Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PASAR DI DESA KRANGKONG Isnaini Anniswati Rosyida; Daniar Sofeny; Wahyu Ajie Setyawan; Era Wahyu Ningrum; Rizka Nur Lailatul Fajri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.347 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.107

Abstract

Dusun Krangkong Desa Krangkong memiliki potensi alam bambu yang melimpah. Sampai saat ini pemanfaatan bambu belum maksimal baik dari segi kuantitas dan kualitas padahal bambu dapat dijadikan berbagai kerajinan anyaman maupun non anyaman. Berdasarkan hal tersebut maka dipilihlah Dusun Krangkong Desa Krangkong sebagai lokasi untuk melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tujuan dilakukannya pengabdian adalah dihasilkannya kerajinan anyaman bambu ”Tampah” dengan inovasi pada jenis anyaman dan warna; Kelompok mitra pada kegiatan dapat mengaplikasikan teknik pembuatan kerajinan anyaman bambu ”Tampah” dengan beberapa jenis anyaman dan warna-warna yang menarik. Melalui inovasi produk maka nilai jual produk akan semakin tinggi; serta  terjadi peningkatan kemampuan mitra dalam memanajemen usaha yang meliputi inovasi produk, pemasaran, dan pembukuan hasil usaha. Kegiatan PKM yang dilaksanakanberupa pelatihan, dengan tahapan sebagai berikut. (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan proses dan (3) tahap pemandirian. Pelaksanaan kegiatan PKM ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 yaitu berupa kegiatan: sosialisasi pemasaran produk dan pelatihan kerajinan anyaman berbahan baku bambu. Beberapa manfaat praktis yang diharapkan dari pelaksanaan PKM, yaitu: (1) masyarakat yang menjadi pengrajin anyaman dapat mengetahui cara memasarkan produk dengan baik dan benar melalui media penjualan secara langsung maupun penjualan secara online; (2) masyarakat yang mengikuti pelatihan memperoleh gambaran yang jelas bahwa bahan baku bambu bisa di manfaatkan sebagai anyaman yang memiliki nilai jual sehingga dapat menjadi pendapatan atau lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA DAN PENTINGNYA PEMBERIAN PMT PADA BALITA DESA DURIKEDUNGJERO, NGIMBANG, LAMONGAN Isnaini Anniswati Rosyida; Martha Laila Arisandra; Dita Ayu Noviyanti; Regi Aprilian; Chakim Budi Cahyono; Khatibul umam abidin
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Kita
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v5i1.5475

Abstract

Pemerintah Indonesia memandang kesehatan sebagai kebutuhan dasar manusia untuk hidup produktif. HFA 2000 merupakan program yang merupakan bagian dari falsafah kebangsaan Indonesia yaitu Pancasila. Data intercensal menunjukkan bahwa perempuan dan anak tidak terjangkau oleh program Kesehatan Indonesia, HFA 2000. Moralitas bayi 70/1000, dan angka kelahiran 31/1000. Yang menunjukkan bahwa Trilogi Pembangunan Nasional tidak dimiliki oleh perempuan dan anak. Upaya menurunkan angka kematian bayi dan ibu serta menekan jumlah kehamilan, pada rencana pembangunan 4-5 tahun dibentuk pos pelayanan terpadu bernama Posyandu yang menjadi fokus tulisan ini. Penekanan khusus diberikan pada peran Posyandu dalam upaya mengatasi masalah kesehatan utama yang dihadapi perempuan dan anak Indonesia. Sistem pelayanan kesehatan memiliki beberapa tingkatan, perawatan rumah dan mandiri diikuti oleh perawatan preventif dan promotif berbasis masyarakat (Posyandu), diikuti oleh perawatan profesional dasar di puskesmas dan klinik yang diikuti oleh rujukan 1 dan lebih tinggi ke rumah sakit kabupaten dan lanjutan. Posyandu merupakan langkah penting menuju HFA 2000 menghadirkan program terpadu KIA, KB, gizi, imunisasi dan pengendalian diare di tingkat desa.
Digitalisasi Ekonomi Kreatif Berbasis Produk Tradisional Ramah Lingkungan Oleh Kelompok Usaha Bersama (Kube) Melalui Penerapan Platform "Soga" Dan Edukasi Akuntansi Praktis Sutri Handayani; Isnaini Anniswati Rosyida; Ahmad Fathur Rozi; Yulia Prastika; Qomariyatul Mubarokah
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1841

