Lasiyanto Lasiyanto
SMA Muhammadiyah 1 Prambanan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan teknik penugasan dengan metode think pair square untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika siswa dalam pembelajaran matematika Lasiyanto Lasiyanto
Wiyata Dharma: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.471 KB) | DOI: 10.30738/wd.v6i1.3354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menerapkan model pembelajaran Think Pair Square secara tepat untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklus memuat kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ini dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika. Kelebihan model ini adalah siswa bisa belajar saling melengkapi, lebih memahami materi serta merasa senang dan tidak bosan. Kelemahannya adalah waktu yang diperlukan lebih lama dan suasana kelas lebih gaduh sehingga beberapa siswa sulit berkonsentrasi. Model pembelajaran Think Pair Square terbukti cukup efektif meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa.Application of assignment techniques with think pair square method to increase interest and achievement student learning mathematics in mathematics learningThis study aims to determine how to implement the Think Pair Square learning model to increase motivation and learning achievement. This was a classroom action research which was conducted in two cycles where each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The results showed that by implementating the learning model accurately can increase motivation and learning achievement. Think Pair Square learning model has the advantage that students can learn complementarity, a better understanding of the material and feel happy and not bored.The disadvantage is the time it takes relatively longer and more rowdy atmosphere of the class that some students have difficulty concentrating. Think Pair Square learning model proved effective enough to increase motivation and student achievement.