Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PEGAWAI POSYANTEK SERPONG UTARA MELALUI PENDIDIKAN MENJADI SDM YANG UNGGUL DAN MAJU DALAM MENYONGSONG ERA INDUSTRI 4.0 M. Anton Nurhidayat; Riski Dwi Nugroho; H. Asep Sulaeman; Selvy Dwi Widiyanti; Anisa Nurdiana
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v1i1.p7-14.5590

Abstract

Salah satu dari tujuan Tridharma Perguruan Tinggi selain Pendidikan dan Penelitian adalah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).Hal ini diatur dalam Pasal 20 dan 24 Undang-Undang. No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa adanya otonomi oleh Perguruan Tinggi, Penelitian Ilmiah dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sebagai pertanggungjawaban kami, maka dalam melaksanakan tugas tersebut telah kami susun laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.Era globalisasi membuka mata kita untuk melihat ke masa depan yang penuh dengan tantangan dan persaingan. Pengelolaan SDM dapat dilakukan misalnya dengan cara: (1)mengidentifikasi skill dan kualitas SDM yang serasi dengan tuntutan lingkungan,(2) memilih SDM yang memiliki kinerja tinggi dan potensial, (3)berusaha memenuhi kebutuhan organisasi dan individu, (4) menilai kinerja dan keahlian SDM, (5) memberi kompensasi yang memadai kepada tenaga yang terampil dan memiliki keahlian, (6) membangun lingkungan kerja yang baik, (8) meningkatkan motivasi untuk perbaikan kinerjaPengembangan SDM pada intinya diarahkan dalam rangka meningkatkan kualitasnya, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan produktivitas. Hasil berbagai studi menunjukkan, bahwa kualitas SDM merupakan faktor penentu produktivitas, baik secara makro maupun mikro.Dalam pelaksanaan kami ingin mengembangkan Pendidikan pegawai Posyantek Serpong Utara agar dalam pelayanannya dapat diterima oleh masyarakat dengan memberikan bimbingan, pelatihan, pendampingan yang akhirnya hasil yang diciptakan menjadi tepat guna dan dapat bersaing pada industri 4.0. Oleh karena itu pengelolaan sumber daya manusia yang ada pegawai Posyantek diperlukan peningkatan kompetensi agar pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) dapat dipahami dengan baik dan pengetahuan akan persaingan di industri 4.0 dapat dijawab dengan efektif dan efisien.Kata Kunci: Pengembangan sumber daya manusia, Era globalisasi,Pendidikan dan Teknologi Tepat Guna
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PEGAWAI POSYANTEK SERPONG UTARA MELALUI PENDIDIKAN MENJADI SDM YANG UNGGUL DAN MAJU DALAM MENYONGSONG ERA INDUSTRI 4.0 M. Anton Nurhidayat; Riski Dwi Nugroho; H. Asep Sulaeman; Selvy Dwi Widiyanti; Anisa Nurdiana
Jurnal Lokabmas Kreatif : Loyalitas Kreatifitas Abdi Masyarakat Kreatif Vol. 1 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jlkklkk.v1i1.p7-14.5590

