p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Nuraisah Nuraisah
STIKes Dharma Husada Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Hasil Pemeriksaan Tajam Penglihatan Jauh Menggunakan Logmar dan Chart Simbol di Optik Aryati Kabupaten Bekasi Nuraisah Nuraisah; Eggi Lukman Hakim
Sehat MasadaJurnal Vol 14 No 2 (2020): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tajam penglihatan merupakan indikator primer kesehatan mata. Pemeriksaan tajam penglihatan pada orang dewasa sudah biasa dilakukan, untuk pemeriksaan tajam penglihatan pada anak memerlukan teknik, metode, cara untuk memeperoleh kerjasama, diperlukan suatu obyek berupa optotype. Chart symbol adalah suatu Optotype buatan alumni D3 refraksi optisi Nabila Leviana digunakan untuk mengukur tajam penglihatan. Chart symbol merupakan optotype yang didisain mengikuti standar LogMAR untuk pengukuran tajam penglihatan yang baik dengan ketetapan dan rehabilitas yang baik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan tajam penglihatan jauh dengan LogMAR dan Chart simbol. Metode penelitian yang dilakukan merupakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Dari hasil penelitian didapat gambaran hasil pemeriksaan tajam penglihatan jauh menggunakan LogMAR dan Chart simbol 93.3% yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa terdapat kesesuaian anatara hasil pemeriksaan tajam penglihatan jauh dengan menggunakan LogMar dengan menggunakan LogMAR dan Chart simbol pada subjek pasien optik aryati kabupaten bekasi usia 5 tahun sampai dengan 18 tahun.
Gambaran Low Vision Pada Anak di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung Nuraisah Nuraisah; Intan Megarianti
Sehat MasadaJurnal Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Sehat Masada
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tajam penglihatan merupakan salah satu indikator ada atau tidak nya gangguan penglihatan pada mata seseorang. Seseorang dikatakan memiliki penglihatan yang normal ketika visusnya 6/6 sedang kan jika visusnya tidak bisa mencapai 6/6, maka terdapat ganggguan penglihatan pada orang tersebut. Low Vision adalah suatu keadaan mata setelah koreksi optimal dengan kacamata atau lensa kontak visus mata terbaik kurang dari 6/18 hingga persepsi cahaya atau luas penglihatannya kurang dari 10 derajat dari titik fiksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Low Vision Pada Anak di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Tahun 2018. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan retrosfektif, dimana metode yang dilakukan dengan pengambilan data rekam medik yang sudah ada dan sudah terjadi sebelumnya populasi penelitian ini sebanyak 117 pasien anak dengan menggunakan sampel jenuh. Dari hasil penelitian berdasarkan usia 7-13 tahun lebih mendominasi sebanyak 41,0%, jenis kelamin perempuan 54,7%, kelainan organik 69,2%. Untuk meminimalisir terjadinya low vision pada anak diharapkan orang tua lebih memperhatikan kesehatan mata anaknya dengan cara selalu memeriksakan mata minimal 6 bulan sekali.
EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI PENENTUAN ASTIGMAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE FOGGING FAN CHART DAN CROSS CYLINDER Nuraisah Nuraisah; Yanti Trisnawati
Sehat MasadaJurnal Vol 16 No 2 (2022): Sehat Masada Journal
Publisher : stikes dharma husada bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tahapan refraksi, pemeriksaan astigmat ditentukan oleh beberapa metode. Berdasarkan uji pendahuluan di PMN Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung Jawa Barat, metode Fogging Fan Chart lebih sering digunakan dibandingkan dengan metode lainnya. menurut Barbara, 2012 metode cross cylinder lebih akurat dalam pemeriksaan astigmat terutama untuk astigmat rendah, lebih sensitif dalam penentuan axis dan kekuatan silindris pada kasus silindris tinggi atau rendah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan cross sectional, dengan populasi yaitu 2 metode dengan purposive sampling, yang di lakukan oleh 2 orang ahli refraksionis optisien dengan menggunakan 2 metode masing-masing 24 kali pemeriksaan untuk pasien yang memiliki kelainan astigmat dengan jumlah 24 mahasiswa. Penelitain ini menggunakan instrumen lembar observasi. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa metode cross cylinder lebih efektif, efisien dalam penentuan astigmat dibandingkan metode fogging fan chart, menghasilkan keakuratan dalam penentuan axis yaitu 100 % untuk cross cylinder dan 75% untuk fogging fan chart, penentuan power koreksi 100% untuk Cross Cylinder dan 89% untuk fogging fan chart, dan waktu lamanya pemeriksaan dengan rata-rata selisih waktu 41 detik lebih cepat cross cylinder untuk setiap pasien. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi ahli, mahasiswa D3 RO, dan prodi D3 RO sebagai bahan pertimbangan dalam pemilihan metode penentuan astigmat.