Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

RETORIKA DAKWAH DALAM KEGIATAN MUHADHARAH DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN AL-HASAN Azizah Kurniawaty Kurniawaty; Kayyis Fithri Ajhuri
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 2 No 1 (2022): Proceeding of The 2nd Conference on Strengthening Islamic Studies in the Digital
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.869 KB)

Abstract

Retorika menjadi aspek penting dalam kegiatan dakwah, dengan adanya retorika atau seni berbicara tujuan utama dakwah yaitu mengajak kebaikan dengan menyampaikan pesan dari komunikator atau da>‘i kepada komunikan atau mad’u> terlaksana dengan baik. Ilmu retorika yang mengandung 3 rukun atau disebut dengan trisula retorika yang terdiri dari kontak, olah vokal, dan olah visual menjadi pondasi da>‘i untuk mampu menyebarkan ilmu yang telah dimiliki demi tersebar luasnya agama Islam. Ilmu retorika dapat diperoleh dari bakat asli seseorang dan pelatihan public speaking. Muhadharah menjadi salah satu kegiatan yang mewadahi dan membentuk da>‘i-da>‘iyah berkarakter untuk mengasah skill seni berbicara atau retorika di depan khalayak. Dalam kegiatan muhadharah di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Hasan kata “retorika” masih asing di telinga santri. Namun pada hakikatnya mereka para da>‘i telah mengetahui dan mampu mempraktekkan substansi dakwah dengan memenuhi trisula retorika. Sehingga para da>‘i berpidato sesuai standarisasi dakwah pada umumnya meskipun dibutuhkan evaluasi rutin untuk memperbaiki retorika mereka dengan tujuan membentuk generasi mubaligh yang siap berkiprah di masyarakat.
KOMUNIKASI KOERSIF ORANG TUA KEPADA ANAK DALAM MENGATASI KECANDUAN SMARTPHONE DI DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN BRONDONG KABUPATEN LAMONGAN Khuriyatul Aqliyah; Kayyis Fithri Ajhuri
RELASI Vol 3 No 01 (2023): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan  Smartphone dalam kehidupan sehari-hari anak  tentu tak lepas  dari  kendali orang tua mulai dari bangun tidur, berangkat sekolah, bermain diluar maupun bermain dirumah termasuk penggunaan smartphone. Penggunaan smartphone oleh anak diusia anak menuju  remaja adalah usia yang rawan. Maka tak jarang orang tua masih mengawasi apa yang dilakukan anak, sampai kapan dan bagaimana saat sang anak menggunakan smartphone. Salah satunya adalah dengan penerapan  komunikasi tertentu dengan anak, salah satunya komunikasi koersif. Dimana berangkat dari rumusan masalah yang digunakan yaitu tentang, Mendeskripsikan bagaimana bentukbentuk komunikasi koersif orang tua kepada anak yang kecanduan Smartphone di Desa Sumberagung, menganalisis Bagaimana unsur-unsur komunikasi koersif yang dilakukan orang tua dalam mengatasi anak yang kecanduan Smartphone di Desa Sumberagung, untuk memahami Apa saja faktor yang mempengaruhi komunikasi koersif orang tua kepada anak yang kecanduan Smartphone di Desa Sumberagung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sedangkan pengumpulan data yang dilakukan  yaitu dengan observasi, dokumentasi dan wawancara kemudian untuk teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Sumber data berupa sumber primer dan sekunder. Kesimpulan mengenai komunikasi koersif yang dilakukan orang tua dalam mengatasi anak yang kecanduan smartphone yaitu, pertama, Bentuk-bentuk komunikasi koersif di Desa Sumberagung yang digunakan untuk mengatasi anak yang kecanduan Smartphone adalah penekanan dengan nasihat, berbentuk teguran dan peringatan, dan bentuk kekuasaan berupa pemberdayaan. Kedua, unsur-unsur komunikasi koersif yang dilakukan orang tua dalam mengatasi anak yang kecanduan Smartphone di Desa Sumberagung diantaranya adalah dengan unsur kekuasaan berupa dominasi, menggunakan unsur paksaan dan menggunakan ancaman non kontigen berupa menasehati. Ketiga, faktor yang mempengaruhi komunikasi koersif yang dilakukan orang tua dalam mengatasi kecanduan smartphone adalah sikap agresif orang tua atau karakter anak.
PUBLIC RELATION DINAS KEBUDAYAAN PARIWISATA PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN PONOROGO DALAM MEMPROMOSIKAN PARIWISATA Safira Rahmatika; Kayyis Fithri Ajhuri
Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era Vol 3 No 1 (2023): Proceeding of the 3rd FUAD’s International Conference on Strengthening Islamic St
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public relations of the Youth Tourism and Sports Cultural Office of Ponorogo Regency plays a role in tourism promotion activities in Ponorogo Regency; therefore, it is necessary to know the media or promotional facilities, how to manage and obstacles and solutions provided to overcome these obstacles. The research method in this study uses a qualitative approach with descriptive analysis—data collection using interviews and documentation. Data analysis techniques using Miles and Huberman consist of three activities that co-occur: data reduction, data presentation, conclusion drawing, or verification. The results showed that the media used by the Culture, Youth Tourism and Sports Office of Ponorogo Regency in promoting tourism, namely (a) conventional media, radio, and television; (b) new media (internet); Instagram, YouTube, Facebook, and apps. (c) outdoor media: banners, billboards, leaflets. All media are used to manage tourism promotion activities such as advertising, personal selling, and public relations. The obstacles encountered by the Department of Culture, Youth Tourism and Sports of Ponorogo Regency in promoting tourism are two factors, namely internal and external. Internal obstacles include a lack of communication between official employees, which results in hampered promotional activities; the solution is to improve communication between employees so that promotional activities can be carried out according to deadlines. External obstacles are limited tourism promotion procurement costs from local governments, and the solution must be adequately managed so that the budget costs are distributed appropriately.
Pengembangan Potensi Ekonomi Desa Melalui Optimalisasi Aset Based Community Development Di Desa Tambang Kecamatan Pudak Heva Auliya Krusdewinta; Kayyis fithri Ajhuri
ark:/00000/jeb.v17i1
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55049/jeb.v17i1.390

