Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KIAT MANAJEMEN KEUANGAN DALAM MENGHADAPI KRISIS ATAU SITUASI YANG TIDAK TERDUGA SEPERTI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ratna Dumilah; Munarsih Munarsih; Welly Indra; Ernawati Suwarno; Irenne Putren
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v1i3.p106-111.7731

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu adalah untuk meningkatkan keterampilan berfikir para remaja di Rumah Pintar dalam kiat manajemen keuangan dalam menghadapi krisis atau situasi yang tidak terduga seperti pada masa pandemi Covid-19.. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah curah pendapat dan diskusi. Teknik dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah kerja kelompok dengan jumlah peserta 15 (lima belas) orang remaja peserta didik di Rumah Pintar Kota Tangerang Selatan. Adapun luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa publikasi artikel pada media massa cetak dan online dan satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui Jurnal Lokabmas PKM Universitas Pamulang, serta peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para remaja peserta didik di Rumah Pintar Tangerang Selatan tentang kiat manajemen keuangan dalam menghadapi krisis atau situasi yang tidak terduga seperti pada masa pandemi Covid- 19.
Problematika Hak dan Martabat Perempuan Antara Regulasi dan Peristiwa Ernawati Suwarno
Pamulang Law Review Vol 5, No 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Prodi Hukum S1 - Fakultas Hukum - Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/palrev.v5i1.23613

Abstract

Dalam perkembangan hukum di Indonesia konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita telah diratifikasi oleh Indonesia, sebagai bentuk keseriusan menangani kekerasan seksual di Indonesia. Akan tetapi, apakah hal tersebut sudah terlaksana atau belum hal tersebut yang menjadi perhatian penulis. Metode Penelitian dalam penulisan paper ini adalah penelitian yuridis normatif dengan sifat penelitian deskriptif. Seiring berjalannya waktu modus operandi kekerasan seksual semakin bermacam-macam, sehingga hukum positif saat ini tidak mampu untuk mengakomodir berbagai macam modus operandi yang terjadi dewasa ini, seperti pelecehan seksual non fisik dan fisik, pelecehan seksual berbasis elektronik, pemaksaan penggunaan kontrasepsi atau sterilisasi. Selain itu, dalam tataran praktis aparat penegak hukum masih mengalami kesulitan dalam menindak lanjut perbuatan kekerasan seksual yang tidak ada pengaturan menurut hukum positif. Hukum positif tentang kekerasan seksual saat ini rata-rata masih memiliki permasalahan, baik dari segi norma maupun implementasinya. Masih terbukanya ruang untuk mengkriminalisasi korban seperti UU ITE, dan kurangnya pemahaman aparat penegak hukum dalam penegakan hukumnya seperti tindak pidana aborsi yang diatur dalam UU Kesehatan.
Perbandingan Analisis Penerapan Prinsip Bank Syariah Menurut Undang-Undang No.21 Tahun 2008 dengan Analisis Bank Konvensional Undang-Undang No.10 Tahun 1998 Devi Fitria Wulandari; Ernawati Suwarno; Yusni Nuryani
Jurnal Arastirma Vol 1, No 1 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.903 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i1.10065

Abstract

Tujuan. Penerapan Analisis Bank Syariah menurut Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 dengan perbandingan Bank Konvensional penelitian ini untuk mengetahui penerapan dan analisis bank syariah dan bank konvensional: Indonesia merupakan negara dengan jumlah terbesar. Umat Islam di dunia, tetapi semua nilai penerapan syariah dalam kehidupan sehari-hari belumlah sempurna.Metode. literatur / literatur dapat berupa kajian: kitab suci Al Qur 'an atau Al Hadits, kitab ilmiah, peraturan perundang-undangan.Hasil. Beranjak dari penjelasan di atas, terlihat jelas bahwa sistem keuangan memegang peranan yang sangat penting dalam perekonomian dalam hal penyaluran dana dari pihak yang memiliki (dana berlebih) kepada pihak yang membutuhkan dana, apabila sistem keuangan tidak berjalan. yah, ekonomi tidak akan datang. pertumbuhan ekonomi yang efisien dan diharapkan tidak akan tercapai. Penelitian ini bersifat deskriptif, artinya penelitian ini memberikan gambaran atau gambaran suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Lembaga perbankan merupakan inti dari lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi entitas yang bergerak, bahkan lembaga pemerintah untuk menyimpan dananya. Langkah utama yang harus dilakukan adalah membuka konsep pendanaan yang memungkinkan dilakukan hanya dengan prosedur dan tetap dilakukan dengan hati-hati. Reformasi terkait pendanaan adalah dengan meningkatkan kualitas sistem pendanaan yang lebih baik. Langkah sebenarnya adalah menghindari transaksi perdagangan fudhul dan mengutamakan pendanaan untuk sektor riil yang menawarkan lapangan kerja dan mengentaskan kemiskinan. Investor yang menempatkan dananya akan mendapatkan reward dari bank berupa bagi hasil atau bentuk lain yang disetujui oleh bank syariah syariah kepada pihak yang membutuhkan pihak-pihak pada umumnya dalam akad jual beli dan kerjasama. Diperoleh dalam bentuk margin keuntungan, bentuk bagi hasil dan / atau bentuk lain yang sesuai dengan syariah Islam. Penerapan sistem risiko dan pengembalian bank konvensional menurut UU No. 10 Tahun 1998 adalah besarnya kerugian yang diperkirakan (akan diperkirakan) yang akan ditanggung oleh perusahaan.Implikasi. Adapun implementasi sistem perbankan syariah menurut UU No. 21 Tahun 2008 adalah resiko dan pengembalian yang diberikan bank syariah kepada investor dihitung dengan menggunakan sistem bagi hasil sehingga adil bagi kedua belah pihak, dari sisi penghimpun dana ketiga jika bank syariah memperoleh pendapatan besar maka nasabah investor juga akan mendapat untung besar. berbagi. Begitu pula sebaliknya jika hasil yang diperoleh nasabah kecil maka bank syariah juga kecil.
PENYULUHAN PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING DIMASA PANDEMI COVID-19 DI YAYASAN MANARUL ICHSAN Muhamad Faozan Afandi; Devi Fitria Wilandari; Ernawati Suwarno; Shela Indah Savitri; Indra Januar Rukmana
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i1.17085

