Muslimah Muslimah
IAI BUNGA BANGSA CIREBON

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Komunikasi Seksual dalam Keluarga dengan Kecenderungan Perilaku Homoseksual Pada Santri Rizqi Isnaeni Fajri; Muslimah Muslimah
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 1 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i1.81

Abstract

Nowadays the tendency of homosexual behaviour is more and more widespread, one of them is in Islamic boarding school. The tendency of homosexual behaviour in students has different characters in general, because they have a fluid nature, which sometimes appears and disappears in other times. Sexual communication in the family becomes important to be delivered to children, as family is the first environment that provides information about life. This study aims to examine the relationship between sexual communication in families and the tendency of homosexual behaviour in students. The research used quantitative method. The population of this study is Madrasah Aliyah Boarding School students, with the islamic boarding schools elected by random method from 12 schools and 3 schools was chosen to be the research sites, with total sample of 170 students. The research instrument uses the tendency of homosexual behavior scale, sexual communication in the family scale, which has been tested for its validation and reliability. Data analysis used multiple regression analysis with the help of SPSS 20.0 program. Based on this study there is a significant negative correlation between sexual communication in the family and the tendency of homosexual behavior in students, with a r_xy value of 0.005. From this study it can be concluded that the better sexual communication in the family is delivered the less the tendency for homosexual behavior occurs. Keywords: Sexual Communication in the Family; Trends in Homosexual Behavior; Students. Abstrak Dewasa ini kecenderungan perilaku homoseksual semakin marak, salah satunya di pondok pesantren. Kecenderungan perilaku homoseksual pada santri memiliki karakter yang berbeda pada umumnya, karena mereka memiliki sifat yang cair (fluid) yaitu kadang muncul, kadang hilang. Komunikasi seksual dalam keluarga menjadi penting yang harus diberikan pada anak, karena lingkungan pertama yang memberikan informasi tentang kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan komunikasi seksual dalam keluarga dengan kecenderungan perilaku homoseksual pada santri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah santri yang berada pada jenjang pendidikan Madrasah Aliyah pondok pesantren, pemilihn pondok pesantren dengan cara random dari 12 pondok pesantren lalu didapatkan 3 pondok pesantren untuk dijadikan tempat penelitian, dengan jumlah sampel sebanyak 170 santri. Instrumen penelitian menggunakan skala kecenderungan perilaku homoseksual, komunikasi seksual dalam keluarga, yang sudah dilakukan validasi dan reliabilitas. Teknik analisa data menggunakan analisis regresi ganda dengan bantuan program SPSS 20.0. Berdasarkan pada penelitian ini terdapat hubungan nilai negatif yang signifikan antara komunikasi seksual dalam keluarga dengan kecenderungan perilaku homoseksual pada santri, dengan nilai sebesar 0,005. Sehingga dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa komunikasi seksual dalam keluarga semakin baik diberikan maka akan mengurangi kecenderungan perilaku homoseksual. Kata kunci: Komunikasi Seksual dalam Keluarga; Kecenderungan Perilaku Homoseksual; Santri.
Efektivitas Konseling Kelompok Realita untuk Meningkatkan Regulasi Diri Santri Muslimah Muslimah
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 1 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i1.78

