Setyo Dwi Widyastuti
STIKES INDRAMAYU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESELAMATAN BERKENDARA (SAFETY RIDING) PADA MAHASISWA STIKes INDRAMAYU Setyo Dwi Widyastuti; Neneng Trisnawati
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN JEMBER Vol 2, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : Akademi Kebidanan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah global. Berdasarkan laporan dari SATLANTAS Polres Indramayu tahun 2016, jumlah kecelakaan lalu lintas di Indramayu sebanyak 895 kasus. Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah karena perilaku pengendara motor yang tidak aman. Dengan pengetahuan dan sikap mendukung tentang perilaku aman berkendara maka dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian deskriptif, populasi dan sampelnya adalah mahasiswa aktif reguler STIKes Indramayu yang menggunakan sepeda motor ke kampus. Analisis data dilakukan secara deskritif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa 48,4% responden berpengetahuan cukup dan 90,1% bersikap mendukung tentang keselamatan berkendara (safety riding). Factor yang mempengaruhi pengetahuan seseorang antara lain : umur, pendidikan, pekerjaan, paparan informasi, social ekonomi, pengalaman, dan lingkungan. Sedangkan faktor yang mempengaruhi sikap adalah pengalaman pribadi, pengaruh orang lain yang dianggap penting, pengaruh kebudayaan, media massa, lembaga pendidikan dan lembaga agama, pengaaruh faktor emosional. Bagi mahasiswa agar meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan berkendara dengan cara mengikuti kegiatan penyuluhan yang dilakukan pihak Satlantas maupun kampus
PENYULUHAN DOOR TO DOOR TENTANG COVID-19 DAN ISOLASI MANDIRI DI DESA SUKAMELANG KECAMATAN KROYA KABUPATEN INDRAMAYU Setyo Dwi Widyastuti; Aldi Pristy Ghamely Setiawan; Siti Khusnul Khotimah; Maila Mitamumtazah
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v4i2.2723

Abstract

Covid-19 cases have increased in almost all areas in West Java, one of which is in Indramayu Regency. A total of 9,795 were confirmed positive for Covid-19, 1,179 people are still being treated, 8,353 have recovered and 263 people have died. Kroya District as one of the sub-districts in Indramayu Regency as of July 10, 2021, there were 116 confirmed cases of Covid-19 and in Sukamelang Village as of July 12, 2021, based on secondary data obtained from the Kroya Health Center, the prevalence of Covid-19 cases was 29 people. Confirmed positive, 14 people are doing isoman, 15 people have completed isolation / recovered. The purpose of this service activity is to increase public knowledge about Covid-19 and self-isolation in accordance with government recommendations. Counseling activities are carried out door to door with the target of all RT heads in Sukamelang Village. Counseling is done by the lecture method. The media used were leaflets, mobile phones, pre-test and post-test sheets. The counseling activity succeeded in increasing the knowledge of the RT Chair about Covid-19 and self-isolation. This can be seen from the increase in the value of knowledge from before and after the counseling was carried out, which was 11.2. Kasus Covid-19 meningkat hampir di semua wilayah yang ada di Jawa Barat, salah satunya adalah di Kabupaten Indramayu. Sebanyak 9.795 terkonfirmasi positif Covid-19, 1.179 orang masih perawatan, 8.353 sembuh dan 263 orang meninggal dunia. Kecamatan Kroya sebagai salah satu kecamatan di Kabupaten Indramayu per tanggal 10 Juli 2021 kasus Covid-19 terdata 116 orang yang terkonfirmasi positif dan di Desa Sukamelang per tanggal 12 Juli 2021 berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Puskesmas Kroya prevalensi kasus Covid-19 sebanyak 29 orang yang terkonfirmasi positif, 14 orang sedang melakukan isoman, 15 orang selesai isolasi/sembuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 dan isolasi mandiri sesuai dengan anjuran pemerintah. Kegiatan penyuluhan dilakukan secara door to door dengan sasaran seluruh Ketua RT di Desa Sukamelang. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah. Media yang digunakan adalah leaflet, handphone, lembar pre-test dan post-test. Kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan pengetahuan Ketua RT tentang Covid-19 dan isolasi mandiri. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai pengetahuan dari sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan, yaitu sebesar 11,2.