Husni Husni
Darussalam Institute for Islamic Studies

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NILAI-NILAI PENDIDIKAN SOSIAL PERSPEKTIF ‘ABDULLAH NĀṢIH ‘ULWĀN DAN RELEVANSINYA TERHADAP TUJUAN PENIDIKAN NASIONAL Eulis Cici Nurunnisa; Husni Husni
Tarbiyat al-Aulad: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.923 KB)

Abstract

Di era globalisasi saat ini ketika kemajuan teknologi semakin pesat, orang-orang hidup dengan kemudahan. Dengan keadaan yang demikian maka akan kita temui orang-orang mulai kurang memperhatikan kehidupan sosialnya. Adapun orientasi pendidikan nasional cendrung melupakan pengembangan dimensi nilai (affective domain) telah merugikan peserta didik secara individual maupun kolektif, padahal nilai-nilai sosial adalah bagian penting dari kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan sosial dan relevansinya terhadap tujuan pendidikan nasional dengan mengkaji pemikiran ‘Abdullah Nāṣih ‘Ulwān. Setelah melakukan analisis data, maka diperoleh kesimpulan bahwa nilai-nilai pendidikan sosial menurut ‘Abdullah Nāṣih ‘Ulwān berpijak pada empat hal, yaitu: menanamkan mentalitas yang luhur, memperhatikan hak-hak orang lain, komitmen pada etika sosial secara umum, pengawasan kritik terhadap opini publik dan sosial berupa kewajiban melaksanakan adab bermasyarakat. Menanamkan mentalitas yang luhur nilai-nilai didalamnya berupa bagaimana meletakan nilai taqwa, persaudaraan, kasih sayang, memaafkan orang lain, keberanian. Kemudian dalam memperhatikan hak-hak orang lain maka yang harus diperhatikan adalah hak orang tua, hak kerabat, hak tetangga, hak guru, hak teman, hak orang yang lebih tua; sedangkan relevansi nilai-nilai pendidikan sosial menurut ‘Abdullah Nâṣih ‘Ulwân dengan Tujuan Pendidikan Nasional salahsatunya mengarahkan pentingnya pembentukan akhlakul karimah siswa dalam pergaulan di masyarakat yang berdasarkan prinsip ketakwaan. Selain itu individu harus diupayakan memperkaya budi pekerti. Jika dijabarkan tentunya yang dimaksud budi pekerti adalah akhlak yang baik tidak hanya untuk dirinya tapi jelas untuk sesamanya. Maka perwujudan akan budi pekerti itu adalah menanamkan nilai-nilai persaudaraan, kasih sayang, memaafkan orang lain, keberanian, memperhatikan hak-hak orang lain.