Rosidin Syamsudin
Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kalibrasi Peralatan Navigasi Penerbangan Dalam Mengantisipasi Keselamatan Penerbangan Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 36, No 3 (2010)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7067.519 KB) | DOI: 10.25104/wa.v36i3.90.262-277

Abstract

Flight safety is a major factor that needs attention not only from the government as a regulator but the organizers airport as infrastructure providers, and airlines as the airport service users.Facilities/ flights operated navigation equipment at the airport for flight navigation services shall be calibrated periodically to keep it operating feasibility (accurate). Facilities / aviation navigation equipment consists of telecommunications facilities, aviation, aeronautical information facilities and amenities aviation meteorological information.
Pengkajian Kriteria Pemeriksaan Barang Bawaan di Bandar Udara Sepinggan-Balikpapan Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 38, No 3 (2012)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.895 KB) | DOI: 10.25104/wa.v38i3.198.282-299

Abstract

Every passenger of airplane must possess a ticket and must pass through the screening process by the security personnel in an airport both physically and using the screening devices. The screening process may be conducted by using special devices and physical inspection randomly. Cabin baggage or passengers’ belongings taken to the cabin are not allowed to contain hazardous objects that can endanger the flight itself.This study is aimed at creating a concept of baggage criteria. From the data analysis result, it can be concluded that the screening process is conducted in appropriate procedure. On the other hand, it needs to create a concept for baggage criteria such as passengers are only allowed to bring 1 (one) hand bag to cabin.Personel keamanan merupakan salah satu personel penerbangan yang bertugas untuk melakukan pengamanan dalam aktifitas penerbangan. Kualitas kinerja personel keamanan tentu mempengaruhi kualitas keamanan di bandar udara. Bandara Hang Nadim Batam merupakan salah satu bandara yang berada di perbatasan Negara Indonesia. Hal ini memacu pengelola bandar udara untuk meningkatkan kualitas kinerja personel keamanan yang baik. Pengkajian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja personel keamanan di Bandara Hang Nadim. Faktor-faktor yang terbentuk dapat dijadikan sebagai acuan dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan kinerja personel keamanan. Metode yang digunakan dalam pengkajian adalah analisis faktor. Pengkajian ini menggunakan data persepsi personel keamanan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan secara umum. Berdasarkan hasil kajian, ada 5 faktor utama yang mempengaruhi kinerja personel keamanan yaitu : (1) kebijakan pimpinan dalam mengayomi personel keamanan, (2) kerjasama dan kekompakan antar personel keamanan, (3) pendidikan, penghasilan dan penghargaan, (4) peraturan kerja atau sanksi disiplin, dan (5) tingkat kesulitan pekerjaan.
Pelayanan Bagasi di Bandar Udara Syamsudin Noor - Banjarmasin Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 34, No 1 (2008)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10293.953 KB) | DOI: 10.25104/wa.v34i1.52.19-36

Abstract

Bandar udara sebagai transportasi udara pintu gerbang kegiatan perekonomian nasional dan internasional, serta tempat alih moda transportasi. Dalam kegiatan operasinya terjadi berbagai interaksi antar komponen utama yaitu penyelenggara bandara, operator penerbangan, dan pengguna jasa. Interaksi ketiga komponen tersebut menjadikan berbagai sub sistem bandara yang mempunyai karakeristik dan peran masing-masing dalam membentuk sistem bandara. Penyelenggaraan bandara menyediakan fasilitas untuk pelayanan pesawat udara (aircraft), penumpang (passenger) dan barang (cargo). Salah satu kegiatan pelayanan yang ada di bandar udara adalah penanganan barang bawaan (bagasi) yang dibawa oleh penumpang. Ada dua macam barang bawaan (bagasi) yang dibawa oleh penumpang angkutan udara, yaitu bagasi tercatat (checked baggage) adalah barang bawaan penumpang yang diserahkan oleh penumpang pada waktu check-in kepada operator pesawat udara untuk diangkut dengan pesawat udara yang sama, dan bagasi tidak tercatat (unchecked baggage) dalah barang bawaan yang dibawa oleh penumpang ke dalam kabin pesawat udara berada dalam pengawasan dan tangung jawab penumpang sendiri.
Evaluasi Pelayanan Peralatan Keselamatan Penerbangan, Bandar Udara Achmad Yani- Semarang Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 33, No 1 (2007)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7535.955 KB) | DOI: 10.25104/wa.v33i1.43.114-132

