Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Konseling Kognitif Islami untuk Meningkatkan Regulasi Diri Narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto Alief Budiyono; Lutfi Faishol
Prophetic : Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal Vol 3, No 1 (2020): Juni
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/prophetic.v3i1.6954

Abstract

Dasar pemikiran penyelenggaraan konseling kognitif Islami adalah untuk membantu narapidana mempersiapkan kehidupannya setelah bebas. Sehingga warga binaan begitu bebas bisa kembali menjalani kehidupannya dengan baik dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Regulasi diri memegang peranan penting dalam diri narapidana karena dengan memiliki regulasi diri yang bagus seorang narapidana akan lebih siap dalam menghadapi kehidupannya setelah bebas dari tahanan. Regulasi diri merupakan kemampuan dimana individu aktif dengan sengaja mengontrol proses kognitif, motivasi (keyakinan-keyakinan, nilai-nilai dan kondisi emosi) dan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu yang telah diterapkan. Jadi dapat dikatakan bahwa semakin baik regulasi diri, maka akan semakin baik hasil prestasi yang dapat dicapai. Sebaliknya, jika seseorang memiliki regulasi diri yang rendah, maka kurang dapat melakukan perencanaan, pemantauan, evaluasi pembelajaran dengan baik, kurang mampu melakukan pengelolaan potensi dan sumber daya  yang baik dan sebagainya, sehingga hasil dari belajarnya tidak optimal, sesuai dengan potensi diri yang dimilikinya. Untuk meningkatkan regulasi diri narapidana, dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan konseling kognitif islami. Dengan pendekatan tersebut akan didapatkan perubahan dalam diri narapidana yang meliputi meliputi cara paradigma berpikir, cara menggunakan potensi nurani, cara beriman, berkeyakinan dan bertingkah laku berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits.
Efektifitas Konseling Kelompok Berbasis Karakter Masyarakat Banyumas dalam Meningkatkan Sikap Asertif Alief Budiyono
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 13 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Dakwah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.953 KB) | DOI: 10.24090/komunika.v13i1.1926

Abstract

This article discusses the group counseling effectiveness based on Banyumas society character to improve the university students’ assertive attitude. Camblaka and semblothongan are the special characteristics of Banyumas society commonly. The research is conducted using Wilcoxon analysis to compare the pre-test and post-test result, with the assertive attitude analysis of Guidance and Counseling students of IAIN Purwokerto. Assertive communication has an important role for social adaptation. If an individual communicates assertively, so he could state his feeling and belief openly, directly, honestly, and in the appropriate manner to improve him to be more self confident, well-mannered, friendly, and to socialize better so he could have good social adaptation. The result of the study shows that the group counseling service is effective to improve students’ assertive attitude, proven by the calculating result of students’ assertive attitude before and after getting the group counseling service get the improvement 15.59% from 52.21% becomes 67.80%, it means that the difference of 15.59% is significant to the belief as 95%. So, the Banyumasan society characters, especially camblaka and semblothongan could be an alternative method of effective group counseling to build closeness between counselor and clients to build clients’ assertive attitude.
Peran Guru BK Dalam Membangun Psikoedukasi Di Tengah Pandemi Covid-19 Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Lutfi Faishol; Alief Budiyono
Coution : journal of counseling and education Vol 2 No 2 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i2.379

Abstract

Pola pembelajaran online memberikan perhatian khusus bagi para pendidik seperti guru untuk bisa memberikan layanan yang komprehensif terhadap anak berkebutuhan khusus. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan informasi kepada guru Bimbingan dan Konseling agar bisa memberikan layanan psikoedukasi di tengah pandemi Covid-19 kepada anak berkebutuhan khusus. Serta memberikan pengetahuan untuk para orang tua dengan melihat studi kasus dalam penelitian ini bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ternyata ada yang mampu mengembangkan potensinya, dalam hal ini menjadi dorongan agar setiap orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar tetap semangat dan mempunyai pandangan yang optimis terhadap masa depan anak tersebut. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur. Penulis melakukan pengumpulan data produktif. Teori yang mendukung menjadi sumber informasi lengkap bagi penulis.