Johan Alan Darmasaputra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fasilitas Eduwisata Seni Batik di Yogyakarta Darmasaputra, Johan Alan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Proyek ini merupakan fasilitas yang dapat memberikan pendidikan atau pengetahuan dan bersenang-senang mengenai budaya seni batik Yogyakarta. Latar belakang lahirnya gagasan proyek ini adalah kurangnya generasi muda belajar membatik sehingga ketinggalan mengikuti kebudayaan tersebut. Oleh karena itu, sebagai sebuah fasilitas eduwisata, proyek ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk melestarikan dan mencintai kebudayaan seni batik.Pendekatan yang diambil adalah segitiga semiotika dimana perancangan yang saling berhubungan dengan konsep dan mempunyai arti atau makna tentang batik pada bangunan tersebut. Konsep desain yang digunakan adalah ―Proses membatik‖ dimana ada keluwesan dan mengartikan masing-masing lalu mengaplikasikan ke dalam rancangan desainnya. Pendalaman desain difokuskan pada karakter ruang museum. 
Fasilitas Eduwisata Seni Batik di Yogyakarta Johan Alan Darmasaputra
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1004.408 KB)

Abstract

 Proyek ini merupakan fasilitas yang dapat memberikan pendidikan atau pengetahuan dan bersenang-senang mengenai budaya seni batik Yogyakarta. Latar belakang lahirnya gagasan proyek ini adalah kurangnya generasi muda belajar membatik sehingga ketinggalan mengikuti kebudayaan tersebut. Oleh karena itu, sebagai sebuah fasilitas eduwisata, proyek ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk melestarikan dan mencintai kebudayaan seni batik.Pendekatan yang diambil adalah segitiga semiotika dimana perancangan yang saling berhubungan dengan konsep dan mempunyai arti atau makna tentang batik pada bangunan tersebut. Konsep desain yang digunakan adalah ―Proses membatik‖ dimana ada keluwesan dan mengartikan masing-masing lalu mengaplikasikan ke dalam rancangan desainnya. Pendalaman desain difokuskan pada karakter ruang museum.