Rahmawati Rahmawati
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN INTELEKTUAL ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SD NEGERI DEMAKIJO 2 Avi Yanni; Izzatin Kamala; Muhammad Shaleh Assingkily; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v21i1.843.2020

Abstract

This study aims to determine (1) intellectual abilities of mentally retarded children in Demakijo State Elementary School (SD) 2 inclusive schools, (2) Obstacles faced by teachers when teaching at Demaijo State Elementary School 2, (3) Teachers' efforts in dealing with intellectual abilities of mentally retarded children in Demakijo State Elementary School 2. The type of approach used in this study is qualitative research with a survey method. Data collection techniques used were through observation and interviews with research subjects one mild retarded grade 1 student at Demakijo State Elementary School 2. The results of the intelligence test with the Wechsler Intelligence Scale For Children (WISC) obtained the results obtained scores of 57 Verbal IQ scores included in the IQ score of 57 Mental Retardation category. IQ Performance Score 55 included in the Mental Retardation category. With the total IQ obtained is 55 included in mental retardation. Based on the analysis results contained in the table in general, mild mental retardation children are difficult to manage and do not do the work. Efforts made by teachers when experiencing difficulties in understanding the lessons conveyed by children with mild mental retardation AD is to provide personal guidance, ask questions and answer, and several times be assertive. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan intelektual anak tunagrahita di sekolah inklusi Sekolah Dasar (SD) Negeri Demakijo 2, (2) Hambatan yang dihadapi guru ketika mengajar di SD Negeri Demaijo 2, (3) Upaya guru dalam menangani kemampuan intelektual anak tunagrahita di SD Negeri Demakijo 2. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitataif dengan metode penelitian adalah metode survei. Teknik pengumpulan data yang digunakanya itu melalui observasi dan wawancara dengan subjek penelitian satu anak tunagrahita ringan kelas 1 SD Negeri Demakijo 2. Hasil dari tes intelegensi dengan Wechsler Intelligence Scale For Children (WISC) mendapatkan hasil skor yang didapatkan yaitu skor IQ Verbal 57 yang termasuk dalam kategori Retardasi Mental. Skor IQ Performance 55 yang termasuk dalam kategori Retardasi Mental. Dengan jumlah IQ total yang didapatkanya itu 55 termasuk dalam Retardasi mental. Berdasarkan hasil analisis yang terdapat pada tabel secara umum anak tunagrahita ringan susah diatur dan tidak mengerjakan tugas. Upaya yang dilakukan guru ketika mengalami kesulitan dalam memahamkan pelajaran yang disampaikan anak tunagrahita ringan AD ialah dengan memberikan bimbingan pribadi, melakukan tanyajawab, serta beberapa kali bersikap tegas.
Problem Kepemimpinan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah dalam Pengembangan Mutu Sumber Daya Manusia Rahmawati Rahmawati
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 1 (2019): JANUARI - JUNI
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v9i1.3029