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Dusun Gondang, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan melalui digitalisasi ekonomi kreatif dan peningkatan literasi keuangan dasar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan akses pasar dan minimnya pencatatan keuangan usaha. Solusi yang ditawarkan berupa penerapan platform digital “SOGA” sebagai media promosi dan pemasaran produk tradisional ramah lingkungan, serta edukasi akuntansi praktis untuk mendukung pengelolaan keuangan usaha secara sederhana namun sistematis. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap penggunaan teknologi digital dan pencatatan keuangan. Produk-produk lokal yang sebelumnya hanya dijual secara offline kini mulai dipasarkan secara daring, sementara anggota KUBE juga mulai terbiasa melakukan pencatatan transaksi harian. Program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi dan literasi keuangan dapat memperkuat kapasitas pelaku usaha desa dalam menciptakan ekonomi kreatif yang adaptif dan berkelanjutan.
Pelatihan Budidaya Sayuran Sebagai Upaya Ramah Lingkungan Dengan Menggunakan Media Hidroponik di Desa Sidobinangun Isnaini Anniswati Rosyida; Nurul Laili; Sepiya Triyani; Ayu Dwi Ramadhani; Achmad Dhani Prasetyo; Cipto Sudirman
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1326

Abstract

Desa Sidobinangun, terletak di Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, memiliki potensi besar dalam sektor pertanian namun menghadapi kendala akibat ketergantungan pada metode pertanian tradisional. Mengingat pentingnya solusi alternatif, pelatihan budidaya hidroponik diterapkan untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan teknik hidroponik yang efisien dan ramah lingkungan, yang memungkinkan budidaya tanaman tanpa tanah, dengan memanfaatkan larutan nutrisi untuk menggantikan tanah. Metode yang digunakan dalam pelatihan mencakup sosialisasi kepada ibu-ibu PKK dan perangkat desa di Balai Desa, diikuti oleh pelatihan praktik langsung mengenai instalasi dan pengelolaan sistem hidroponik. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai hidroponik, dengan potensi peningkatan produktivitas dan kualitas sayuran yang dihasilkan. Namun, tantangan seperti keterbatasan pengetahuan teknis, dukungan dan sumber daya informasi, serta aksesibilitas bahan dan peralatan masih perlu diatasi. Upaya yang diusulkan untuk menghadapi kendala tersebut termasuk program pelatihan intensif, penyediaan modul praktis, dukungan teknis berkelanjutan, serta peningkatan akses ke bahan dan peralatan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan pelatihan hidroponik dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Desa Sidobinangun.
PUPUK ORGANIK CAIR “JAKABA” SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA BALONGDOWO Isnaini Anniswati Rosyida; Yendra Erison; Natasya Isabel F; Sinta Wati; Izzatur Rohmah; Edi Susilo; Muh. Dandy Dwi P
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v12i2.9069

Abstract

Liquid Organic Fertilizer (POC), known as Jakaba (Eternal Lucky Mushroom), is an innovative natural fertilizer produced through a fungal fermentation process from various selected organic components. The main composition in making this fertilizer involves ingredients that are very easy to find in the surrounding environment, such as rice bran, shrimp paste (terasi), bean sprouts, rice washing water (leri), bamboo roots, bamboo leaves, and molasses as an energy source for microorganisms. The combination of these ingredients creates a nutrient-rich growing medium for Jakaba fungi, which then produces a fermented liquid with a very complete content of macro and micro nutrients for plants. Jakaba fertilizer has been widely known by farmers for its extraordinary ability to improve soil fertility and maintain overall plant health. For the people of Balongdowo Village, the application of this fertilizer is a strategic step and a sustainable choice in modern agricultural practices. This is because the production process is relatively easy, uses abundant natural ingredients, and is very friendly to environmental sustainability. The use of Jakaba provides a real solution for farmers to reduce dependence on synthetic chemical fertilizers, which if used excessively and continuously can damage the soil ecosystem, kill good microbes, and reduce land productivity in the long term.
Mengukur Kinerja Keuangan UMKM: Peran Human Capital, Literasi Keuangan, dan Adopsi Fintech Isnaini Anniswati Rosyida; Siti Shoimah; Yerisma Welly; Martin Yehezkiel Sianipar
Journal of Business and Economics Research (JBE) Vol 7 No 2 (2026): June 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jbe.v7i2.9470

