN 2012 Mawandira, Sasi Ika; Darmadji, Stevanus Hadi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat manakah diantara profitabilitas, likuditas, solvabilitas, ukuran perusahaan, dan jenis industri yang memiliki pengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility (CSR). Sebab hal tersebut dapat menunjukkan apakah perusahaan beroperasi tidak hanya berfokus untuk mendapatkan keuntungan serta menarik investor maupun kreditor untuk menanamkan modalnya, tetapi juga berfokus pada kepentingan stakeholder lainnya, seperti masyarakat, lingkungan, dll. Selain itu, penelitian ini juga dapat memberikan gambaran bagaimana pengungkapan CSR perusahaan di Indonesia baik per sektor maupun per tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif dengan metode causal study karena tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh karakteristik  perusahaan terhadap pengungkapan CSR. Sampel yang digunakan yaitu sektor industri non keuangan dan non BUMN tahun 2010, 2011, dan 2012. Sedangkan, teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 357 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA, CRT, dan DTA tidak berpengaruhsignifikan terhadap pengungkapan CSR. Besar kecilnya rasio-rasio tersebut tidak mempengaruhi pengungkapan CSR sektor industri di Indonesia. Sedangkan, SIZE dan Jenis Industri menunjukkan hubungan positif signifikan terhadappengungkapan CSR. Hal tersebut menunjukkan semakin besar ukuran perusahaan, maka semakin luas informasi tentang CSR. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia memiliki pengungkapan CSR yang berbeda-beda baik antar sektor maupun antar tahun pengungkapan CSR.