Rosdianah Rosdianah
Program Studi DIV Kebidanan, Universitas Megarezky Makassar, Sulawesi Selatan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Metode Kanguru Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Ujung Loe Bulukumba Irmawati Saddullah; Rosdianah Rosdianah; Andi Baharuddin
Jurnal Promotif Preventif Vol 4 No 2 (2022): Februari 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v4i2.346

Abstract

Masa neonatal adalah masa sejak lahir sampai dengan 4 minggu (24 hari) sesudah kelahiran bayi adalah anak yang belum lama lahir, bayi baru lahir adalah bayi yang lahir dari kehamilan 37 minggu – 42 minggu dan berat badan lahir 2.500 – 4000 gram. Metode kangguru adalah metode perawatan dini dengan sentuhan kulit antara ibu dan bayi baru lahir dalam posisi kangguru. Manfaat perawtan metoe kangguru (PMK) dapat meningkatkan berat badan pada bayi karena pada tubuh ibu dapat memberi kehangatan pada bayi secara terus menerus dengan cara kontak antara kulit ibu dan bayinya sehingga bayi merasa nyaman dan mudah menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas Metode Kangguru Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Ujung Loe Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasy experiment dengan pendekatan pretest posttest with control design. Teknik sampling yaitu dengan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Berdasarkan hasil distribusi frekwensi menunjukkan bahwa bayi baru lahir yang dilakukan metode kanguru mengalami peningkatan berat badan berjumlah 41 (93,2%) responden, sedangkan bayi yang tidak melakukan metode kanguru tidak mengalami peningkatan berat badan berjumlah 3 (6,8%) responden. Hasil uji statistic menunjukkan nilai p = 0,000 < 0,05. Metode Kangguru efektif dalam meningkatkan berat badan pada bayi baru lahir di Puskesmas Ujung Loe Kabupaten Bulukumba
PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KATUK TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI Rosdianah Rosdianah; Irmawati S
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i2.3585

Abstract

GIVING KATUK LEAF EXTRACT AGAINST THE SMOOTHNESS OF BREAST MILK IN NURSING MOTHERS Background: Exclusive breast milk coverage in Indonesia is only 38%, has not reached the expected figure of 80%. The low coverage of Exclusive breast milk is influenced by the cessation of breastfeeding for infants due to the lack of breast milk production. One of the efforts that can be done to launch the production of breast milk is by consuming katuk leaf extract.Purpose: Knowing the effect of katuk leaf extract on the smoothness of breast milk in nursing mothers who have babies aged 0-6 months in the Working Area of the Kassi-Kassi Health Center in Makassar City in 2020.Methods: This type of research uses Quasi-experiments with the design of Non-Equivalent Control Group Design. The number of samples of 30 people divided into two groups, namely control and intervention, based on inclusion and exclusion criteria that have been determined. The intervention group was given katuk leaf extract at a dose of 2x200 mg for 15 days and will be seen the effect on day 15 while the control group is not given intervention. Data analysis used in research is univariate analysis with independent t-test.Result: Based on independent sample t-test results, obtained p-value 0.009<α (0.05), then H0 rejected and Ha received. This indicates that katuk leaf extract has an influence on the production of breast milk.Conclusion: There is an effect of katuk leaf extract on the smoothness of breast milk in mothers who have babies aged 0-6 months. So that katuk leaf extract can be recommended for mothers who have problems in breastfeeding. In the selection of safe katuk leaf extract should pay attention to the side effects of the drug and have permission from the Food and Drug Administration (BPOM).Suggestion It is hoped that health workers will conduct socialization in the community about the effectiveness of katuk leaf simplicia on breast milk production in infants. Health workers need to monitor the accuracy of the dose / dose, the timeliness of use, the accuracy of how to use it, and the accuracy of choosing ingredients correctly. So as to produce traditional medicine in the form of katuk leaf simplicia. Keywords: Katuk Leaf Extract, Breastfeeding Mother, Smooth breast milk ABSTRAK Latar Belakang: Cakupan ASI Eksklusif di Indonesia hanya sebesar 38%, belum mencapai angka yang diharapkan yaitu 80%. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif dipengaruhi oleh adanya penghentian pemberian ASI bagi bayi dengan alasan karena produksi ASI yang masih kurang. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk melancarkan produksi ASI yaitu dengan mengkonsumsi ekstrak daun katuk.Tujaun: Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2020.Metode: Jenis penelitian menggunakan Quasi eksperimen dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Jumlah sampel sebanyak 30 orang yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu control dan intervensi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kelompok intervensi diberikan ekstrak daun katuk dengan dosis 2x200 mg selama 15 hari dan akan dilihat efek pada hari ke 15 sedangkan untuk kelompok control tidak diberikan intervensi. Analisis data yaitu analisis univariat menggunakan uji independent t-test.Hasil: Berdasarkan hasil uji independent sample t test didapatkan nilai p-value 0,009<α (0,05), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk memberikan pengaruh terhadap pengeluaran Air Susu Ibu.Simpulan: Ada pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap kelancaran ASI pada ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan. Sehingga ekstrak daun katuk dapat direkomendasikan bagi ibu yang memiliki kendala dalam menyusui. Dalam pemilihan ekstrak daun katuk yang aman harus memperhatikan efek samping dari obat dan telah memiliki ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).Saran Diharapkan kepada petugas kesehatan agar melakukan sosialisasi di masyarakat tentang efektifitas simplisia daun katuk terhadap produksi ASI pada bayi. Tenaga kesehatan perlu mengawasi ketepatan takaran/dosis, ketepatan waktu penggunaan, ketepatan cara penggunaan, dan ketepatan pemilihan bahan secara benar. Sehingga menghasilkan obat tradisional berupa simplisia daun katuk. Kata Kunci : Ekstrak Daun Katuk, Ibu Menyusui, Kelancaran ASI
EFEKTIVITAS BUAH PISANG TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DIASTOL PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BARUGA KECAMATAN PAJUKUKANG KABUPATEN BANTAENG Rosdianah Rosdianah; Irmawati Sadullah
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 11 No. 01 (2023): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v11i01.463

Abstract

Hypertension in pregnancy is 5-15% of pregnancy complications and is one of the three highest causes of maternal mortality and morbidity. Bananas have a high potassium content which can help reduce and lower blood pressure. pre-experimental method, in this study using non-probability sampling using the one group pre-test post-test design. The sample in this study were 15 people with a purposive sampling technique. Data were collected using observation sheets and analyzed using a paired T statistical test (Payred Sample Test) with a short significance p(α) = 0.05. The results of the analysis showed that bananas were effective in reducing blood pressure in pregnant women with a value of p = 0.000. Because the value of p = 0.000 <0.05 this means that Ho is rejected and Ha is accepted. Thus there is an effect of giving bananas on reducing diastolic blood pressure in pregnant women. It can be concluded that giving bananas is effective in reducing diastolic blood pressure in pregnant women and can be used as an alternative to overcome the occurrence of hypertension in pregnancy