Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

REPRESENTATIVENESS SATU SETASIUN HUJAN TERHADAP HUJAN RATA-RATA DAS Ade Irawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 1 No 1 (2019): JPS Volume 1 Nomor 1, Februari 2019
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rain that happened in one catchment area is a very important value of that catchment area system. In arranging a water utilizing plan and flood controlling plan usually used cathment rainfall in all those catch area. In this study, to obtaining reduction coefficient (β) measurement, the regression analysys was done to coefficientt and constant from each parameters in reduction coefficient (β), likes catchment area width (A), number of rainfall gauges (N), and rainfall gauges elevation (E) using SPSS program. From the analysis, phase of calibration was used cathment rainfall and point rainfall bigger than 40 mm in 10 yaer, the average of error between reference- cathment rainfall with resulted cathment rainfall from multiplying with it’s reduction coefficient in the study (estimated- cathment rainfall) that is 15,0099 mm, or approximately 28,0718%. While, cathment rainfall result with its reduction coefficient was used for estimated design rainfall. For low return period (2 and 5 year) the smallest relative error was reached from this cathment rainfall product from reduction coefficient by the study. Meanwhile, for high return period (higher than 5 year), the smallest relative error was resulted from cathment rainfall Haspers’s reduction coefficient.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DENGAN METODE RASIONAL (Studi Kasus Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik) Ade Irawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 1 No 2 (2019): JPS Volume 1 Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas. Tujuan dari penelitian ini untuk merencanaan Dimensi Drainase di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Data atau informasi yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi dan data primer diperoleh dari survey langsung di lapangan. Metode pengolahan data menggunakan perhitungan secara manual sesuai dengan metode rasional untuk menghitung Debit Banjir, dan rumus manning untuk Kecepatan saluran. Setelah dilakukan perhitungan debit banjir periode ulang 5 tahun maka didapat dimensi saluran ekonomis untuk saluran drainase utama adalah dengan lebar dasar B = 0.60 m dan tinggi saluran H = 0.80 m dengan penampang melintang saluran berbentuk persegi empat.
PERHITUNGAN BANJIR RACANGAN MENGGUNAKAN METODE HSS GAMA I PADA DAS SIMUJUR Ade Irawan
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 2 No 1 (2020): JPS volume 2 Nomor 1, Februari 2020
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan debit banjir rancangan yang akurat dapat membantu dalam perencanaan bangunan air. Teori hidrograf merupakan suatu cara untuk memprediksi besaran debit banjir rancangan pada sebuah Daerah Aliran Sungai (DAS). Hidrograf satuan dapat diperhitungkan apabila tersedia pasangan data debit aliran dan data curah hujan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah melakukan analisa debit banjir rancangan di Daerah Aliran Sungai Simujur Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi. Metode hidrograf satuan sintetik yang digunakan untuk penetapan debit rancangan menggunakan Hidrograf Satuan Sintetis Gama I dengan pengambilan data curah hujan maksimum tahunan dari Stasiun Pengukuran Curah Hujan Kuantan Mudik dari tahun 2007 sampai 2011 sebanyak 4 data hujan maksimum pertahun sehingga diperoleh 20 data hujan maksimum selama 5 tahun. Hasil dari penelitian membuktikan bahwa perhitungan debit banjir rancangan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis gama I untuk Daerah Aliran Sungai Simujur dengan kala ulang 5 tahun sebesar 30,68 m3/detik, kala ulang 10 tahun sebesar 34,20 m3/detik, kala ulang 20 tahun sebesar 37,45 m3/detik, kala ulang 50 tahun sebesar 41,32 m3/detik, dan kala ulang 100 tahun sebesar 44,22 m3/detik, dengan waktu untuk mencapai puncak selama 2 jam dan waktu dasar selama 37 jam.
ANALISIS KEBUTUHAN AIR DAN INVENTARISIR DAERAH IRIGASI BANJAR BENAI Ade Irawan; Joko Triyanto
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 4 No 1 (2022): JPS, Volume 4 Nomor 1, April 2022
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah irigasi adalah kesatuan lahan yang mendapat air dari satu jaringan irigasi. Budidaya tanaman padi di Desa Banjar Benai masih terkendala oleh masalah kualitas sarana irigasi yang kurang menunjang, belum adanya data jaringan irigasi yang terbaru dan belum adanya jumlah kebutuha air yang diperlukan untuk setiap hektarnya. Pelaksanaan penelitian didesa Banjar Benai dilakukan dengan melalui proses identifikasi yang meliputi pengamatan, survey untuk pemetaan dan dilanjutkan dengan analisis kebutuhan air. Data yang diperoleh dari hasil penelitian yaitu luas wilayah Daerah Irigasi Desa Banjar Benai sebesar 60 ha dengan kebutuhan air irigasi pola tanam padi - padi dimulai awal pengolahan lahan awal Bulan Agustus, maka pada perhitungan kebutuhan air irigasi maksimum didapat sebesar 0,16 m3/dt. Kemudian, untuk kebutuhan maksimum terjadi pada musim 1, pada bulan Januari tengah bulanan minggu ke-2.
OPTIMALISASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI LUBUK AMBACANG 1 Ade Irawan; Joko Triyanto; Dwi Prayoga
JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Planologi dan Sipil (JPS)
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Irigasi bagi tanaman padi diberikan dengan cara penggenangan bertujuan sebagai penyedia air yang cukup dan stabil untuk menjamin produksi padi. Kurang berfungsinya lahan yang disebabkan kekurangan air pada musim kemarau dan yang seharusnya lahan digunakan untuk menanam padi dan tanaman jagung sekarang serta keuntungan panen tiap musim tanam yang didapat belum Optimum, sehingga diperlukan penelitian untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kebutuhan air di Daerah Irigasi Lubuk Ambacang 1. Penelitian dilakukan dengan melakukan survey ke tempat lokasi penelitian untuk mendapatkan data, selanjutnya dilakukan analisis. Hasil penelitian yang didapatkan adalah kebutuhan maksimum terjadi pada musim II, pada bulan Januari tengah bulanan ke-2 sebesar 0,16 m3/dt.
ANALISIS RATING CURVE SUNGAI KASANG LIMAU SUNDAI PADA RUAS DESA KASANG LIMAU SUNDAI KECAMATAN KUANTAN HILIR SEBERANG Fadel Syukri; Ade Irawan
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jupersatek.v5i2.2754