Abstract

This study examines the effect of Human Capital, Financial Literacy, and Financial Technology (FinTech) Adoption on the Financial Performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), with Risk Perception serving as a moderating variable. A quantitative research design was employed, and data were collected through questionnaires distributed to 98 MSME actors in Baureno District, Bojonegoro Regency. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4. The findings indicate that Human Capital, Financial Literacy, and Financial Technology Adoption each have a positive and significant effect on MSME financial performance. Furthermore, Risk Perception significantly moderates the relationship between FinTech Adoption and Financial Performance in a negative direction, suggesting that higher levels of perceived risk weaken the positive impact of FinTech adoption on business performance. These results underscore the critical role of strengthening human capital capabilities, enhancing financial literacy, and promoting technological adoption to improve MSME performance. However, they also highlight the importance of managing perceived business risks to ensure that the benefits of financial technology can be fully realized
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH: KOMPETENSI SDM, STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN, DAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH Sutri Handayani handa; Isnaini Anniswati Rosyida; Ana Fitriyatul Bilgies
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.445

Abstract

This research aims to examine the factors that influence the quality of regional government financial reports: human resources competency, government accounting standards, and regional financial accounting systems (empirical study of the Lamongan Regency Government and Bojonegoro Regency Government). This research was conducted in Lamongan and Bojonegoro involving 40 employees of BPKAD Lamongan and BPPKAD Bojonegoro as respondents. This quantitative research uses multiple linear regression. This technique is processed with SPSS 25 to analyze several hypotheses. The intercorrelation model between the three variables in this research reveals that human resource competency, implementation of government accounting standards and implementation of regional financial accounting systems have a significant correlation with the quality of regional government financial reports.
Fraud Awareness And Professional Skepticism In Detecting Fraud: Moderation Of Religiosity In Accounting Students Happy Fitria A’ yuni; Isnaini Anniswati Rosyida; Webbyani Kartikasasri
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.9962

Abstract

Fraud detection is a critical competence for accounting professionals in preventing financial irregularities. This study examines the influence of fraud awareness and professional skepticism on fraud detection ability, with religiosity as a moderating variable. Data were collected from accounting students in Lamongan who had completed auditing courses and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that fraud awareness and professional skepticism significantly improve fraud detection ability. Religiosity also has a significant effect and moderates the relationships among variables by weakening the effect of fraud awareness while strengthening the effect of professional skepticism on fraud detection ability. These findings highlight the importance of integrating cognitive competence, professional attitudes, and ethical values in accounting education.
Love Of Money And Risk Tolerance On Investment Interest In The Digital Era With The Use Of Fintech As A Moderating Variable Agus Nur Saputra; Isnaini Anniswati Rosyida; Dewi Kusmayasari
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.9968

Abstract

The development of digital technology in the financial sector has significantly influenced people's behavior in conducting investment activities, particularly among university students. The accessibility of investment through financial technology (fintech) platforms enables individuals to invest more easily and efficiently. However, investment interest is not only influenced by technological advancements but also by psychological factors such as love of money and risk tolerance. This study aims to analyze the influence of love of money and risk tolerance on investment interest in the digital era with the utilization of fintech as a moderating variable among accounting students in Lamongan Regency. This research employed a quantitative approach using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (PLS-SEM) analyzed with the SmartPLS application. The results indicate that love of money, risk tolerance, and fintech utilization have a positive and significant effect on investment interest. Furthermore, fintech utilization is proven to moderate the relationship between love of money and investment interest as well as the relationship between risk tolerance and investment interest. These findings suggest that psychological factors and the utilization of financial technology play an important role in increasing students' investment interest in the digital era.
Audit Knowledge, Self-Efficacy, and Career Motivation on Career Interest as a Public Accountant with Job Market Perception as a Moderating Variable Nur Khoirotun Nasihah; Isnaini Anniswati Rosyida; Masyhadi
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.9977

Abstract

Although public accountants play a strategic role in maintaining financial transparency in Indonesia, their number is limited to around 2000 active people in the middle of KAP increasing from 472 in 2023 to 500 in 2026. This study analyzes the influence of audit knowledge, self-efficacy, and career motivation on accounting students' interest in pursuing a career as a public accountant with job market perception as a moderator, using an associative quantitative approach and Partial Least Squares (PLS-SEM) survey method. The population of accounting students at private universities in Lamongan Regency taking auditing courses was purposively sampled as many as 108 students (minimum fifth semester) through a five-point Likert scale questionnaire analyzed with SmartPLS 4.0 including descriptive statistics, validity/reliability tests, and bootstrapping. The results show that career motivation has a significant effect on career interest (β=0.494, p=0.004, t=2.920), while audit knowledge (β=0.150, p=0.222), self-efficacy (β=0.159, p=0.329), job market perception (β=0.056, p=0.692), and the moderating effect is not significant, the model explains 76.4% of the variance (R²=0.764). Universities need to increase career motivation through special programs to encourage public accounting interest.