Tujuan dari penelitian ini adalah  (1) Untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe STAD  lebih efektif dari model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran matematika. (2) Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar berdasarkan minat belajar tinggi, sedang dan rendah. (3) Untuk mengetahui apakah terjadi interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar. Penelitian ini adalah kuasi-eksperimenta dengan populasisiswa kelas VII SMP PIRI Sleman.Teknik sampling yang digunakan adalah teknik cluster random sampling dan dua kelas secara acak sebagai sampel dari 3 kelas yang ada, dua kelas yaitu 56 siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan Analisis varians Dua Arah (F-Test). Hasil penelitian menunjukkan (1) Model pembelajaran STAD lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional F_ hitung (obs.A)> F_ (Tabel) yang 17,85> 4,04. 2) Hasil belajar matematika siswa dengan minat belajar tinggi memiliki kesamaan dengan siswa yang memiliki sedang dan rendah F_ (obs.B)> F_ (Tabel) yaitu 2,09<3,19 (3) Tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar matematika terhadap hasil belajar siswa F_ (obs.AB)> F_ (Tabel) yang 2,73<3,19.