This Author published in this journals
All Journal Aksara Aksara
Nurweni Saptawuryandari
Pusat Pembinaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur, Indonesia Telepon (021) 4706287, Faksimile (021) 47050407

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEREMPUAN YANG TERMARGINALKAN DALAM CERPEN “MENUJU KAMAR DURHAKA“ DAN “BERITA DARI PARLEMEN” KARYA UTUY TATANG SONTANI Nurweni Saptawuryandari
Aksara Vol 28, No 1 (2016): Aksara: Edisi Juni 2016
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.889 KB) | DOI: 10.29255/aksara.v28i1.15.39-48

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Utuy Tatang Sontani menggambarkansosok perempuan yang termarginalkan dalam cerpennya yang berjudul “Menuju KamarDurhaka” dan “Berita dari Parlemen”, dengan cara menganalisis sikap, ucapan, dan tindakanyang dialami dan dilakukan tokoh perempuan. Dalam kedua cerpennya, Utuy Tatang Sontanimenggambarkan rakyat kecil yang umumnya adalah tokoh perempuan selalu mengalamikesengsaraan dan kesialan. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Metodeyang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang memaparkan tulisan berdasarkan isi karyasastra, yang menggambarkan tokoh perempuan, yang selalu mengalami keterpurukan dankesengsaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Menuju Kamar Durhaka” dan“Berita dari Parlemen” menggambarkan perempuan sebagai sosok yang termarginalkan danselalu mengalami penderitaan.
PEREMPUAN YANG TERMARGINALKAN DALAM CERPEN “MENUJU KAMAR DURHAKA“ DAN “BERITA DARI PARLEMEN” KARYA UTUY TATANG SONTANI Nurweni Saptawuryandari
Aksara Vol 28, No 1 (2016): Aksara: Edisi Juni 2016
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v28i1.15.39-48

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Utuy Tatang Sontani menggambarkansosok perempuan yang termarginalkan dalam cerpennya yang berjudul “Menuju KamarDurhaka” dan “Berita dari Parlemen”, dengan cara menganalisis sikap, ucapan, dan tindakanyang dialami dan dilakukan tokoh perempuan. Dalam kedua cerpennya, Utuy Tatang Sontanimenggambarkan rakyat kecil yang umumnya adalah tokoh perempuan selalu mengalamikesengsaraan dan kesialan. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Metodeyang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang memaparkan tulisan berdasarkan isi karyasastra, yang menggambarkan tokoh perempuan, yang selalu mengalami keterpurukan dankesengsaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Menuju Kamar Durhaka” dan“Berita dari Parlemen” menggambarkan perempuan sebagai sosok yang termarginalkan danselalu mengalami penderitaan.