Abstract

Pembangunan ekonomi yang berfokus pada optimalisasi potensi sumber daya desa di suatu daerah sangat penting untuk dipersiapkan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Desa Tambang di Kecamatan Pudak memiliki berbagai potensi desa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aset dan potensi yang ada di Desa Tambang sehingga dapat strategi-strategi pengembangan potensi desa agar dapat dikembangkan secara optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pendekatan ini dilakukan dengan mengidentifikasi terlebih dahulu aset-aset yang ada di di Desa Tambang, kemudian memetakan potensi ekonomi desa Tambang, kemudian dilakukan strategi pengembangan potensi desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan desa Tambang memiliki aset-aset berupa komoditas dari sektor pertanian dan perkebunan, dan sektor peternakan. Aset-aset tersebut berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tambang. Pengembangan potensi ekonomi desa dapat dilakukan dengan beberapa strategi yaitu mengadakan pelatihan dan pemberdayaan sebagai upaya perbaikan kualitas sumber daya manusianya, melakukan penguatan kelembagaan yang ada di desa untuk mendorong proses pengembangan potensi desa, serta melakukan pengembangan infrastruktur untuk menunjang proses optimalisasi aset desa.
Strategi Dakwah SALIMAH: Membangun Karakter Muslimah yang Tangguh Muna Lutfiya Salma; Kayyis Fithri Ajhuri
Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 2 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Prodi KPI FDPM IPMAFA Bekerjasama dengan Mafa Press IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/muashir.v2i2.1274

Abstract

The Salimah Community (Muslim Brotherhood) is an organization that focuses on empowering Muslim women through religious, educational, and social programs. Established in 2012 in Nguntoronadi District, Wonogiri Regency, this community plays an important role in shaping the character of Muslim women. This study aims to analyze the role of Salimah in building the character of Muslim women through the da'wah approach and social activities. A qualitative descriptive approach was used in this study, with data collection through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Data analysis was carried out using the triangulation method. The results of the study show that Salimah has succeeded in shaping the character of Muslim women through religious study programs, personality training, and social activities such as fundraising for orphans and parenting socialization. Salimah's da'wah strategy is designed in a structured manner, involves the active participation of members, and is evaluated periodically to increase its effectiveness. As a result, there is an increase in religious understanding, social solidarity, and awareness of the role of Muslim women in society. Salimah is not only a religious community, but also an agent of social change that contributes to the formation of individuals with Islamic character and a better society.
Konservasi Budaya Udar Gelung dan Eksistensinya dalam Peradaban Modern (Studi Desa Mojorejo, Kebonsari, Madiun) Muchlis Daroini; Kayyis Fithri Ajhuri; Moh. Mujibur Rohman
Journal of Education and Culture Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Education and Culture
Publisher : Indra institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/jec.v5i1.1225

Abstract

Tradition is a social fact as well as a medium to see how far social development has occurred. Tradition creates a social structure to be part of the mechanism of change in every social development. As a part of culture, tradition becomes a space for expression of group attachment to supernatural powers. However, as a subsystem of the social mechanism, tradition will always experience re-construction or even disposal from the form of social selection. Religion, politics, economy and culture move forward towards change, tradition will become a milestone for the birth of a new culture as a form of dialectical process between social elements. However, the substance of a tradition as well as religion will actually give birth to a very high source of culture. Likewise with Udar Gelung, a tradition that has disappeared but its existence remains in Mojorejo Village. With a qualitative descriptive method, this study aims to reveal the forms of change in the Udar Gelung tradition in Mojorejo Village, Madiun Regency, East Java. With a social change approach, it was discovered how the Udar Gelung Tradition became a communication system for the Mojorejo Village government in planning development democratically by involving all elements of society with the spirit of Udar Gelung.