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu adalah untuk meningkatkan keterampilan berfikir para remaja di Yayasan Panti Asuhan Manarul Ichsan dalam penyuluhan peningkatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19.Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah curah pendapat dan diskusi. Teknik dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah kerja kelompok dengan jumlah peserta 25 (duapuluh lima) orang remaja peserta didik di Yayasan Panti Asuhan Manarul Ichsan. Adapun luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa publikasi artikel pada media massa cetak dan online dan satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui Jurnal PKM Universitas Pamulang, serta peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para remaja peserta didik di Yayasan Panti Asuhan Manarul Ichsan tentang penyuluhan peningkatan motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring dimasa pandemi covid-19.
KIAT MANAJEMEN KEUANGAN DALAM MENGHADAPI KRISIS ATAU SITUASI YANG TIDAK TERDUGA SEPERTI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ratna Dumilah; Munarsih Munarsih; Welly Indra; Ernawati Suwarno; Irenne Putren
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 1 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v1i3.p106-111.7731

Abstract

Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu adalah untuk meningkatkan keterampilan berfikir para remaja di Rumah Pintar dalam kiat manajemen keuangan dalam menghadapi krisis atau situasi yang tidak terduga seperti pada masa pandemi Covid-19.. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah curah pendapat dan diskusi. Teknik dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah kerja kelompok dengan jumlah peserta 15 (lima belas) orang remaja peserta didik di Rumah Pintar Kota Tangerang Selatan. Adapun luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa publikasi artikel pada media massa cetak dan online dan satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui Jurnal Lokabmas PKM Universitas Pamulang, serta peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan para remaja peserta didik di Rumah Pintar Tangerang Selatan tentang kiat manajemen keuangan dalam menghadapi krisis atau situasi yang tidak terduga seperti pada masa pandemi Covid- 19.
Indikator Sistem Demokrasi Berbasis Konsep Otonomi Daerah Di Tinjau Dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Muhammad Irpan; Ernawati Suwarno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7411

Abstract

The Implementation of a Democracy Indicator System Based on Concept of Regional Autonomy, Since The reformation in 1998, give a great hope for occurrence change all aspects of national and state life. That are politics, economics, and law. One of pillars democracy is concept of division power known by montesquieu in his theory of triaspolitica which divides nation power into three nation political powers (executive, judicial and legislative). Democracy is a foundation and mechanism for application power based on the principle of equation and human equality, which places human as owner of sovereignty which known as the principle of people sovereignty. Regional autonomy is authority of autonomous regions to regulate and manage the interests of local society according to their own initiatives based on society’s aspirations in accordance with legislation regulations. Article number 1 of Regulations Number 23 of 2014 about Regional Government mention that decentralization is the handover of government authority by the government to autonomous regions based on the principle of autonomy. Indonesia is a unitary state form of Republic as mention in Article 1 number (1) of the Constitution 1945. Following up on these provisions, Article 18 of the Constitution 1945 confirms that the Unitary State of the Republic Indonesia is divided into Provincial Regions and Provincial Regions divided into Regencies and Cities each Province, Regency and City has Regional Government that is regulated by Law, So in the context of the Unitary State, relationship of authority between the central and the regions in Indonesia is based on three patterns, namely decentralization, deconcentration, and co-administration (medebewind). Regional Government It can be said to be democratic if in a democratic system, authority and power are built and maintained based on the agreement of the citizen. While in an undemocratic system the citizen’s agreement is not part of the requirements. The concept of regional autonomy reflects the democratic value because it has fulfilled the spirit of democracy in the society in purpose of construction by taking agreements between the local society and the government from the lowest level, that is village / village office, sub-district to Regency / City.