Abstract

This study aims to determine the self-regulation of students of tahfidz and examine the effectiveness of group counseling on the improvement of self-regulation of students of tahfidz at the Ali Maksum foundation in the Krapyak boarding school. This research is an experimental study, with the determination of research subjects using purposive sampling based on self-regulation scale scores with a low category of ten female students, divided into two groups, namely 5 (five) students as an experimental group and 5 (five) students as a group control. Data analysis using the Mann Whitney & Wilcoxon test. Data collection using Self Regulatory Scale, Observation, Questionnaire, and Interview. The results showed that self-regulation before being given treatment was seen from intra-personal namely students of Tahfidz had not been able to make planning goals, decreased motivation, lack of discipline, disturbed mood due to factors delaying work, feeling lazy, feeling bored and bored. Interpersonal self-regulation is that the students of Tahfidz have a good relationship with friends, family and teachers in the boarding school. The meta-personal self-regulation that is santri tahfidz is able to straighten the intention to memorize the Koran solely to worship God. The self-regulation of students of tahfidz after being given treatment has changed. This can be seen from the students of Tahfidz who are able to make planning goals, motivation is increasing, more focused in achieving goals, more disciplined in carrying out activities, and getting accustomed to the condition of the boarding school environment. Reality group counseling is effective for improving students' self-regulation tahfidz the Ali Maksum foundation of the Krapyak boarding school. This can be seen in the non-parametric statistical calculation output Wilcoxon test with Asymp Sig results (2-tailed) = 0.039 <0.05 and Z-2.060a, meaning that the self-regulation score has increased after being given treatment. Meanwhile in the control group there was no significant increase between pre-test and post-test scores in self-regulation. This can be seen in the out-put statistical calculations with the results of Asymp Sig. (2-tailed) = 0.853> 0.05. Keywords: Reality Group Counseling; Self Regulation ; Santri Tahfidz. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi diri santri tahfidz dan menguji efektivitas konseling kelompok realita terhadap peningkatan regulasi diri santri tahfidz di yayasan Ali Maksum pondok pesantren Krapyak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan penentuan subjek penelitian menggunakan purposive sampling berdasarkan skor skala regulasi diri dengan kategori rendah sejumlah sepuluh orang santri puteri, terbagi menjadi dua kelompok yaitu 5 (lima) orang santri sebagai kelompok eksperimen dan 5 (lima) orang santri sebagai kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney & Wilcoxon. Pengumpulan data dengan menggunakan Skala Regulasi Diri, Observasi, Angket, dan Interview. Hasil penelitian menunjukkan regulasi diri sebelum diberikan treatment dilihat dari intra-personal yaitu santri tahfidz belum mampu membuat perencaanaan tujuan, motivasi menurun, kurang disiplin, suasana hati terganggu akibat faktor menunda-nunda pekerjaan, rasa malas, merasa jenuh dan bosan. Regulasi diri interpersonal yaitu para santri tahfidz ini mempunyai hubungan yang baik dengan teman, keluarga dan guru yang ada di pondok pesantren. Regulasi diri meta-personal yaitu santri tahfidz mampu meluruskan niat menghafal Al-Quran semata-mata untuk beribadah kepada Allah. Regulasi diri santri tahfidz setelah diberikan treatment mengalami perubahan. Hal ini bisa terlihat dari santri tahfidz yang mampu membuat perencanaan tujuan, motivasi semakin meningkat, lebih fokus dalam mencapai tujuan, lebih disiplin dalam menjalani kegiatan, dan mulai terbiasa dengan kondisi lingkungan pondok pesantren. Konseling kelompok realita efektif untuk meningkatkan regulasi diri santri tahfidz yayasan Ali Maksum pondok pesantren Krapyak. Hal tersebut dapat dilihat pada out-put perhitungan statistik nonparametrik uji Wilcoxon dengan hasil Asymp Sig.(2-tailed) = 0,039 < 0,05 dan Z -2.060a, artinya bahwa skor regulasi diri mengalami peningkatan setelah diberikan treatment. Sementara itu pada kelompok kontrol tidak ada peningkatan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test dalam regulasi diri. Hal tersebut dapat dilihat pada out-put perhitungan statistik dengan hasil Asymp Sig.(2-tailed) = 0,853 > 0,05. Kata kunci: Konseling Kelompok Realita; Regulasi Diri; Santri Tahfidz.
Terapi Mandi Terhadap Pecandu Narkotika Di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman Yogyakarta Muslimah Muslimah
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.114