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang problem kepemimpinan pendidikan MI dalam pengembangan mutu SDM Abad 21. Penelitian ini berusaha untuk merumuskan problematika kepemimpinan pendidikan  sekaligus merumuskan pemikiran solutif untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian data menggunakan proses analisis observasi dan kajian dokumen. Setelah itu dilakukan reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan atau verifikasi menggunakan triangulasi. Kepemimpinan yang baik harus dapat meningkatkan kreativitas serta  mendorong peningkatan kompetensi serta menganalisis kebijakan yang harus di perbaharui untuk  menghadapi era globalisasi pada abad 21. Problem pendidikan yang ada  yaitu: 1) Membangun pendidikan karakter bangsa, yang dimulai dengan bentuk pembiasaan, pemahaman, keteladanaan dan dapat teraplikasi secara terus menerus, 2) Pendidikan dasar untuk semua yang menjamin bahwa seluruh anak bangsa berhak mendapatkan pendidikan, 3) Desentralisasi dan Otonomi Pendidikan harus jelas pembagian urusan pendidikan antar tingkat pemerintahan dan terukur juga tertulis berbagai kebijakan atau program yang dibiayai oleh pemerintah, provinsi atau kabupaten.
Analisis Adversity Quotient Mahasiswa PGMI dalam Mengatasi Masalah Rahmawati Rahmawati
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v9i2.3122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Adversity Quotient mahasiswa PGMI Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian lapangan. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa PGMI, sedangkan sampel penelitian adalah 15% (104 mahasiswa). Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengumpulan data dengan mendistribusikan kuesioner skala Adversity Quotient. Setelah data terkumpul dilakukan kategorisasi, penilaian dan interpretasi kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis interpretasi data mengenai analisis tingkat AQ mahasiswa PGMI berada pada tingkat yang sangat tinggi yaitu 9,61% (10 subjek), AQ yang tinggi adalah 83,65% (87 subjek), level yang tersisa dari tingkat Adversity Quotient rendah adalah 6,73% (7 subjek) dan tidak ada subjek yang memiliki Adversity Quotient dalam kategori sangat rendah. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa sebagian besar subjek penelitian memiliki Adversity Quotient yang tinggi, artinya sebagian besar subjek penelitian memiliki kemampuan tinggi untuk bertahan dan mengatasi kesulitan dan tantangan hidup yang dihadapi.
Komunikasi Terapeutik dalam Tinjauan Konseling Analisis Transaksional Perawat-Pasien Rahmawati Rahmawati; Nurus Sa’adah
Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jbk.v6i1.3598

Abstract

The nurse-patient relationship in the communication process aims to solve the problems faced by nurses and patients is called therapeutic communication. This article discusses therapeutic communication in a review of nurse-patient transactional analysis counseling. Therapeutic communication is very important in nursing, nurse-patient communication aims to serve patients. Good therapeutic communication will build a trusting nurse-patient relationship. This study aims as a reference material for hospitals in order to implement good nurse-patient communication. This study uses the literature review method, the author only reads existing journals and then develops it into a writing. The result of this study is that therapeutic communication produces a lot of I'am Ok-You Are Ok life positions, but it is possible that a small number of nurses do not use therapeutic techniques properly. The novelty of this paper is related to therapeutic communication in nurse-patient transactional analysis counseling using a good life position when nurses provide informing techniques, open questions, focus, listen attentively, identify themes and suggestions. The limitation of this research is that it only focuses on the life position in transactional analysis counseling.
Sekolah Ramah Anak Era Revolusi Industri 4.0 Di SD Muhammadiyah Pajangan 2 Berbah Yogyakarta Ahmad Tarmizi Hasibuan; Rahmawati Rahmawati
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 11, No 1 (2019): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v11i01.180

Abstract

The era of industrial revolution 4.0 is known as the era of openness that calls for the quality of human resources characterized by technological capabilities. Sophisticated technology results in a decrease in character for adults, including educators. Based on research from several regions in Indonesia conducted by UNICEF (2006), it was proved that around 80% were still prone to violence in the school environment conducted by educators to students. Based on the case above, the writer wants to give advice by creating child-friendly schools that are able to provide children's rights in order to be able to provide pleasant and comfortable services. This research was conducted at the Muhammadiyah Elementary School 2 in Berbah Yogyakarta. This research is a qualitative research that uses a phenomenological approach. In collecting data using the trianggulation method and reading related books. Based on the results of research to realize child-friendly schools in the industrial revolution era 4.0, SD Muhammadiyah Pajangan 2 Berbah applied. 6M, namely: 1) Cultivating 5S (greetings, smiles, greetings, courtesy and courtesy), 2) instilling Muhammadiyah pledges, 3) improving habituation (Riyadhoh), 4) improving infrastructure, 5) improving the quality of educators, and 6) terminating School canteen.