Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS USAHATANI DAN PEMASARAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DI DESA SANGGULAN KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (Analysis of Farming and Marketing of Dragon Fruit (Hylocereus costaricensis) in Sanggulan Village Sebulu Subregency Kutai Kartanegara Regency) NDAN IMANG; FIRDA JUITA; ALFRED HONESTMAN
JURNAL AGRIBISNIS DAN KOMUNIKASI PERTANIAN (Journal of Agribusiness and Agricultural Communication) JAKP, Volume 2, Nomor 2, Oktober 2019
Publisher : Universitas Mulawarman (University of Mulawarman)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jakp.2.2.2019.2646.79-86

Abstract

Dragon fruit is one of the commodities with the increasing prospective in the market. The increased of demand and consumption of dragon fruit needs ways to increase productivity in some centres of production. The purposes of this study were to analyze production, cost, revenue, income, R/C ratio, marketing channel, margin, and profit of marketing of dragon fruit. The study was conducted from September to December 2018 in Sanggulan Village, Sebulu Subregency, Kutai Kartanegara Regency. The sampling method used census and snowball. Data collected were the primary  and secondary data. Data analysis was done to calculate cost, revenue, income, R/C ratio, and marketing margin. The average of production, cost, revenue, and income of dragon fruit was as many as 12,038.00 kg ha-1 year-1,  IDR63,266,389.00 ha-1 year-1, IDR120,583,333.00 ha-1 year-1, and IDR57,316,944.00 ha-1 year-1, respectively. R/C ratio is 1.91 that meant dragon fruit farming is feasible to farm. Marketing channel is  two levels from farmer to trader to retailer to consumer. Marketing margin owned by trader and retailer was IDR2,000.00 kg-1 and  IDR3,000.00  kg-1, respectively. Marketing profit which received by trader and retailer was as much as IDR1,979.00 kg-1  and IDR2,985.00 kg-1, respectively.
ANALISIS EKONOMI PENDAPATAN USAHA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elais gueneensis J) DESA SUKOMULYO KECAMATAN SEPAKU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Nella Naomi Duakajui; Firda Juita; Iqbal Eka Anshori
Paradigma Agribisnis Vol 4, No 2 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.6790

Abstract

ABSTRAKSektor pertanian saat ini menjadi sektor penting di bidang ekonomi Indonesia. Indonesia  penduduknya lebih dominan memilih pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga diperlukan adanya pembangunan secara nasional yang tumpuannya pada pembangunan sektor pertanian. Sektor perkebunan memiliki peluang  cukup besar untuk menjadi prioritas. Sektor perkebunan yang dimiliki besar sumbangsihnya dalam meningkatkan  pendapatan petani serta penyediaan bahan baku dalam industri sebagai sumber devisa Negara. Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang mempunyai peran penting bagi subsektor perkebunan. Pengembangan kelapa sawit antara lain memberi manfaat dalam peningkatan pendapatan petani dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha perkebunan  kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukomulyo Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Oktober sampai Desember 2019. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah (Purposive Sampling).  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh penerimaan  untuk usahatani yang dikembangkan dalam usaha perkebunan kelapa sawit dengan luas lahan rata-rata yakni 3 hektar, harga TBS Rp 1.100,00 adalah sebesar Rp70.723.146,00 tahun-1, sedangkan total biaya rata-rata  adalah sebesar Rp35.352.867,00 tahun-1,  total pendapatan yang dihasilkan yakni Rp35.370.279,00,00 tahun-1. Revenue/Cost Ratio yang dihasilkan yakni 2,00 maksudnya usaha perkebunan  kelapa sawit dikategorikan  untung.Kata Kunci: Analisis, pendapatan, usaha,  perkebunan, kelapa sawit  
ANALISIS EKONOMI PENDAPATAN USAHA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elais gueneensis J) DESA SUKOMULYO KECAMATAN SEPAKU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Nella Naomi Duakajui; Firda Juita; Iqbal Eka Anshori
Paradigma Agribisnis Vol 4 No 2 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.6790

Abstract

ABSTRAKSektor pertanian saat ini menjadi sektor penting di bidang ekonomi Indonesia. Indonesia  penduduknya lebih dominan memilih pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga diperlukan adanya pembangunan secara nasional yang tumpuannya pada pembangunan sektor pertanian. Sektor perkebunan memiliki peluang  cukup besar untuk menjadi prioritas. Sektor perkebunan yang dimiliki besar sumbangsihnya dalam meningkatkan  pendapatan petani serta penyediaan bahan baku dalam industri sebagai sumber devisa Negara. Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang mempunyai peran penting bagi subsektor perkebunan. Pengembangan kelapa sawit antara lain memberi manfaat dalam peningkatan pendapatan petani dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha perkebunan  kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sukomulyo Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Oktober sampai Desember 2019. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah (Purposive Sampling).  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh penerimaan  untuk usahatani yang dikembangkan dalam usaha perkebunan kelapa sawit dengan luas lahan rata-rata yakni 3 hektar, harga TBS Rp 1.100,00 adalah sebesar Rp70.723.146,00 tahun-1, sedangkan total biaya rata-rata  adalah sebesar Rp35.352.867,00 tahun-1,  total pendapatan yang dihasilkan yakni Rp35.370.279,00,00 tahun-1. Revenue/Cost Ratio yang dihasilkan yakni 2,00 maksudnya usaha perkebunan  kelapa sawit dikategorikan  untung.Kata Kunci: Analisis, pendapatan, usaha,  perkebunan, kelapa sawit Â