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan persamaan (rating curve) hubungan antara tinggi muka air sungai dengan debit di DAS Kasang Limau Sundai. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur debit sungai dengan menggunakan Pelampung. Liku kalibrasi debit merupakan kurva yang menunjukkan hubungan antara tinggi muka air dan debit pada suatu daerah aliran sungai sehingga dapat memprediksi besarnya suatu debit sungai, dengan mengetahui nilai tinggi muka air dan debit sungai, dari hasil penelitian yang dilakukan dilapangan dengan menggunakan model linier, model tersebut didapatkan korelasi yang cukup yaitu persamaan Q = 6,2703x - 1.7987. Pada bagian hulu sungai dengan nilai R2 sebesar 0,2334 dan korelasi nya r sebesar 0,0544. dan Q = 9,0028x - 0.0294 pada bagian hilir sungai dengan nilai R2 sebesar 0,7031 dan korelasi nya r sebesar 0.4354.
ANALISA RATING CURVE SUNGAI TABALAI PADA RUAS DESA PASAR BARU KECAMATAN PANGEAN Jusnori Jusnori; Ade Irawan
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jupersatek.v6i1.3218

Abstract

Kabupaten Kuantan Singingi adalah salah satu dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. Pangean merupakan kecamatan yang cukup luas. Mempunyai jumlah desa sebanyak 17 Desa. Sungai Tabalai mempunyai pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat di sekitar aliran sungai. Data Badan Pusat Statistik mencatat Sungai Tabalai mepunyai panjang sungai 170 km dengan melewati desa-desa Kec, Pangean dan Kuantan Hilir. Setelah analisis pemplotingan didapat hasil dari kecepatan simulasi rata-rata dan debit simulasi rata-rata didapat hasil kecepatan maksimal 0.71 m²/s pada 12/07/22, pada kecepatan rata-ratanya 14.50 m²/s pada 1 bulan dan kecepatan terendah 0.54 m2/s pada 02/07/22. Pada Debit simulasi rata-rata didapat nilai Maksimal 18.67 m³/s. Secara keseluruhan perhitungan nilai kecepatan dan debit pada sungai Tabalai.Tetapi untuk mendapatkan nilai yang akurat diperlukan pengambilan data yang lebih lama, karena pada pengambilan data bulan Juni dan Juli saja, maka memerlukan data yang lebih akurat maka dilakukan waktu lebih untuk melakukan pengamatan dilokasi.