Abstract

Salah satu dari tujuan Tridharma Perguruan Tinggi selain Pendidikan dan Penelitian adalah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).Hal ini diatur dalam Pasal 20 dan 24 Undang-Undang. No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa adanya otonomi oleh Perguruan Tinggi, Penelitian Ilmiah dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sebagai pertanggungjawaban kami, maka dalam melaksanakan tugas tersebut telah kami susun laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.Era globalisasi membuka mata kita untuk melihat ke masa depan yang penuh dengan tantangan dan persaingan. Pengelolaan SDM dapat dilakukan misalnya dengan cara: (1)mengidentifikasi skill dan kualitas SDM yang serasi dengan tuntutan lingkungan,(2) memilih SDM yang memiliki kinerja tinggi dan potensial, (3)berusaha memenuhi kebutuhan organisasi dan individu, (4) menilai kinerja dan keahlian SDM, (5) memberi kompensasi yang memadai kepada tenaga yang terampil dan memiliki keahlian, (6) membangun lingkungan kerja yang baik, (8) meningkatkan motivasi untuk perbaikan kinerjaPengembangan SDM pada intinya diarahkan dalam rangka meningkatkan kualitasnya, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan produktivitas. Hasil berbagai studi menunjukkan, bahwa kualitas SDM merupakan faktor penentu produktivitas, baik secara makro maupun mikro.Dalam pelaksanaan kami ingin mengembangkan Pendidikan pegawai Posyantek Serpong Utara agar dalam pelayanannya dapat diterima oleh masyarakat dengan memberikan bimbingan, pelatihan, pendampingan yang akhirnya hasil yang diciptakan menjadi tepat guna dan dapat bersaing pada industri 4.0. Oleh karena itu pengelolaan sumber daya manusia yang ada pegawai Posyantek diperlukan peningkatan kompetensi agar pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) dapat dipahami dengan baik dan pengetahuan akan persaingan di industri 4.0 dapat dijawab dengan efektif dan efisien.Kata Kunci: Pengembangan sumber daya manusia, Era globalisasi,Pendidikan dan Teknologi Tepat Guna
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan pada CV. Amalia Maju Bersama Kabupaten Brebes Sofiatun Muslihah; M. Anton Nurhidayat
JURNAL KONSISTEN Vol 1 No 3 (2024): JURNAL KONSISTEN VOL. 1 NO.3 2024
Publisher : Yayasan Sahabat Cendekia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepuasan Kerja dan Stres Kerja terhadap Turnover Intention Karyawan CV. Amalia Maju Bersama Kabupaten Brebes. Metode. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh. Sampel penelitian ini adalah seluruh karyawan yang berjumlah 39 karyawan dengan teknik pengambilan data dan menyebarkan angket kusioner. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik, regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, uji t, dan uji f. Hasil. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kepuasan kerja dan stres kerja terhadap turnover intention karyawan baik secara parsial dan secara simultan dengan kontribusi pengaruh sebesar 66,70%. Implikasi. Kepuasan kerja dan stres kerja berpengaruh terhadap turnover intention karyawan maka implikasi penelitian ini adalah untuk mengurangi tingkat perputaran karyawan yang dapat dilakukan dengan cara memberikan gaji sesuai dengan ketentuan dan beban kerja karyawan serta waktu kerja yang sesuai dengan peraturan yang berlaku agar kepuasan kerja meningkat dan stres kerja mengalami penuruna sehingga turnover karyawan akan semakin rendah. Kata Kunci. Kepuasan Kerja, Stres Kerja, Turnover Intention.
PENGARUH KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. TOMBAK INTAN DI TANGERANG M. Anton Nurhidayat; Dewi Sartika; Abdul Azis; Aldina Sulistiani Eka Dewi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Tombak Intan di Tangerang, baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan metode kuantitatif dan pengujian hipotesis. Populasi adalah karyawan yang bekerja di PT. Tombak Intan sebanyak 89 karyawan. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel yaitu 89 karyawan. Teknik analisis data digunakan dengan: 1. Uji Validitas dan Reliabilitas, 2. Uji Asumsi Klasik, 3. Regresi Sederhana, 4. Regresi Berganda, 5. Koefisien Korelasi, 6. Koefisien Determinasi dan 7. Pengujian Hipotesis, semua pengujian yang dilakukan menggunakan pengoperasian aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian ini adalah semua item kuesioner dinyatakan valid dengan diperoleh nilai rhitung > rtabel (0,208) dan tingkat reliabel untuk variable Kompensasi (X1) 0,751, Disiplin Kerja (X2) 0,667 dan Kinerja Karyawan (Y) 0,639 dimana memiliki nilai Cronbatch Alpha lebih besar dari 0,600. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompensasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan uji t secara parsial nilai thitung > ttabel atau (7,784 > 1,988) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa H01 ditolak dan Ha1 diterima. Hasil penelitian Disiplin Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y) dengan uji t secara parsial nilai thitung > ttabel atau (8,867 > 1,988) hal tersebut juga diperkuat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa H02 ditolak dan Ha2 diterima. Hasil penelitian pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja secara simultan berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan, hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung > Ftabel atau (49,648 > 2,710) dan signifikan 0,000 < 0,05, persamaan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh Kompensasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai sebesar Y = 11,072 + 0,280X1 + 0,448X2 dan nilai korelasi sebesar 0,732 serta nilai koefisien determinasi sebesar 53,6% sedangkan sisanya sebesar 46,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Maka dapat disimpulkan bahwa H03 ditolak dan Ha3 diterima.