Abstract

This study aims to determine how the process and benefits of bath therapy for narcotic addicts at Al-Qodir Islamic Boarding School, Cangkringan, Sleman Yogyakarta. This research is a qualitative research with two clients who undergo healing due to narcotics addiction. Methods of data collection by interview, observation, documentation. The method of checking the validity of the data used the "triangulation" technique. Data analysis using qualitative descriptive analysis. The results of this study describe that the process of bathing therapy carried out by narcotic addicts at the Al-Qodir Islamic boarding school goes through several stages. The first is the preparation stage, namely the therapist preparing the facilities, waking the narcotic addicts santri, and reading prayers into the bathroom. The second stage of implementation is the intention to bathe, perform ablution, and pour water all over the body. The third stage of closing is reading the prayer out of the bathroom, and giving suggestions from the therapist. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan manfaat terapi mandi terhadap pecandu narkotika di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian dua orang klien yang menjalani penyembuhan akibat pecandu narkotika. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Metode pemeriksaan keabsahan data dengan tehnik “triangulasi”. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa proses terapi mandi yang dilakukan oleh para santri pecandu narkotika di pondok pesantren Al-Qodir ini melalui beberapa tahapan. Pertama tahap persiapan yaitu terapis menyiapkan sarana, membangunkan para santri pecandu narkotika, dan membaca do’a masuk kamar mandi. Tahap kedua pelaksanaan yaitu niat mandi, berwudhu, menyiramkan air ke seluruh tubuh. Tahap ketiga penutupan yaitu membaca do’a keluar kamar mandi, dan memberikan sugesti dari terapis.
Dampak Pembelajaran Jarak Jauh Terhadap Pembelajaran Siswa di RA Darul Qur’an Desa Megu Gede Kabupaten Cirebon Muslimah Muslimah; Hikmah Maulidiyanah; Inayahtul Maula
Hadlonah: Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Vol 2 No 2 (2021): Hadlonah : Jurnal Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah UI BBC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a huge impact on the development of education in Indonesia. Education in Indonesia enforces a distance learning program (PJJ) during the Covid-19 pandemic. This distance learning is implemented with the aim of reducing the spread of the covid-19 virus. The purpose of this study was to describe the impact of distance learning on student learning in RA Darul Quran MeguGede, Cirebon Regency. This research uses descriptive qualitative research. Data collection techniques use observation, interviews and documentation. Based on the research results, distance learning has a positive and negative impact on student learning. The positive impacts include children having a lot of time to study at home with their families, children learning about technology. In addition there are several negative impacts of distance learning (PJJ), namely, children have difficulty concentrating, children are more easily bored, children tend to feel bored because parents tend to demand that children be able to understand learning, children prefer to play than study, and students do not optimally. receive learning material because the teacher is less prepared in providing long-distance chasing and the condition of the house is less conducive. Abstrak Pandemi Covid-19 sangatberpengaruhsekaliterhadapperkembanganpendidikan di Indonesia. Pendidikan di Indonesia memberlakukan program pembelajaranjarakjauh (PJJ) selamapandemi covid-19.Pembelajaranjarakjauhinidiberlakukandengantujuan agar mengurangipenyebaran virus covid-19.Tujuanpenelitianiniadalahmendeskripsikantentangdampakpembelajaranjarakjauhterhadappembelajaransiswa di RA Darul Quran MeguGedeKabupaten Cirebon.Penelitianinimenggunakanpenelitiankualitatifdeskriptif.Teknikpengumpulan data menggunakanobservasi, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaranjarakjauhmempunyaidampakpositifdandampak negative terhadappembelajaransiswa. Dampakpositifdiantaranya anak mempunyaibanyakwaktuuntukbelajar di rumahbersamakeluarga, anak belajartentangteknologi.Selain itu terdapat beberapa dampak negatif pembelajaranjarakjauh (PJJ) yaitu,anak sulitkonsentrasi, anak lebihmudahjenuh, anak cenderungmerasabosankarena orang tuacenderungmenuntut anak untukbisamemahamipembelajaran, anak lebih suka bermain dibandingkan belajar,dansiswatidaksecaramaksimalmenerimamateripembelajarankarenaguru kurangpersiapandalammemberikanpembejaranjarakjauhsertakeadaanrumah yang kurangkondusif.