Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PEMAAFAN DENGAN HAPPINESS PADA KORBAN KDRT Dewi Asnawati
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 3 No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang hubungan antara pemaafan dan happiness pada korban KDRT. Hal ini di latar belakangi oleh banyaknya penelitian-penelitian yang membuktikan bahwa prevalensi dari terjadinya kekerasan dalam rumah tangga ini semakin meningkat. Dampak dari kekerasan dalam rumah tangga ini dapat berupa dampak jangka pendek atau dampak langsung dan dampak jangka panjang. Pemaafan secara konseptual berfungsi sebagai dimensi penyelesaian yang positif , seperti akan adanya dukungan sosial dan bisa memberikan perhatian yang cukup besar pada pasangan. Tidak hanya perilaku pasangan yang dapat membentuk kebahagiaan perkawinan tetapi dengan adanya pemaafan, hal ini mengurangi tingkat stres perkawinan di masa depan, terlepas dari perilaku konflik.
Metode kontrol diri untuk mengurangi perilaku berjudi Dewi Asnawati
Psychological Journal: Science and Practice Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjudi patologis (Pathological gamblers) setidaknya mengalami tiga dampak dari perilaku berjudinya. Mereka mengalami dampak pada keuangan dan keluarga, dampak pada legalitas, dan dampak pada fisik. Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan metode kontrol diri untuk mengurangi frekuensi berjudi dan jumlah uang taruhan pada subjek yang mengalami pathological gambling. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan desain eksperimental kasus tunggal ABA dengan dua subjek penelitian. Hasil dari penelitian dengan metode kontrol diri menunjukan bahwa dari sesi ke sesi kedua subjek penelitian mengalami suatu penurunan perilaku berjudi yang dapat dilihat pada kondisi baseline, kondisi intervensi, pasca intervensi hingga follow up.Kata kunci: Self-control, penjudi patologis, frekuensi berjudi, jumlah uang taruhan