Abstract

Keberadaan bandar udara menjadi sangat penting mengingat bandar udara yang memberikan pelayanan lalu lintas udara (air traffic services) dalam memandu pesawat udara untuk tinggal landas (take-off), terbang melintas (en-route), atau mendarat (landing) di kawasan bandar udara atau ruang udara yang  dilayaninya. Pelayanan pemanduan lalu lintas udara yang diberikan tersebut dalam bentuk informasi penerbangan untuk mempelancar keteraturan lalu lintas udara di kawasan bandar udara atau ruang udara yang dilayaninya agar penerbangan berjalan aman dan selamat, serta tidak terjadi tabrakan antar pesawat udara, atau antara peeawat udara dengan halangan (obstacle) yang ada.
Pengkajian Pengamanan Bandara Frans Kaisepo-Biak Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 35, No 1 (2009)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2239.99 KB) | DOI: 10.25104/wa.v35i1.67.43-66

Abstract

Air transportation services, security and flight safety is the main factor. Various efforts made to continually improve the level of security and safety of the flight, the good with the upgrade facilities, repair and operational management capacity building resources, human beings. International Civil Aviation Organization (ICAO) in Annex 17 Of the Security-Safeguarding International Civil Aviation Against Acts of Unlawful Interference requires that each number country is obliged to create a procedure and an action brought to prevent weapons or dangerous materials in civil aircraft.As explain standard of the above, then set the various systems and procedures of implementation in every airport and every company in the air transportation. The security of the flight center of gravity is related to passenger and goods that will leave / and transported aircraft.
Kajian Keamanan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II-Palembang Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 37, No 4 (2011)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7600.715 KB) | DOI: 10.25104/wa.v37i4.214.358-382

Abstract

An airport security from unlawful recruitment must start from the(acceptance) airport security personnel with the support of airport security equipment, as well as its security systems and procedures. Supervision of an airport security needs to be done since the area is not a public area where everyone is free to exit and enter without having to show identity card (Airport PAS), as well as passenger ticket. Furthermore, more stringent security controls imposed on the land side area airports (land side) up into the air side.
Pengkajian Pelaksanaan dan Pengembangan Kapasitas Pengolahan Limbah Padat Dan Limbah Cair Di Bandara Sultan Thaha-Jambi Yuke Sri Rizki; Rosidin Syamsudin
WARTA ARDHIA Vol 40, No 3 (2014)
Publisher : Research and Development Agency of The Ministry of Transportation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.679 KB) | DOI: 10.25104/wa.v40i3.131.189-202

Abstract

Assessment of the implementation and development of the processing capacity of solid waste and liquid waste in an airport provides an overview of wastewater treatment systems generated from airport operations. This study takes a case study at Sultan Taha Jambi as airports are managed by PT Angkasa Pura II (Persero) that each year the relative increase in the number of aircraft movements, passenger, baggage and cargo transport. This study uses qualitative descriptive method and forecasting. The results of the analysis in the form of recommendations and the action carried out by the organizers of the airport is the expansion of the TPS (Disposal meantime), completing the construction of the WWTP (Waste Water Treatment Plant), and to separate waste into organic and non-organic at polling locations.Pengkajian tentang pelaksanaan dan pengembangan kapasitas pengolahan limbah padat dan limbah cair di bandar udara memberikan gambaran tentang sistem pengolahan limbah yang dihasilkan dari pengoperasian bandar udara.Pengkajian ini mengambil studi kasus di Bandara Sultan Thaha-Jambi sebagai bandar udara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) yang setiap tahun relatif mengalami peningkatan dalam jumlah pergerakan pesawat, penumpang, bagasi dan angkutan kargonya.Pengkajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan peramalan.Hasil analisis berupa rekomendasi dan program aksi yang dilaksanakan oleh penyelenggara bandar udara yaitu perluasan TPS (Tempat Pembuangan Sementara), menyelesaikan pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan melakukan pemisahan sampah menjadi sampah organik dan non-organik di lokasi TPS.