Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Profesionalisme Anggota Polri dalam Kerangka Kebhinnekaan Bambang Indriyanto
Jurnal Ilmu Kepolisian Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Ilmu Kepolisian Volume 11 No 1 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MAKSIMALISASI TUJUAN PEDAGOGIS DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Bambang Indriyanto
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 2 Agustus 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.809 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.117

Abstract

Abstrak:Kebutuhan teknologi pada saat ini untuk mendukung proses pedagogis untuk mencapai hasil pendidikan yang maksimum tidak bisa dihindari. Namun keberadaan TIK tidak boleh menggantikan tujuan pedagogis. Keberadaaan TIK adalah sarana yang memfasilitasi pencaaian tujuan pendidikan secara maksimal. Berdasarkan pada argumentasi itu, tujuan tulisan ini untuk mengidentifikasi keselarasann antara peran TIK dalam proses pedagogis untuk mencapai hasil pendidikan secara maksimum. Untuk menjawab tujuan tersebut, pembahasan ada tulisan ini akan terdiri dari dua bagian. Bagian Pertama mengetengahkan tentang sifat dari ranah pedagogis, dan bagian kedua tentang peran TIK.Kata kunci: pedagogi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, utilitas, kurikulum Abstract:Nowadays, the needs for Information and Communication Technology (ICT) to support pedagogical process to achieve maximum education outcomes is inevitable. Nevertheless, the existence of ICT should not fully replace pedagogical objectives. On the contrary, it should play a role as a “facilitator” to support the achievement of maximum education outcomes. Based on those arguments, the objective of this article is to identify a complementary role of ICT to achieve maximum education outcomes. In doing so, this article consists of two parts; the first part discusses the nature of pedagogical domains while the second, discusses specifically about the roles of ICT.Key words: pedagogy, Information and Communication Technology, utility, curriculum
EKSPLORASI E-SURVEI: REKONSILIASI PERSYARATAN METODOLOGI DENGAN DAYA JANGKAU TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Bambang Indriyanto
Jurnal TEKNODIK Jurnal Teknodik Vol.18 No. 3 Desember 2014
Publisher : Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.569 KB) | DOI: 10.32550/teknodik.v0i0.135

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengajukan suatu proposisi yang menyatakan bahwa daya jangkau TIK dalam suatu pelaksanaan survai tidak dapat meniadakan prinsip metodologi dari suatu survei. Hal ini bukan dimaksud untuk mengecilkan peran TIK dalam suatu survai. Dalam tulisan ini peran TIK adalah untuk menunjang dua fungsi yaitu pengumpulan data dan analisis data. Kedua fungsi tersebut dapat menunjang efisiensi dalam pelaksanaan suatu survai; kriteria metodologi adalah untuk menjamin efektivitas pencapaian dilaksanakannya suatu survai.Kata kunci: metodologi, TIK, survai, efisiensi dan efektivitas Abstract:The objective of this article is to purpose a proposition stating that the coverage ability of ICT in facilitating a survey shall not negate the methodology adopted from a survey. This does not mean to disparage the role of ICT in a survey. This article, instead, argues that the use of ICT is to facilitate data collection and data analysis. These two functions are intended to enhance the efficiency of survey activities, while methodological criterion is intended to enhance the effectiveness of a survey.Keywords: methodology, ICT, survey, efficiency and effectiveness.
Penelitian Sosial vis a vis Kebijakan Pendidikan Bambang Indriyanto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 14 No. 70 (2008)
Publisher : Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikdasmen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpnk.v14i70.3219

Abstract

Kebijakan pendidikan dengan subyek peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan merupakan proses yang bersifat dinamis searah dengan perkembangan jaman dan kemajuan pendidikan. Untuk menetapkan kebijakan yang tepat sasaran diperlukan informasi yang up to date dan obyektif. Penelitian sosial dapat memainkan peran untuk menyediakan informasi yang bersifat up-to-date dan obyektif. Adanya dikotomi antara penelitian murni dan terapan, serta perbedaan circumtnaces antara peneliti sosial yang cenderung berasal dari perguruan tinggi dan birokrat yang menyebabkan terjadinya gap antara kedua belah pihak merupakan dua faktor yang menyebabkan rekomendasi penelitian sosial kurang dimanfaatkan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tulisan ini mengemukan secara terpisah karakteristik penelitian sosial di satu pihak dan karakteristik kebijakan pendidikan di lain pihak. Berdasarkan pembahasan kedua karakterisktik tersebut maksimimalisasi sinergi penelitian sosial vis a vis kebijakan publik diusulkan sebagai cara untuk memaksimalisasikan pemanfaatan hasil penelitian sosial bagi perumusan kebijakan pendidikan.